Prabowo Bidik Ekonomi 2026 Melesat 5,4%, Rupiah Dipatok Rp 16.500 per Dolar AS

Ferrika Lukmana Sari
15 Agustus 2025, 16:24
Prabowo
ANTARAFOTO/Rivan Awal Lingga/app/rwa
Presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka (kanan) menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

 

Presiden Prabowo Subianto menargetkan ekonomi Indonesia tumbuh lebih kencang pada 2026. Dalam pidato Rancangan Undang-Undang APBN dan Nota Keuangan di Gedung DPR/MPR, Jumat (14/8/2025), ia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,4% dengan asumsi nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp 16.500 per dolar AS.

“Tingkat pengangguran terbuka tahun 2026 ditargetkan terus turun ke tingkat 4,44% hingga 4,96%. Angka kemiskinan kita turunkan ke 6,5% hingga 7,5%,” kata Prabowo.

Ia juga menyebut target rasio gini pada 2026 berada di kisaran 0,377 sampai 0,38%. Sementara indeks modal manusia ditargetkan mencapai 0,57%, dengan peningkatan indeks kesejahteraan petani dan proporsi penciptaan lapangan kerja formal.

Prabowo berharap pembahasan RAPBN 2026 dapat dilakukan secara konsultatif dengan semangat gotong royong.

“Demi tercapainya cita-cita Indonesia merdeka, berdaulat, adil, dan makmur. Semoga Allah SWT senantiasa memberi rahmat dan hidayah-Nya kepada kita sekalian dalam melaksanakan tugas dan amanah seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Asumsi Dasar Ekonomi Makro RAPBN 2026

  • Pertumbuhan ekonomi diproyeksikan 5,4%, naik dari target 5,2% di APBN 2025.
  • Inflasi dijaga stabil di 2,5%.
  • Suku bunga SBN 10 tahun diperkirakan turun menjadi 6,9% dari 7,0% di 2025.
  • Nilai tukar rupiah dipatok di Rp16.500 per dolar AS, melemah dari Rp16.000 di 2025.
  • Harga minyak mentah Indonesia (ICP) diproyeksi USD 70 per barel, turun dari USD 82 di 2025.
  • Target lifting minyak mentah sebesar 610 ribu barel per hari (naik dari 605 ribu di 2025).
  • Target lifting gas bumi sebesar 984 ribu barel setara minyak per hari (turun dari 1.005 ribu di 2025).

Target Pembangunan RAPBN 2026

  • Tingkat pengangguran terbuka ditargetkan 4,44%–4,96%, membaik dari 4,5%–5,0% di 2025.
  • Rasio Gini diturunkan ke kisaran 0,377–0,380.
  • Tingkat kemiskinan ekstrem diperkirakan 0–0,5%.
  • Tingkat kemiskinan umum ditargetkan 6,5%–7,5%, turun dari 7,0%–8,0% di 2025.
  • Indeks Modal Manusia ditargetkan naik ke 0,57 dari 0,5.
  • Indeks Kesejahteraan Petani ditetapkan di 0,7731.
  • Proporsi penciptaan lapangan kerja formal ditargetkan 37,95%.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Rahayu Subekti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...