Hantaman Cuaca Ekstrem, dari Banjir hingga Longsor

Penulis: Arief Kamaludin

Editor: Muchamad Nafi

6 Februari 201814 Foto

BMKG mengingatkan potensi genangan, banjir, dan longsor akibat pergerakan cuaca ekstrem.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menganalisis potensi hujan pada akhir bulan lalu hingga awal Februari ini memiliki intensitas sedang-lebat di beberapa wilayah. Posisi matahari di belahan bumi selatan membuat suhu udara di sana makin tinggi. Udara dingin dari belahan bumi utara pun bergerak menuju Australia. Beberapa wilayah Indonesia bagian barat dan selatan terlewati aliran udara tersebut.

Menurut Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, kondisi ini membawa uap air baik dari Samudera Pasifik maupun Hindia dari arah barat sehingga mengakibatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dengan kecepatan 25 - 35 knot, setara 36 - 70 kilometer per jam di daerah tersebut. Efek lainnya, terjadi gelombang tinggi Laut Jawa, Samudera Hindia selatan Pulau Jawa, Selat Sunda, Perairan Utara Jawa Tengah, Perairan Utara NTB hingga NTT, serta Pesisir Utara Pulau Jawa.

Lembaga itu mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi genangan, banjir, maupun longsor. Beberapa wilayah telah tertimpa musibah dari pergerakan alam tersebut. Senin ini, misalnya, longsor menutupi jalur utama Puncak Bogor, Jawa Barat setelah hujan berkepanjangan. Sehari kemudian, longsor juga menimpa Kampung Maseng, Desa Warung Menteng, Cijeruk, Bogor.

Derasnya air di kawasan itu membuat situasi Bendungan Katulampa sempat naik ke posisi siaga satu. Aliran sejumlah sungai ke Jakarta pun meluap, membanjiri beberapa wilayah Ibu Kota. Misalnya, air setinggi 1,5 meter menenggelamkan beberapa tempat di Kelurahan Pajetan Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan dari luapan Sungai Ciliwung.

Musibah juga terjadi dengan longsornya terowongan Kereta Api Bandara dikawasan Parimeter Selatan Kawasan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Satu mobil tertimbun dan menyebabkan seorang meninggal serta satu orang dalam perawatan setelah terjebak selama 15 jam dalam timbunan tanah.

Selengkapnya
Cuaca Ekstrem Indonesia
Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Sejumlah petugas gabungan dari badan SAR dan Pemadam Kebakaran Bandara Soetta mengevakuasi korban longsor tembok under pass perlintasan Kereta Bandara Soetta di kawasan Parimeter Selatan, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin (5/2) malam.

Cuaca Ekstrem Indonesia
Foto: ANTARA FOTO/Mayra Izzah

Petugas Basarnas dibantu TNI dan Kepolisian mengevakuasi Mutmainah (25) korban longsor terowongan Kereta Api Bandara dikawasan Parimeter Selatan Kawasan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (6/2). Longsornya dinding terowongan tersebut menimbun satu kendaraan mobil yang menyebabkan satu orang tewas dan satu orang dalam perawatan setelah terjebak selama 15 jam dalam timbunan tanah.

Cuaca Ekstrem Indonesia
Foto: ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra

Pelajar bergotong royong membersihkan sisa reruntuhan di SD Negeri Kandang Panjang 02, Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (6/2). Hujan deras disertai badai dan angin kencang dalam tiga hari berturut-turut itu menyebabkan atap ruang kelas roboh, dan untuk sementara Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berlangsung di ruang perpustakaan.

Cuaca Ekstrem Indonesia
Foto: Eko Siswono Toyudho|Anadolu

Warga melihat tingginya permukaan air di Bendungan Katulampa, Bogor, Jawa Barat, Indonesia, pada tanggal 5 Februari 2018. Hujuan yang mengguyur kota Bogor, Jawa Barat, sejak malam, mengakibatkan ketinggian air Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa saat ini mencapai 220 cm dengan status siaga 1. Sedikitnya ada 514 ribu liter air per detiknya di Sungai Ciliwung melewati Bendung Katulampa dan diperkirakan air akan sampai ke Ibu Kota Jakarta dalam waktu enam jam ke depan.

Cuaca Ekstrem Indonesia
Foto: ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

Sejumlah petugas gabungan melakukan pencarian korban longsor di Kampung Maseng, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/2). Tiga korban yang sempat hilang dalam peristiwa longsor di kampung tersebut berhasil ditemukan pada Selasa (6/2) dalam kondisi meninggal dunia.

Cuaca Ekstrem Indonesia
Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Suasana Sungai Ciliwung yang meluap dan merendam pemukiman di Kampung Pulo, Jakarta, Selasa (6/2). Sungai Ciliwung meluap akibat curah hujan yang tinggi di wilayah hulu sungai.

Cuaca Ekstrem Indonesia
Foto: ANTARA FOTO/Idhad Zakaria

Seorang warga melintasi rumah yang tertimpa pohon Kelapa, akibat angin kencang yang melanda Desa Kelapa Gading, Wangon, Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (12/1). Sebanyak 174 rumah rusak tertimpa pohon, sejumlah titik mengalami longsor dan satu orang meninggal tersambar petir akibat hujan deras yang disertai dengan petir dan angin kencang yang melanda Kabupaten Banyumas pada Kamis (11/1).

Cuaca Ekstrem Indonesia
Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Warga bersama tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencari korban tewas akibat longsor pada senderan penahan tebing Pura Bukit Desa Bitera, Gianyar, Senin (5/2). Musibah tersebut terjadi karena tanah yang labil akibat hujan sehingga menimbun pekerja yang sedang memperbaiki senderan Pura dan menyebabkan seorang tewas serta dua luka berat.

Cuaca Ekstrem Indonesia
Foto: ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Warga berjalan melintasi lokasi jalan antar kecamatan yang longsor di Selomanik, Kaliwiro, Wonosobo, Jateng, Selasa (30/1). Jalan raya jalur antar kecamatan longsor sepanjang 25 meter dengan kedalaman 50 meter pada Minggu (28/1) lalu yang menyebabkan akses jalan terputus total sehingga semua kendaraan harus memutar sejauh lima kilometer.

Cuaca Ekstrem Indonesia
Foto: ANTARA FOTO/Aji Styawan

Sejumlah kendaraan menembus genangan banjir di jalur Pantura Semarang Jalan Raya Kaligawe - Genuk di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (3/2). Meski pemkot setempat telah mengoperasikan sejumlah pompa air untuk mengatasi banjir di area itu, namun curah hujan tinggi disertai rob (kenaikan air laut) tetap menggenangi wilayah tersebut setinggi sekitar 15 cm hingga 30 cm serta menyebabkan kemacetan sekitar sepuluh kilometer arah Semarang - Demak dan juga sebaliknya.

Cuaca Ekstrem Indonesia
Foto: ANTARA FOTO/Atika Fauziyyah

Seorang anak melintasi banjir sedalam 1,5 meter di Kelurahan Pajetan Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (5/2). Banjir yang terjadi di kawasan tersebut akibat luapan air dari Sungai Ciliwung.

Cuaca Ekstrem Indonesia
Foto: ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya

Warga berada di sekitar tempat terjadinya longsor di jalur utama Puncak Bogor, Jawa Barat, Senin (5/2). Jalur Puncak, Bogor ditutup sementara akibat cuaca ekstrim yang mengakibatkan bencana longsor di empat titik di ruas jalan di Jalan Raya Puncak yaitu di seputaran Masjid Atta'awun, Riung Gunung, Grandhill, dan Widuri.

Cuaca Ekstrem Indonesia
Foto: ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya

Warga melihat kondisi jembatan yang tertutup luapan sungai Ciliwung, di Kelurahan Katulampa, Bogor, Jawa Barat, Senin (5/2). Akibat cuaca ekstrim dan hujan terus menerus berdampak pada aliran Sungai Ciliwung meluap dan melumpuhkan jembatan penghubung antara Desa Katulampa dan Desa Pandansari sehingga tidak bisa dilewati.

Cuaca Ekstrem Indonesia
Foto: ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

Sejumlah pengendara melintasi sisa material tanah longsor yang menutupi jalan Boyolali-Magelang di Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (22/1). Intensitas curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan lereng gunung Merapi dan Merbabu membuat tebing di tepian jalan Boyolali-Magelang tersebut longsor dan menutupi badan jalan di beberapa titik.