Menkeu Optimistis Ekonomi Indonesia Mampu Tumbuh 5,5%, Ini Alasannya

Ade Rosman
3 November 2026, 23:20
ekonomi, pertumbuhan ekonomi, menkeu
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/tom.
Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan sambutan pada peluncuran Australia-Indonesia Partnership for Economic Development (Prospera) di Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Keuangan, Suahasil Nazara optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai sekitar 5,5% sepanjang 2026. Ia meyakini aktivitas domestik, belanja pemerintah, serta investasi yang didorong proyek-proyek hilirisasi bernilai tambah tinggi mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

Suahasil mengatakan, aktivitas ekonomi dalam negeri masih menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan tahun ini. Pemerintah juga terus mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai peredam gejolak ekonomi sekaligus stimulus bagi masyarakat.

"Dengan sinergi kebijakan dan momentum aktivitas ekonomi yang terus kita jaga, kita perkirakan (pertumbuhan ekonomi) di 2026 di sekitar 5,5%,” kata Suahasil dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), di Jakarta, Selasa (3/11). 

Bendahara negara mengatakan APBN akan terus berperan menjaga daya beli masyarakat melalui stabilisasi harga pangan dan energi. Pemerintah juga berharap investasi dapat tumbuh kuat, terutama dari proyek-proyek hilirisasi yang menghasilkan produk dengan nilai tambah lebih tinggi.

Suahasil juga optimistis sektor pertanian tetap tumbuh meskipun menghadapi tantangan fenomena El Nino. Dia mengatakan ketahanan sektor pertanian ini menjadi salah satu faktor yang mendukung perekonomian domestik.

Terkait proyeksi angka pertumbuhan ekonomi di kuartall III-2026, Suahasil mengatakan menunggu rilis dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang dijadwalkan pada 5 November 2026. 

"Tentu kami akan menyampaikan dan juga melakukan analisis terhadap bagaimana gerak ekonomi Indonesia di Q3 2026 ini," kata Suahasil.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ade Rosman

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...