Airlangga Bertemu Mendag Kanada, Dorong Percepatan Kesepakatan Dagang Bebas

Image title
16 September 2026, 11:48
airlangga, IA CEPA, perdagangan bebas, kanada
Katadata/Fauza Syahputra
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan paparan pada konferensi pers Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPBN) 2027 di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan Internasional Kanada The Honourable Maninder Sidhu untuk mendorong percepatan implementasi Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA). 

“Pertemuan ini menegaskan komitmen bersama Indonesia dan Kanada untuk memastikan ICA-CEPA benar-benar memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha di kedua negara," kata Airlangga di sela-sela rangkaian acara Canada Investment Summit di Toronto, Kanada, dikutip Rabu (16/9).

Airlangga menyampaikan bahwa hubungan dagang bilateral Indonesia-Kanada terus tumbuh secara stabil, mencapai 9,13% secara tahunan sejak 2021. 

Total perdagangan kedua negara pada tahun Semester I-2025 tercatat mencapai US$3,1 miliar, naik 13% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

ICA-CEPA merupakan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif pertama Indonesia dengan negara di kawasan Amerika Utara, yang telah ditandatangani oleh Menteri Perdagangan dan disaksikan Kepala Negara kedua negara pada September 2025.  

Airlangga juga menyampaikan bahwa kedua negara optimis dapat mempersiapkan implementasi perjanjian yang dijadwalkan pada akhir tahun ini.

ICA-CEPA menghapus atau menurunkan tarif pada lebih dari 90% pos tarif Kanada untuk produk Indonesia, sementara Indonesia akan melakukan hal serupa untuk hampir 86% pos tarif produk Kanada. 

Ekspor Indonesia ke Kanada diproyeksikan dapat meningkat hingga US$ 11,8 miliar pada 2030 seiring implementasi penuh perjanjian ini, dengan peluang kerja sama yang terbuka luas di berbagai sektor strategis seperti hilirisasi mineral kritis, energi bersih, agripangan dan perikanan berkelanjutan, infrastruktur, serta jasa keuangan dan digital. 

Kedua Menteri sepakat untuk bersama-sama menyelesaikan sejumlah tantangan implementasi ICA-CEPA, termasuk penyesuaian persyaratan standardisasi, praktik keberlanjutan dan ketenagakerjaan, peningkatan kapasitas UMKM agar dapat memanfaatkan peluang pasar baru, serta penguatan infrastruktur logistik dan fasilitasi perdagangan Indonesia agar tetap kompetitif.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nuzulia Nur Rahmah
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...