Rupiah Menguat Pagi Ini Usai BI Naikkan Suku Bunga Acuan
Nilai tukar rupiah menguat pada perdagangan Rabu pagi (10/6), sehari setelah Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,5%.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka pada level Rp17.904 per dolar AS. Namun, pada pukul 09.10 WIB, mata uang Garuda bergerak melemah tipis ke Rp17.929 per dolar AS. Meski demikian, posisi ini masih mencerminkan penguatan 0,71% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp18.058 per dolar AS.
Sejumlah analis menilai rupiah masih berpotensi melanjutkan penguatan terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini. Sentimen positif datang dari respons pasar terhadap langkah BI yang menaikkan suku bunga acuan serta memperkuat koordinasi kebijakan moneter.
Analis Doo Financial Lukman Leong mengatakan keputusan BI menaikkan suku bunga dan menjadwalkan rapat mingguan telah memunculkan ekspektasi pasar bahwa ruang untuk kenaikan suku bunga lanjutan masih terbuka.
“Rupiah diperkirakan masih berpotensi menguat terhadap dolar AS menyusul langkah BI menaikkan suku bunga serta menjadwalkan rapat mingguan yang memicu harapan kenaikan suku bunga ke depannya,” ujar Lukman.
Menurut dia, langkah BI dipandang positif oleh pelaku pasar karena menunjukkan komitmen kuat bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan eksternal yang masih tinggi.
Meski demikian, Lukman memperkirakan penguatan rupiah akan terbatas akibat meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah yang kembali mendorong kenaikan harga minyak mentah dunia.
“Eskalasi di Timur Tengah baru-baru ini dan kenaikan harga minyak mentah dunia akan membatasi penguatan,” katanya.
Kenaikan harga energi dinilai meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap risiko inflasi global. Selain itu, kondisi ini berpotensi memperbesar kebutuhan dolar AS bagi negara pengimpor energi, termasuk Indonesia. Di sisi lain, pemerintah telah resmi menaikkan harga Pertamax menjadi Rp 16.250 per liter.
Lukman memperkirakan nilai tukar rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp 17.900 hingga Rp 18.100 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.
