Airlangga Sebut Kebutuhan Anggaran untuk Pembukaan Rekening Massal Rp 3,8 T

Ade Rosman
23 September 2026, 17:46
rekening, rekening massal, insentif
Freepik
Ilustrasi.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 3,8 triliun untuk program pembukaan rekening massal. Masyarakat yang telah berusia 17 tahun dan belum memiliki rekening akan diberikan insentif berupa saldo awal sebesar Rp 50 ribu.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, telah melaporkan perkembangan terkait alokasi kebutuhan anggaran ini kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia juga akan berkoordinasi dengan Menteri Keuangan Suahasil Nazara.

“Kita mau melihat dengan Menteri Keuangan, program lanjutan seperti apa. Karena kita tahu, bahwa ada insentif seperti bansos yang diberikan kepada mereka yang sudah menikah,” kata Airlangga kepada wartawan di Jakarta, Rabu (23/9).

Kebutuhan anggaran ini cukup untuk sekitar 76 juta warga. Namun menurut Airlangga, program pembukaan rekening massal ini masih digodok. Realisasinya kemungkinan baru dilaksanakan pada 2027.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya memerintahkan Himpunan Bank Negara (Himbara) untuk membuat rekening bank bagi seluruh warga Negara Indonesia (WNI). Adapun bank yang ditunjuk yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).

Purbaya saat menjadi Menteri Keuangan menyebut, langkah ini bertujuan agar penyaluran berbagai bantuan sosial lebih lancar dan tepat sasaran. Dia juga menjelaskan, tiap rekening yang diterima warga rencananya berisi saldo Rp 50 ribu hingga Rp 80 ribu pada awalnya.

Purbaya juga menyebut rencana tersebut telah disanggupi oleh Himbara. Dia juga menjanjikan kebijakan tersebut tidak memberikan tekanan kepada bank-bank pelat merah.  

“(Hanya) diisi Rp 50 ribu, Himbara bilang mampu, ya kami ikut saja,” kata Purbaya di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Selasa (8/9). 

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ade Rosman
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...