Purbaya Lantik Robert Marbun Jadi Sekjen Kemenkeu 

Ade Rosman
27 Maret 2026, 10:36
Kemenkeu
Unpaders
Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, Robert Leonard Marbun.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik Robert Leonard Marbun sebagai sekretaris jenderal Kementerian Keuangan (sekjen Kemenkeu), pada Jumat (27/3). Robert dikukuhkan sebagai sekjen Kemenkeu menggantikan Heru Pambudi. 

Sebelum dilantik, Robert telah ditetapkan untuk menempati posisi tersebut oleh Presiden Prabowo Subianto pada 16 Maret lalu.

“Pada hari ini, 27 Maret 2026, saya, Menteri Keuangan, dengan ini resmi melantik Saudara dalam jabatan yang baru di lingkungan Kementerian Keuangan,” kata Purbaya membacakan naskah pelantikan di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (27/3)

Dalam sambutannya, Purbaya mengatakan Robert Marbun memiliki bekal yang cukup untuk menduduki jabatan barunya sebagai sekjen Kemenkeu. Dari segi pendidikan, Robert berlatar belakang hubungan intenasional, analisis kebijakan, hingga ekonomi. 

Dari segi pengalaman kerja, Robert memiliki pengalaman dalam hal pengawasan dan penegakkan hukum, memimpin wilayah, fungsi internasional, sampai kebijakan penerimaan negara. 

“Jadi ini kombinasi lapangan kebijakan dan koordinasi, ini penting, karena sekjen itu butuh orang yang ngerti operasional, mengerti kebijakan, dan bisa menyatukan semuanya,” kata Purbaya. 

Purbaya mengatakan, tugas yang menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Robert saat ini yaitu menjadi jembatan agar informasi Kemenkeu tersampaikan secara utuh kepada masyarakat. Menurutnya, saat ini informasi belum terserap utuh.

Ia mencontohkan, dalam kondisi tekanan ekonomi akibat perang dan tensi geopolitik yang masih berlangsung, pemerintah dapat mempertahankan kondisi sehingga belum perlu untuk melakukan pemangkasan subsidi bahan bakar minyak (BBM) sebagaimana negara tetangga. Purbaya mengatakan, hal itu menjadi suatu kelebihan bagi Indonesia, namun belum terlalu diapresiasi oleh masyarakat. 

Begitu juga dengan ketahanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang disebut masih mampu menahan gejolak yang ditimbulkan akibat perang geopolitik. 

“Itu belum terpublikasikan dengan baik media kayanya. Nanti tugas Pak Marbun untuk memastikan itu lebih dipahami masyarakat,” katanya. 

Pada kesempatan yang sama, Purbaya juga menyampaikan apresiasi untuk Heru Pambudi. Ia mengatakan, saat awal-awal menjabat sebagai menkeu, ia sangat dibantu oleh Heru. 

“Dalam posisi dia (Heru) sebagai sekjen, dia berhasil membentuk tim yang bagus. Kan saya baru di sini ya waktu itu, kalau gak ada Bapak Heru, saya berantakan tuh di hari pertama, kedua, ketiga,” katanya. 

Purbaya mengatakan, Heru memiliki jiwa leadership yang kuat. Tak hanya di ruang rapat, juga di luar ruang rapat. 

“Jadi leadership hadir untuk Bapak Heru bukan hanya di ruang rapat. Di ruang rapat kita ketawa-ketawa aja ya pak ya, tapi setelah itu di-follow up dengan baik. Ini leadership juga juga lahir dari interaksi langsung dari membangun kepercayaan,” kata Purbaya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ade Rosman
Editor: Ahmad Islamy

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...