Gempa Mematikan Sepanjang 2018

Oleh Widya Nandini, 1 Oktober 2018

Gempa bumi dan tsunami kembali melanda Indonesia. Terhitung sedikitnya 1.400 orang meninggal akibat gempa besar sepanjang 2018.

Gempa Mematikan 2018
Unduh Infografik
Share

Belum selesai urusan penanganan bencana alam di Lombok, gempa kembali menghantam Indonesia. Lindu memporakporandakan Palu, Donggala dan Mamuju, Sulawesi Tengah pada 28 September 2018. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa berkekuatan 7,4 magnitudo tak hanya menghancurkan tiga daerah itu, tapi juga menyebabkan tsunami hingga tiga meter tingginya.

Gempa yang mengakibatkan gelombang tsunami tersebut menewaskan lebih dari 800 orang. Sejumlah bangunan, termasuk mal, rumah sakit dan hotel di Palu, Donggala dan Mamuju hancur. Tidak hanya itu, jembatan kuning Ponulele dan jalur trans Palu, Poso dan Makassar juga tidak luput dari kerusakan.

 (Baca : BMKG Pastikan Tsunami 0,5 Meter hingga 3 Meter di Palu)

Di sisi lain, perkembangan terbaru Penangungan Darurat Bencana (PDB) Provinsi Nusa Tenggara Barat melaporkan korban jiwa gempa Lombok telah mencapai 564 orang. Sedangkan korban luka mencapai 1.584 orang. Tidak hanya korban jiwa, gempa itu telah merusak 71.692 unit rumah warga dan 863 unit fasilitas publik.

Pada awal tahun 2018, gempa besar—lebih dari 5,1 magnitudo--  melanda wilayah barat Indonesia. Lindu menghantam Lebak, Banten dengan kekuatan 6,1 magnitudo pada 23 Januari 2018. Meski gempa itu menewaskan satu korban jiwa dan sebelas korban luka-luka, dampak kerusakan gempa itu terbilang cukup tinggi. Ada 2.760 unit rumah warga dan 95 unit fasilitas publik rusak akibat lindu tersebut.   Total kerusakan gempa Lebak mencapai lebih dari Rp 7 miliar.