Erick Thohir Targetkan 25 % Perempuan Isi Kepemimpinan di BUMN

Kementerian BUMN dan perusahaan-perusahaan BUMN membuka kesempatan yang sama besarnya kepada kaum perempuan untuk menduduki jabatan-jabatan strategis, baik sebagai direksi maupun komisaris.
Image title
Oleh Hadi S
18 Juli 2022, 18:29
Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan paparan pada Kuliah Umum Tokoh Nasional di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (5/7/2022). Kuliah Umum tersebut membahas "Kolaborasi BUMN dan Perguruan Tinggi dalam Men
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/aww.
Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan paparan pada Kuliah Umum Tokoh Nasional di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (5/7/2022). Kuliah Umum tersebut membahas "Kolaborasi BUMN dan Perguruan Tinggi dalam Menciptakan Generasi Digital yang Tangguh di Era Disrupsi".

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir kembali menegaskan, bahwa pihaknya mengedepankan kesetaraan gender serta pemberdayaan perempuan di sejumlah sektor perusahaan BUMN.   

Bahkan,  Erick Thohir menargetkan, kepemimpinan perempuan di BUMN bisa mencapai 25 persen. 

"Pada tahun 2021, kami berhasil mencapai target (kepemimpinan perempuan) 15 persen. Cukup? tidak. Ke-depannya kita akan dorong menjadi 25 persen," kata Erick Thohir saat memberi sambutan secara daring di acara penutupan Kongres XVI Fatayat NU dikutip dari Beritasatu.com pada Minggu (17/7). 

Dalam hal kepemimpinan, lanjut Erick Thohir, bahwa Kementerian BUMN dan perusahaan-perusahaan BUMN membuka kesempatan yang sama besarnya kepada kaum perempuan untuk menduduki jabatan-jabatan strategis, baik sebagai direksi maupun komisaris. 

"Di jajaran kementerian, kami juga menjaga. Salah satu deputi kami adalah perempuan, belum lagi di jajaran lainnya," jelasnya. 

Selain itu, Kementerian BUMN dan perusahaan-perusahaan BUMN memiliki kebijakan respectfull workplace policy

"Ini adalah policy atau kebijakan yang menjaga kehidupan di sebuah perkantoran. Sistem pekerjaan dengan lingkungan harus aman, saling menghargai, menghormati, bebas diskriminasi gender, bebas pelecehan atau penekanan fisik dan perasaan," ucap Erick. 

Berbagai program tersebut dikatakan Erick menjadi bukti nyata komitmen Kementerian BUMN dan perusahaan-perusahaan BUMN terhadap pemberdayaan perempuan. 

"Ini harus kita dorong sebagai program yang ada di Indonesia," tegas Erick.

 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...