Terdepan dalam Penerapan Prinsip ESG, BRI Unggul di Investasi Hijau

BRI merupakan perusahaan yang masuk di hampir seluruh indeks berbasiskan ESG, seperti ESG Sector Leaders IDX KEHATI atau IDX ESG Leaders.
Padjar Iswara
27 Juni 2022, 20:31
Terdepan dalam Penerapan Prinsip ESG, BRI Unggul di Investasi Hijau
BRI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI terus menjalankan prinsip ESG atau environmental (lingkungan), social (sosial), dan governance (tata kelola perusahaan) secara masif seiring dengan aspek keuangan berkelanjutan (sustainable finance).

Dengan rekam jejak BRI di seluruh indeks berbasis ESG, pengamat pasar modal yang juga founder Sahamology dan CEO Teman Trader Luqman El Hakiem Syamlan mengatakan, BRI memiliki posisi yang semakin kuat di bidang ESG.   

Terlebih lagi masyarakat melihat BRI semakin kuat dari sisi sosial melalui pengembangan ekosistem ultra mikro bersama Pegadaian dan PNM.  “BRI bisa lebih optimistis dalam investasi hijau,” ujarnya.

BRI merupakan perusahaan yang masuk di hampir seluruh indeks berbasiskan ESG, seperti ESG Sector Leaders IDX KEHATI atau IDX ESG Leaders.

Luke Syamlan—panggilan akrab Luqman-- melanjutkan, fundamental BRI cukup solid dengan laba yang terus bertumbuh. Selain itu, earning per share dan aset juga tumbuh sehingga menjadi kesempatan bagi perseroan untuk terus ekspansif.

“Lebih baik BRI mengeluarkan bond karena pasti akan mampu menarik investor. Dengan prestasi BRI dalam ESG, diprediksi bisa sukses seperti sebelumnya dalam sustainability bond,” katanya.

Apabila BRI kembali merilis sustainability bond sebagai perwujudan ‘investasi hijau’, katanya, akan sangat menarik minat investor.

Terlebih, kinerja BRI terbukti sangat baik, dibuktikan pada periode Januari-April 2022, BRI menjadi bank dengan laba paling tinggi yang mencapai Rp14,43 triliun atau bertumbuh 62,85% secara tahunan.

Komitmen Berkesinambungan
Adapun hingga kuartal I-2022, tercatat kurang lebih 65,6% atau sekitar Rp639,9 triliun dari total portofolio penyaluran kredit BRI mengacu kepada penerapan prinsip ESG. J

umlah ini meningkat 13,4% dibandingkan dengan pencapaian periode yang sama tahun lalu sekitar 62,9% dari total penyaluran kredit atau senilai Rp564 triliun.

Dari total penyaluran kredit BRI yang mengacu pada penerapan prinsip ESG pada kuartal I-2022 tersebut, porsi terbesar diserap oleh sektor UMKM mencapai Rp568,4 triliun.

Kemudian disusul oleh sektor pengelolaan lingkungan berkelanjutan terkait sumber daya alam hayati dan tata guna lahan sebesar Rp45,2 triliun, serta transportasi rendah emisi Rp14,6 triliun.

BRI telah menerapkannya prinsip ESG sejak 2013. Pada saat itu, perseroan menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang mempublikasikan sustainability report.

Lalu pada 2017, ESG menjadi isu yang dimanifestasikan dalam kebijakan di tataran internal melalui General Sustainable Finance dan CPO Policy.

Pada 2017, BRI menjadi First Mover on Sustainable Banking. Setahun berikutnya, BRI diangkat sebagai ketua Inisiatif Keuangan Berkelanjutan Indonesia (IKBI).

Berlanjut pada 2019, BRI menerbitkan sustainability bond senilai US$500 juta dan membuat rencana aksi keuangan berkelanjutan 2019-2024.

Kemudian pada 2020, BRI melakukan kalkulasi emisi dari gas rumah kaca, dilanjutkan pada 2021 melalui beberapa strategi, seperti mendirikan ekosistem ultra mikro (UMi) dan menghadirkan ESG Desk dan ESG Committee.

Terbaru, Pada Juni 2022, BRI menerbitkan obligasi berwawasan lingkungan atau green bond dengan menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp15 triliun, dengan jumlah emisi tahap I pada 2022 sebanyak-banyaknya Rp5 triliun.

Hasil penghimpunan dana tersebut akan dialokasikan paling sedikit 70 persen untuk kegiatan usaha atau kegiatan lain yang termasuk dalam kriteria kegiatan usaha berwawasan lingkungan (KUBL).

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...