Keyakinan Konsumen Menguat pada Oktober, Konsumsi Masyarakat Naik

Abdul Azis Said
8 November 2022, 12:17
keyakinan konsumen, konsumsi masyarakat
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.
Ilustrasi. BI mencatat Pendapatan konsumen yang digunakan untuk konsumsi meningkat, sedangkan pembayaran utang dan tabungan menurun pada Oktober 2022.

Survei konsumen Bank Indonesia (BI) menunjukkan optimisme masyarakat terhadap kondisi perekonomian domestik meningkat. Pendapatan konsumen yang digunakan untuk konsumsi meningkat, sedangkan pembayaran utang dan tabungan menurun.

Keyakinan konsumen yang meningkat terhadap kondisi perekonomian tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Oktober sebesar 120,3 poin, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya 117,2 poin.  "Kenaikan IKK terpantau pada seluruh kategori pengeluaran, kelompok usia, serta kategori pendidikan responden," dikutip dari laporan BI, Selasa (8/11).

Peningkatan keyakinan konsumen dibandingkan bulan sebelumnya terpantau pada seluruh kategori pengeluaran. Kenaikan tertinggi pada responden dengan pengeluaran Rp 1-2 juta. 

Berdasarkan kelompok usia, IKK Oktober 2022 juga terindikasi meningkat pada seluruh kelompok responden. Kenaikan tertinggi pada responden dengan usia di atas 60 tahun. Secara spasial, keyakinan konsumen meningkat di sebagian besar kota yang disurvei, terbesar di Samarinda, Manado dan Banten.

Optimisme konsumen yang meningkat pada Oktober 2022 didorong oleh peningkatan keyakinan konsumen, baik terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun ekspektasi terhadap ekonomi ke depan. Hal tersebut tercermin dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) Oktober yang masing-masing naik empat poin dan 2,2 point.

Kenaikan IKE didorong oleh meningkatnya seluruh komponen pembentuknya, terutama untuk pembelian barang tahan lama alias durable goods. Kenaikan IKE ini terutama di Manado, Samarinda dan Bandung. IKE mencerminkan persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dibandingkan enam bulan yang lalu.

IEK, cerminan atas ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan ke depan, juga terpantau menguat. Menguatnya ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan terutama didorong oleh ekspektasi terhadap kegiatan usaha dan ekspektasi terhadap penghasilan. Namun ekspektasi konsumen terhadap ketersediaan lapangan kerja menurun.

Konsumsi Naik, Tabungan Turun

Konsumsi masyarakat meningkat dibandingkan bulan sebelumnya seiring meningkatnya optimisme masyarakat. Hal ini tercermin dari rata-rata proporsi pendapatan konsumen yang digunakan untuk konsumsi pada Oktober sedikit meningkat, yaitu dari 74,8% menjadi 75%. 

"Berdasarkan kelompok pengeluaran, rata-rata porsi konsumsi terhadap pendapatan terpantau meningkat pada responden dengan tingkat pengeluaran di atas Rp 3,1 juta," kata BI.

Di sisi lain, proporsi pendapatan yang dialokasikan sebagai simpanan menurun, dari 15,8% menjadi 15,7%. Penurunan ini terutama pada konsumen dengan tingkat pengeluaran Rp 1-2 juta dan di atas RP 4,1 juta.

Kenaikan proporsi untuk konsumsi mendorong alokasi untuk membayar kewajiban utang juga menurun. Hal ini tercermin dari proporsi pendapatan yang dipakai untuk pembayaran cicilan atau utang menurun dari 9,4% menjadi 9,2%.



Reporter: Abdul Azis Said
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...