Purbaya Ungkap Sumber Gaji 30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih

Ade Rosman
4 Mei 2026, 20:44
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan pers terkait kebijakan transportasi dan BBM di Jakarta, Senin (6/4/2026). Pemerintah memastikan tidak akan ada kenaikan harga BBM bersubsidi hingga akhir 2026 guna menjaga stabilitas ekonomi dan
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/agr
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan pers terkait kebijakan transportasi dan BBM di Jakarta, Senin (6/4/2026). Pemerintah memastikan tidak akan ada kenaikan harga BBM bersubsidi hingga akhir 2026 guna menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarkat.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut anggaran untuk menggaji 30 ribu Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tersedia. Bendahara negara ini menyatakan akan mengalokasikan anggaran dari beberapa Kementerian/Lembaga terkait sebagai sumber dananya. 

Purbaya menjelaskan, nantiinya, gaji 30 ribu manajer itu akan diambil dari sisa anggaran Kopdes/kel Merah Putih yang belum terserap oleh program tersebut. 

“Di situ masih ada lebih uang yang bisa dipakai ke situ untuk sementara. Itu kan hanya dua tahun ke depan. Jadi, uangnya ada,” kata Purbaya di kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Senin (4/5).

Di sisi lain, Purbaya menyinggung situasi internal di Kemenkeu, di mana dalam hal ini ia mengaku tidak mengetahui perkembangan pembicaraan mengenai program tersebut.

“Rupanya anak buah saya sudah rapat sama mereka. Tapi nggak pernah laporan. Jadi yaudah, sudah tanda tangan itu. Jadi, karena pembiayaan clear,” kata dia. 

Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan pemerintah sedang merekrut 30.000 manager yang akan menjadi karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara. 

Namun demikian, status karyawan Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tersebut akan berubah menjadi petugas koperasi setelah dua tahun.  

“Statusnya dua tahun pegawai Agrinas, setelah itu akan menjadi petugas koperasi,” kata Zulhas dalam konferensi pers di kantornya, Senin (4/5). 

Kendati demikian, Wakil Kepala BP BUMN Teddy Barata mengatakan nasib manajer Kopdes Merah Putih setelah dua tahun bergantung pada penilaian yang didasarkan pada kinerja. Dia menyebut pemerintah mencari karyawan yang memiliki kemampuan kewirausahaan yang bagus. 

“Nanti dididik dulu lalu menjadi manajer koperasi, seharusnya dimanfaatkan pengalaman ini dengan baik. Nanti kita lihat (hasil kinerjanya),” kata Teddy dalam kesempatan yang sama. 

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) , Rini Widyantini rekrutmen manajer KDKMP ini memang mengikuti skema yang dilakukan untuk rekrutmen pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Purbaya sendiri mengaku belum berdiskusi mengenai status para manajer itu nantinya. 

“Enggak tahu. Saya belum diskusi tentang itu, jadi saya enggak tahu. Nanti salah ngomong,” kata Purbaya.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ade Rosman

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...