Forex Adalah Cara Dunia Menentukan Nilai Tukar Antara Mata Uang
Anda mungkin telah menyadari bahwa membeli barang dari negara lain atau merencanakan perjalanan ke luar negeri melibatkan perhitungan yang jauh lebih rumit daripada berbelanja di toko kelontong lokal.
Suatu hari, US$100 mungkin cukup untuk makan malam mewah dan malam di kota asing. Tetapi beberapa bulan kemudian, jumlah yang sama hampir tidak cukup untuk kamar hotel. Hal ini bisa terasa sepenuhnya acak, seolah-olah seseorang hanya melempar dadu untuk menentukan nilai uang Anda.
Namun, ada sistem besar yang bekerja 24 jam sehari untuk menetapkan harga-harga ini. Ini adalah pasar valuta asing, dan inilah mesin yang menentukan nilai setiap mata uang di bumi.
Pasar yang Tidak Pernah Tidur
Dalam istilah paling sederhana, forex adalah pasar global tempat negara-negara memperdagangkan uang mereka. Berbeda dengan pasar saham yang memiliki gedung fisik di Wall Street dan tutup pada malam hari, pasar ini sepenuhnya digital dan beroperasi tanpa henti dari Minggu malam hingga Jumat sore.
Dalam perdagangan saham, volatilitas ekstrem bahkan dapat memicu penghentian perdagangan sementara, tetapi pasar forex tidak pernah berhenti, artinya penyesuaian harga terjadi secara instan seiring pergeseran permintaan global.
Ini murni permainan antara penawaran dan permintaan. Bayangkan mata uang seperti produk di toko. Jika tiba-tiba semua orang ingin membeli smartphone terbaru, harganya naik karena permintaan tinggi.
Mata uang bekerja dengan cara yang sama persis. Ketika ekonomi Amerika Serikat (AS) sedang baik, investor dari seluruh dunia ingin menanamkan uang mereka ke bisnis Amerika. Untuk melakukannya, mereka harus membeli dolar AS terlebih dahulu.
Lonjakan pembeli ini mendorong harga dolar naik dibandingkan mata uang lain. Jika ekonomi terlihat goyah, orang menjual dolar mereka dan beralih ke aset yang lebih aman, yang membuat nilainya turun.
Siapa yang Memengaruhi Pasar?
Anda mungkin menukar beberapa ratus dolar di kios sebelum liburan, tetapi itu tidak benar-benar memengaruhi pasar. Aksi sebenarnya datang dari organisasi besar yang memindahkan miliaran dolar sekaligus.
Bayangkan sebuah perusahaan teknologi Amerika yang besar perlu membangun pabrik baru di Jepang. Mereka tidak bisa membayar tim konstruksi dalam dolar karena para pekerja tersebut membutuhkan yen Jepang untuk membayar tagihan mereka.
Jadi, perusahaan AS tersebut harus menjual jumlah dolar yang besar dan membeli jumlah yen yang besar. Ketika transaksi sebesar itu masuk ke pasar, hal itu menimbulkan gelombang kecil dalam sistem dan memengaruhi kurs valuta asing bagi orang lain.
Bank sentral memainkan peran besar dalam hal ini. Mereka memutuskan berapa banyak uang yang beredar dalam ekonomi mereka, dan pilihan yang mereka buat dapat mendorong nilai tukar mata uang naik atau turun.
Ketika bank sentral menaikkan suku bunga, orang cenderung memperhatikan karena suku bunga yang lebih tinggi berarti imbal hasil yang lebih baik. Investor memindahkan uang mereka, dan mata uang biasanya menjadi lebih kuat.
Ketika suku bunga diturunkan, daya tariknya memudar. Investor mencari tempat lain, dan mata uang seringkali kehilangan sebagian kekuatannya.
Mengapa Ini Penting Bagi Anda
Anda tidak perlu bertransaksi mata uang untuk merasakan dampaknya. Anda melihatnya dalam harga sehari-hari, misalnya mengisi bahan bakar mobil, membeli buah impor, atau memesan barang secara online dari negara lain.
Dolar yang kuat membuat barang-barang tersebut lebih murah karena uang Anda lebih bernilai. Dolar yang lemah melakukan hal sebaliknya, meskipun hal itu membuat produk Amerika terlihat lebih terjangkau bagi pembeli di luar negeri.
Pasar mata uang mungkin terlihat rumit, tetapi pada dasarnya hanya orang-orang di seluruh dunia yang membeli dan menjual uang untuk alasan mereka sendiri. Semua pilihan tersebut berkontribusi pada tingkat kurs yang Anda lihat. Ketika angka-angka bergerak, itu hanyalah perekonomian global yang bergeser secara real time.
