Euro Tertekan, Investor Khawatir Krisis Fiskal Eropa

Agustiyanti
5 Oktober 2026, 18:06
euro, krisis eropa, krisis fiskal eropa
Globalsearch.ca
Ilustrasi.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Euro Tertekan, Investor Khawatir Krisis Fiskal Eropa

Nilai tukar euro merosot hingga 0,8% ke US$1,1161 pada perdagangan Asia, level terendah sejak Mei 2025. Pelemahan dipicu aksi jual hedge fund serta meningkatnya kekhawatiran investor terhadap risiko politik dan fiskal di Eropa.

Kekhawatiran terutama tertuju pada Prancis setelah spread imbal hasil obligasi pemerintah Prancis dan Jerman mencapai level tertinggi sejak 2011. Situasi politik Prancis yang semakin tidak stabil menjelang pemilu 2027 turut memperbesar tekanan terhadap pasar obligasi dan euro.

Laporan mengenai kemungkinan pemilu lebih awal di Spanyol juga menambah kekhawatiran investor. Dana spekulatif di Asia dilaporkan menjual euro dan membeli dolar, sementara penurunan euro ke level tertentu memicu aksi jual tambahan melalui instrumen opsi.

Investor khawatir gejolak pasar obligasi dapat berkembang menjadi krisis utang yang lebih luas seperti yang terjadi sekitar 15 tahun lalu. Beban utang yang tinggi di Prancis, Italia, dan Belgia menjadi salah satu titik kerentanan utama kawasan euro.

Euro juga tertekan oleh penguatan dolar. Bloomberg Dollar Spot Index naik ke level tertinggi sejak akhir Juni, di tengah ekspektasi bahwa Federal Reserve masih perlu menaikkan suku bunga untuk menekan inflasi.

Terhadap franc Swiss, euro turun 0,4% dan mencatat pelemahan untuk sesi ketiga berturut-turut. Euro juga turun 0,3% terhadap poundsterling dan 0,6% terhadap yen.

JPMorgan menilai euro masih belum sepenuhnya mencerminkan pelebaran spread obligasi Prancis dan risiko yang menyertainya, sehingga mata uang tersebut masih rentan terhadap pelemahan lebih lanjut, terutama terhadap franc Swiss dan yen.

 

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...