Suahasil Siapkan Skema Uang Pensiun dan Bansos Langsung ke Rekening

Ade Rosman
9 Oktober 2026, 17:13
Menteri Keuangan Suahasil Nazara memberikan keterangan pers terkait pelunasan utang obligasi BLBI usai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/9/2026). Pemerintah telah melunaskan utang obligasi Bantuan Likuiditas B
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.
Menteri Keuangan Suahasil Nazara memberikan keterangan pers terkait pelunasan utang obligasi BLBI usai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/9/2026). Pemerintah telah melunaskan utang obligasi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) senilai Rp218,3 triliun kepada Bank Indonesia (BI) yang diterbitkan dalam rangka penanganan krisis keuangan tahun 1997-1998, namun tidak menghapus hak negara untuk menagih kewajiban para obligor maupun debitur BLBI.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, tengah menyiapkan skema pembayaran uang pensiun dan bantuan sosial (bansos) langsung ke rekening penerima. Bendahara negara mengatakan rencana tersebut menjadi bagian dari upaya modernisasi sistem perbendaharaan negara yang ditargetkan mulai bergulir pada 2027.

Ia mengatakan skema ini diharapkan mencakup kelompok penerima yang selama ini belum seluruhnya menggunakan mekanisme transfer langsung dari kas negara. Menurutnya, butuh data masyarakat yang aktual dan akurat untuk menopang rencana tersebut, agar penyalurannya tepat sasaran. 

“Jadi idealnya menurut saya, dan kita akan desain untuk masuk di 2027, menerima uang pensiunnya langsung di rekeningnya, langsung dari rekening kas umum negara,” kata Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa, di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (9/10).

Selain pembayaran uang pensiun, pemerintah juga ingin mengembangkan mekanisme penyaluran bantuan sosial secara langsung ke rekening penerima. Langkah ini diarahkan untuk memperluas penggunaan sistem pembayaran pemerintah kepada individu atau government-to-person (G2P).

Suahasil menyebut, pemerintah telah menerapkan mekanisme pembayaran langsung ke rekening untuk sejumlah kelompok, termasuk pegawai pemerintah pusat, anggota TNI dan Polri, serta penyaluran tunjangan profesi guru. Pemerintah ingin memperluas pendekatan serupa untuk pembayaran lainnya.

“Ini adalah suatu proses treasury, treasury operation, sistem perbendaharaan negara yang makin modern. Pembayaran dari government kepada person, G2P payment,” kata Suahasil.

Namun, Suahasil belum memerinci mekanisme teknis penyaluran uang pensiun dan bansos tersebut, termasuk cakupan penerima yang akan masuk dalam skema serta tahapan penerapannya pada 2027.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ade Rosman

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...