Berbait Doa dan Tabur Bunga untuk Korban Pesawat Lion Air

Penulis: Ajeng Dinar Ulfiana

Editor: Arief Kamaludin

6 November 201811 Foto

Sebuah tenda berukuran besar didirikan di geladak kedua kapal. Tabur bunga mengikuti doa-doa untuk para korban.

Menggunakan KRI Banda Aceh dan KRI Banjarmasin, rombongan itu meluncur ke titik koordinat 05 derajat 48,65 menit Lintang Selatan-107 derajat 07 menit Bujur Timur. Para keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 pada Senin pekan lalu ini berangkat dari Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara menuju Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Mereka mendapat kesempatan mengunjungi lokasi pesawat dengan nomor registrasi PK-LQP itu menghunjam lautan. Dua kapal tersebut disediakan TNI Angkatan Laut. Sebuah tenda berukuran besar tampak dipasang di geladak kedua kapal. Ratusan bangku berjajar sebagai tempat duduk para anggota keluarga dan kerabat. Belasan keranjang bunga dan sejumlah karangannya terlihat di sudut-sudut tenda.

(Baca juga: Basarnas Berpeluang Perpanjang Masa Pencarian Korban Lion Air JT-610)

Berbait doa mereka panjatkan bersama-sama dengan Tim SAR Gabungan. Lalu, bunga pun bertaburan untuk mengantar sanak-saudara tercintanya. Sebelumnya, 27 jenazah korban Lion Air jatuh di Tanjung Karawang berhasil diidentifikasi kembali oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) di RS Bhayangkara Polri, Jakarta.

 

Selengkapnya
Tabur Bunga dan Doa Bersama Keluarga Korban Pesawat JT-610
Foto: Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA

Keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, berangkat dari Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara menuju Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Tabur Bunga dan Doa Bersama Keluarga Korban Pesawat JT-610
Foto: Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA

Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) membuka kemungkinan pencarian korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 dapat diperpanjang dari waktu yang ditetapkan pada 7 November 2018

Tabur Bunga dan Doa Bersama Keluarga Korban Pesawat JT-610
Foto: Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA

Data Kotak Hitam yang didapatkan KNKT dari FDR masih memerlukan dukungan fakta dari data Cockpit Voice Recorder (CVR) yang belum ditemukan.

Tabur Bunga dan Doa Bersama Keluarga Korban Pesawat JT-610
Foto: Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA

Kepala Basarnas Marsekal Madya Muhammad Syaugi mengatakan hingga saat ini tim pencari berjumlah 1.327 orang dan berasal dari berbagai instansi pemerintah. Selain penyelam, tim dilengkapi 5 helikopter serta 61 kapal laut.

Tabur Bunga dan Doa Bersama Keluarga Korban Pesawat JT-610
Foto: Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA

Rombongan keluarga korban saat berada titik koordinat 05 derajat 48,65 menit Lintang Selatan-107 derajat 07 menit Bujur Timur, tempat jatuhnya pesawat lion Air JT-610.

Tabur Bunga dan Doa Bersama Keluarga Korban Pesawat JT-610
Foto: Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA

Kepala Basarnas Marsekal Madya Muhammad Syaugi mengatakan dengan adanya korban yang ditemukan lagi pencarian bisa dilanjutkan sekurangnya tiga hari lagi. "Bisa diperpanjang (Basarnas)," kata Syaugi, sebelumnya proses evakuasi diperpanjang hingga Rabu (7/11) hari ini.

Tabur Bunga dan Doa Bersama Keluarga Korban Pesawat JT-610
Foto: Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA

Menurut Presiden Joko Widodo, keselamatan harus menjadi priorotas utama pelayanan transportasi. Dia berharap kejadian seperti ini merupakan yang terakhir dialami dunia penerbangan Indonesia.

Tabur Bunga dan Doa Bersama Keluarga Korban Pesawat JT-610
Foto: Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA

Sebelum kegiatan acara doa bersama dan tabur bunga, 27 jenazah korban Lion Air jatuh di Tanjung Karawang berhasil diidentifikasi kembali oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) di RS Bhayangkara Polri, Jakarta

Tabur Bunga dan Doa Bersama Keluarga Korban Pesawat JT-610
Foto: Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali meminta jajarannya untuk membenahi aspek keselamatan penumpang pada sektor transportasi angkutan massal.

Tabur Bunga dan Doa Bersama Keluarga Korban Pesawat JT-610
Foto: Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA

Basarnas mengerahkan 151 penyelam bersertifikat internasional untuk mencari korban di radius laut 250 meter dari titik jatuh pesawat.

Tabur Bunga dan Doa Bersama Keluarga Korban Pesawat JT-610
Foto: Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA

Maskapai Lion Air diprotes kelurga korban karena dianggap tak berempati dan abai terhadap aspek keselamatan penumpang.