[Foto] 8 Bandara Kembali Dibuka, Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mereda
Sejumlah bandara yang sempat ditutup sementara karena terdampak sebaran abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, kini sudah kembali dibuka untuk melayani penerbangan pada Selasa (8/9).
Keputusan ini diambil setelah otoritas bandara menyelesaikan evaluasi menyeluruh dan memastikan situasi udara aman terhadap keselamatan penerbangan.
Bandara sudah yang sudah beroperasi yakni Bandara Soekarno-Hatta yang hingga sore ini telah melayani sebanyak 324 penerbangan yang terdiri dari 208 penerbangan keberangkatan dan 116 penerbangan kedatangan.
Sementara itu di Bandara Halim Perdanakusuma, pengelola mencatat hingga pukul 13.45 WIB, sebanyak 14 penerbangan berangkat dengan total 804 penumpang dan empat penerbangan tiba dengan total 222 penumpang.
Bandara Husein Sastranegara juga telah kembali melayani penerbangan dari sebelumnya ditutup sementara karena terdampak sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau sejak Minggu (6/9).
Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav juga telah mengonfimasi pembukaan operasional penerbangan terhadap lima bandara setelah menerbitkan Notice to Air Missions (Notam).
Kelima bandara tersebut yakni Bandara Radin Inten II, Bandar Udara Muhammad Taufiq Kiemas, Bandar Udara Budiarto, Bandar Udara Pondok Cabe dan Bandar Udara Salakanagara Tanjung Lesung.
Meski telah kembali beroperasi, kelima bandara udara tersebut tetap berada dalam pemantauan karena awan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau masih terdeteksi di wilayah penerbangan.
AirNav Indonesia juga terus melakukan pemantauan dan pembaruan informasi aeronautika secara berkelanjutan untuk memastikan operasional penerbangan berlangsung dengan mengutamakan aspek keselamatan.
Katadata/Fauza Syahputra
Calon penumpang berjalan menuju ruang keberangkatan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (8/9/2026). Bandara Halim kembali melayani penerbangan untuk keberangkatan dan kedatangan penumpang setelah sempat ditutup sementara karena sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Katadata/Fauza Syahputra
Calon penumpang berjalan menuju ruang keberangkatan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (8/9/2026). Bandara Halim kembali melayani penerbangan untuk keberangkatan dan kedatangan penumpang setelah sempat ditutup sementara karena sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Katadata/Fauza Syahputra
Calon penumpang berjalan menuju ruang keberangkatan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (8/9/2026). Bandara Halim kembali melayani penerbangan untuk keberangkatan dan kedatangan penumpang setelah sempat ditutup sementara karena sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/nz
Calon penumpang berjalan untuk lapor diri di Selasar Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (8/9/2026). Keputusan pembukaan kembali ini diambil setelah otoritas bandara merampungkan rangkaian pemeriksaan menyeluruh dan komprehensif, setelah sebelumnya Bandara Soekarno Hatta ditutup selama dua hari karena adanya sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau.
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/nz
Sejumlah calon penumpang antre untuk lapor diri di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (8/9/2026). Keputusan pembukaan kembali ini diambil setelah otoritas bandara merampungkan rangkaian pemeriksaan menyeluruh dan komprehensif, setelah sebelumnya Bandara Soekarno Hatta ditutup selama dua hari karena adanya sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau.
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/nz
Sejumlah calon penumpang antre untuk lapor diri di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (8/9/2026). Keputusan pembukaan kembali ini diambil setelah otoritas bandara merampungkan rangkaian pemeriksaan menyeluruh dan komprehensif, setelah sebelumnya Bandara Soekarno Hatta ditutup selama dua hari karena adanya sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau.
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/kye
Pesawat maskapai dalam negeri lepas landas dari runway utara Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (8/9/2026). Operasional Bandara Soekarno-Hatta kembali normal dengan rencana 896 penerbangan datang dan berangkat yang mengangkut total 113.001 penumpang pada hari pertama setelah ditutup selama dua hari akibat paparan partikel abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/kye
Pesawat maskapai dalam negeri lepas landas dari runway utara Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (8/9/2026). Operasional Bandara Soekarno-Hatta kembali normal dengan rencana 896 penerbangan datang dan berangkat yang mengangkut total 113.001 penumpang pada hari pertama setelah ditutup selama dua hari akibat paparan partikel abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.
ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/kye
Penumpang berjalan menuju pintu kedatangan di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Selasa (8/9/2026). PT Angkasa Pura (Persero) kembali melayani penerbangan di Bandara Husein Sastranegara setelah sempat ditutup sementara selama dua hari akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/kye
Penumpang berjalan menuju pintu kedatangan di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Selasa (8/9/2026). PT Angkasa Pura (Persero) kembali melayani penerbangan di Bandara Husein Sastranegara setelah sempat ditutup sementara selama dua hari akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/kye
Calon penumpang berfoto bersama kerabatnya sebelum menjalani penerbangan di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Selasa (8/9/2026). PT Angkasa Pura (Persero) kembali melayani penerbangan di Bandara Husein Sastranegara setelah sempat ditutup sementara selama dua hari akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.