Kemenkeu Beberkan Penyebab Belanja Pemerintah Terkontraksi 1,38% pada Kuartal I

Rahayu Subekti
6 Mei 2025, 13:43
kementerian keuangan, bps
Donang Wahyu|KATADATA
Ilustrasi. Kementerian Keuangan menjelaskan, terdapat pelaksanaan pemilihan umum alias pemilu pada kuartal I 2024.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

 

Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat, belanja pemerintah pada kuartal I 2025 mengalami kontraksi 1,38% secara tahunan di tengah langkah efesiensi anggaran. Kementerian Keuangan menjelaskan, ada faktor lain yang menyebabkan penurunan belanja pemerintah. 

"Konsumsi Pemerintah terkontraksi 1,38% karena belanja di  kuartal I 2024 yang tinggi,” demikian pernyataan resmi Kementerian Keuangan, Selasa (6/5).

Kementerian Keuangan menjelaskan, terdapat pelaksanaan pemilihan umum alias pemilu pada kuartal I 2024. Pemerintah juga melakukan percepatan belanja bansos untuk mitigasi dampak El Nino.

“Namun demikian, belanja pemerintah meningkat cepat di akhir kuartal I di tengah masa transisi pemerintahan,” kata Kemenkeu.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, anggaran pendapatan dan belanja negara atau APBN mampu mendukung pelaksanaan program prioritas pada masa transisi pemerintahan baru.

“Di tengah tantangan perlambatan ekonomi dan ketidakpastian global, perekonomian Indonesia tetap menunjukkan kinerja yang cukup resilien,” kata Sri Mulyani.

Bendahara Negara ini menegaskan optimisme terus dijaga dengan didukung komitmen pemerintah. Hal ini dengan memastikan APBN bekerja optimal dalam melindungi masyarakat, termasuk memastikan ekonomi tumbuh secara berkelanjutan.

Efisiensi Bikin Belanja Pemerintah Turun?

Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi untuk kementerian dan lembaga melakukan efisiensi anggaran. Namun, BPS belum bisa melihat efisiensi ini sudah berdampak pada belanja pemerintah di kuartal I 2025. 

“Kalau kita lihat sebenarnya ada realokasi anggaran, tetapi dampaknya kelihatannya baru direalisasikan di kuartal II 2025 dan seterusnya,” kata Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (5/5).

Amalia menjelaskan, masih terdapat proses administrasi untuk realokasi anggaran pada kuartal I tahun ini, khususnya untuk kegiatan-kegiatan pemerintah maupun kegiatan ekonomi lainnya. Hal ini yang menyebabkan komponen belanja pemerintah terkontraksi pada tiga bulan pertama tahun ini.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Rahayu Subekti
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...