Indonesia membidik pertumbuhan ekonomi 8% dengan mengembangkan industri berbasis digitalisasi, AI, dan semikonduktor untuk mengejar Vietnam yang tumbuh hingga 9%.
Bank Indonesia meluncurkan Kartu Kredit Indonesia untuk memperkuat kedaulatan nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui ekosistem pembayaran digital.
Investasi nasional perlu tumbuh 8-9% dengan kebutuhan penanaman modal mencapai Rp 2.218 triliun hingga Rp 2.258 triliun untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi 8%.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,45 persen pada semester I 2026. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi mendekati 6 persen pada akhir tahun.
Artikel membedah hubungan simbiosis antara Stabilitas Ekonomi dan pertumbuhan, yang selama ini sering dianggap sebagai dikotomi, padahal keduanya saling menguatkan dalam satu ekosistem.
Menteri Keuangan, Suahasil Nazara yakin pertumbuhan ekonomi Indonesia pada paruh kedua 2026 masih mampu menembus angka di atas 5,5%. Apa yang mendasari keyakinannya itu?
BI menilai pertumbuhan ekonomi pada tahun ini, antara lain akan ditopang konsumsi rumah tangga yang masih kuat seiring berbagai stimulus fiskal pemerintah.
Pemerintah menargetkan belanja negara dalam RAPBN 2027 menembus Rp4.000 triliun. Anggaran akan diarahkan untuk meningkatkan produktivitas dan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi.
BRI merilis Indeks Bisnis UMKM kuartal II 2026 sebesar 102,1, yang menunjukkan fase ekspansif meski melambat, didukung proyeksi dan analisis kondisi terkini.
Senior Economist DBS Bank Radhika Rao menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia masih akan ditopang terutama oleh belanja pemerintah dan konsumsi masyarakat.
IMT-GT bertujuan meningkatkan perdagangan dan investasi, meningkatkan ekspor, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan kesempatan kerja, pendidikan, sosial, dan budaya di kawasan.
RAPBN 2027 menargetkan pendapatan Rp3.426 triliun dengan optimisme, namun analisis mendalam terhadap komponen seperti pajak mengungkap titik kritis yang perlu diwaspadai.