Kebut Masalah Investasi, Purbaya Kembali Gelar Sidang Debottlenecking Hari Ini

Ade Rosman
24 Februari 2026, 06:20
Investasi
Katadata/Fauza Syahputra
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan keterangan pada konferensi pers APBN KiTa edisi Januari 2026 di Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan akan kembali menggelar sidang satgas debottlenecking pada Selasa (24/2) ini. Purbaya mengatakan, sidang debottlenecking bakal rutin diadakan setiap pekan. 

“Besok ada sidang juga, mungkin lebih menarik besok akan ada sidang yang berdampak ke investasi besar di Indonesia,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (23/2). 

Purbaya menargetkan, dalam setahun ke depan, masalah-masalah yang menghambat investasi di Indonesia dapat diselesaikan.

Dia mengungkapkan, hingga 20 Februari 2026, tercatat 89 aduan telah masuk. Sebanyak 46 di antaranya telah disidangkan dan diproses oleh Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah (P2SP).

Sejumlah permasalahan yang telah ditangani yakni perizinan usaha apotek, pendanaan industri tekstil, hingga pabrik bioetanol, proyek listrik tenaga sampah, perizinan pelayaran, dan HS code impor. 

“Melalui satgas debottlenecking, pemerintah aktif menyelesaikan berbagai hambatan, penyimpangan, dan permasalahan perizinan dengan memperkuat koordinasi antara pelaku usaha dan instansi terkait guna menciptakan iklim investasi yang lebih sehat dan pasti,” kata Purbaya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung juga menyatakan pemerintah tengah fokus melakukan debottlenecking untuk mengatasi hambatan iklim investasi. Ia mengatakan, hingga kini Kementerian Keuangan telah menyelesaikan 46 hambatan investasi melalui sidang yang rutin digelar.

Juda mengatakan, hal ini merupakan hasil masukan dari dunia usaha. Kemenkeu juga rutin menggelar sidang untuk menyelesaikan hambatan investasi atau debottlenecking.

"Saat ini sudah ada 81 masukan dari dunia usaha agar penanganan debottlenecking dipercepat. Dari jumlah tersebut, 81 masukan sudah bisa diselesaikan, dan 46 di antaranya telah selesai,” ujar Juda di Jakarta, Selasa (10/2) pekan lalu.

Juda menuturkan, langkah ini menjadi contoh konkret dari upaya pemerintah dalam mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan iklim dunia usaha “Pada akhirnya, langkah ini akan mendorong terciptanya iklim investasi yang lebih baik di sektor riil. Itu yang kami lakukan,” kata dia. 

Selain itu, Juda Agung juga mengatakan, Bank Indonesia terus menyiapkan strategi moneter untuk merangsang dunia usaha. Salah satunya dengan menurunkan suku bunga acuan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ade Rosman
Editor: Ahmad Islamy

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...