Suahasil Yakin Pertumbuhan Ekonomi Paruh Kedua 2026 Bisa di Atas 5,5%

Ade Rosman
24 September 2026, 22:22
Pertumbuhan Ekonomi
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.
Menteri Keuangan Suahasil Nazara bersiap memberikan keterangan pers terkait pelunasan utang obligasi BLBI usai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Keuangan, Suahasil Nazara yakin pertumbuhan ekonomi Indonesia pada paruh kedua 2026 masih mampu menembus angka di atas 5,5%. Keyakinannya itu didasari pada sejumlah indikator fundamental ekonomi yang dinilai masih positif.

“Proyeksi pertumbuhan kita masih lihat bahwa saya yakin di Q3, Q4, di setengah tahun kedua ini, kita masih bisa tumbuh di atas 5,5%. Dan ini merupakan pertumbuhan yang cukup baik,” kata Suahasil dalam konferensi pers di kantor Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (24/9).

Dia mengatakan, pemerintah masih memiliki aspirasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi menuju 6%. Namun, target tersebut perlu melihat kondisi perekonomian global dan pergerakan ekonomi domestik.

“Kalau aspirasi kita menuju 6%. Kondisi dunianya seperti ini kita lihat bagaimana gerak ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Bendahara negara itu menilai perekonomian Indonesia masih menunjukkan ketahanan di saat kondisi global sedang dipengaruhi oleh memanasnya geopolitik. Dia menunjuk sejumlah indikator, mulai dari inflasi, pertumbuhan ekonomi, hingga pertumbuhan kredit.

“Tapi sangat resilien kalau inflasinya 3,19%, kalau yang namanya pertumbuhan Q1-nya 5,45%, kalau pertumbuhan kreditnya di sekitar 13%. ini adalah indikator-indikator yang baik buat fundamental kita,” kata dia.

Adapun berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 tercatat sebesar 5,61% secara tahunan atau year on year (YoY). Sementara pada kuartal II 2026, ekonomi tumbuh 5,29% YoY. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi pada semester I 2026 mencapai 5,45%.

Di sisi lain, Suahasil menilai kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berjalan dengan baik. Menurut dia, pemerintah terus memantau pelaksanaan APBN secara berkala.

“APBN-nya berjalan dengan baik, dengan yang selalu tiap bulan kita lakukan,” kata Suahasil.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ade Rosman
Editor: Ahmad Islamy

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...