Buku “Laporan Setahun Membangun Jakarta” Paparkan Kinerja Pramono–Rano

Pemprov DKI Jakarta meluncurkan buku digital laporan kinerja setahun Pramono-Rano membangun Jakarta. Buku ini memaparkan program seperti Kartu Jakarta Pintar dan pembangunan ibu kota.
Ardhia Annisa Putri
Oleh Ardhia Annisa Putri - Tim Publikasi Katadata
10 Maret 2026, 13:00
Jakarta
Pemprov DKI Jakarta
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno memilih pendekatan berbeda dalam melaporkan setahun kinerjanya membangun Jakarta.

Mereka meluncurkan buku digital bertajuk “Buku Laporan Setahun Membangun Jakarta (2025): Laporan Pertanggungjawaban Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta”.

Buku setebal 46 halaman ini dibuat ringan lengkap dengan foto, data, dan ilustrasi menarik. Berbagai program pembangunan yang telah dilaksanakan selama setahun, dituangkan secara transparan. 

Di sektor pendidikan, Pramono-Rano melaporkan sebanyak 707.622 siswa telah menerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus pada tahap pertama. Sedangkan pada tahap kedua, ada 707.513 penerima. Untuk Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), tercatat 16.979 penerima pada tahap pertama dan 16.920 penerima pada tahap kedua.

Selain itu, sebanyak 40 sekolah swasta digratiskan serta 6.050 ijazah telah ditebus. Untuk pendidikan anak usia dini, daycare Arutala hadir membantu keluarga prasejahtera yang ingin menitipkan anaknya karena harus bekerja. 

Di ranah perlindungan sosial, Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), dan Kartu Anak Jakarta (KAJ) telah didistribusikan kepada warga yang berhak menerima.

Sementara untuk layanan kesehatan, hadir Pasukan Putih yang merawat pasien lansia atau disabilitas ke rumah-rumah. Ada juga JakCare yang menjadi pusat layanan kesehatan mental bagi warga Jakarta. 

Di sektor transportasi, MRT, Transjakarta, dan LRT digratiskan bagi 15 golongan masyarakat. Tak hanya itu, Pramono-Rano mewajibkan 67.772 ASN Jakarta dan 72.569 PJLP menggunakan transportasi umum setiap Rabu.

Untuk penanganan banjir, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan pengerukan di 2.334 titik dengan volume 919.173 meter kubik, didukung 668 pompa stasioner dan 536 pompa mobile.

Pramono-Rano juga bertekad membawa Jakarta masuk daftar 50 kota global pada 2029. Di bawah kepemimpinannya, Jakarta telah berhasil naik 17 peringkat ke posisi 74 dalam Global Cities Index. Menurut Pramono-Rano, transformasi kota tidak hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga kualitas hidup, inovasi, dan keberagaman. 

Pada bagian “Merayakan Identitas Kota”, buku ini mengulas beragam acara keagamaan dan budaya, seperti Jakarta Bersalawat, Christmas Carol Colossal, Harmoni Imlek Nusantara, hingga penguatan Jakarta Film Week. Tak ketinggalan, Pramono-Rano juga memperkuat Persija sebagai simbol kebanggaan kolektif warga Jakarta. 

"Buku ini salah satu wujud transparansi kami dalam membangun Jakarta. Berbagai tantangan tentu saja masih ada. Namun, satu tahun awal (kepemimpinan) kami menjadi fondasi penting untuk memastikan setiap kebijakan dijalankan secara terarah, konsisten, dan berorientasi pada manfaat nyata yang dapat dirasakan oleh seluruh warga Jakarta," ujar Gubernur Pramono saat menggelar buka bersama dengan wartawan di rumah dinasnya, Kamis (26/2).

Selain melaporkan kinerjanya, Pramono-Rano juga mengajak masyarakat untuk menyampaikan pesan demi pembangunan Jakarta yang lebih baik. 

Unduh link berikut untuk membaca “Buku Laporan Setahun Membangun Jakarta” sekaligus menyampaikan aspirasi kepada Pramono-Rano. https://www.jakarta.go.id/satu-tahun-membangun-jakarta.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...