Sambut HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Resmikan Penataan Rasuna Said

Pemprov DKI Jakarta meresmikan penataan Jalan H.R. Rasuna Said dan nama baru Halte Setiabudi Integritas untuk menghadirkan ruang publik yang lebih nyaman dan tertata.
Ratu Monita
Oleh Ratu Monita - Tim Publikasi Katadata
22 Juni 2026, 16:47
Pemprov DKI Jakarta resmikan penataan Jalan Rasuna Said.
Pemprov DKI Jakarta
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Keberadaan tiang monorel mangkrak yang selama hampir dua dekade menjadi pemandangan di Jalan H.R. Rasuna Said akhirnya berakhir. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, meresmikan hasil penataan koridor utama tersebut sekaligus nama baru Halte Transjakarta Setiabudi Integritas di Jakarta Selatan, Minggu (21/6), sebagai bagian dari upaya menghadirkan wajah kota yang lebih tertata dan ramah bagi masyarakat.

Penataan kawasan sepanjang 3.800 meter tersebut dimulai pada Januari 2026 dengan membongkar 109 titik tiang monorel. Seluruh pekerjaan rampung dalam waktu sekitar lima bulan dan diresmikan sebagai pembuka rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta pada 22 Juni 2026.

“Rasuna Said telah rampung dan baru saja saya resmikan. Peresmian ini mengawali rangkaian acara menyambut HUT Jakarta ke-499, juga sebagai upaya menghadirkan infrastruktur yang mendukung mobilitas warga menuju Jakarta sebagai kota global,” ujar Pramono.

Penataan tidak berhenti pada pembongkaran tiang monorel. Pemprov DKI Jakarta juga membenahi ruas, elevasi, dan konsistensi lebar jalan, memperbaiki saluran drainase, menata trotoar dan area hijau, memasang street furniture, serta memperbarui penerangan jalan umum dan tiang pedestrian.

Pembenahan tersebut membuat kawasan H.R. Rasuna Said lebih lapang, rapi, dan nyaman bagi kendaraan, pengguna transportasi umum, pejalan kaki, hingga penyandang disabilitas. Kawasan ini juga telah ditetapkan sebagai lokasi Hari Bebas Kendaraan Bermotor setiap Minggu.

“Kawasan ini pun menjadi ruang baru untuk interaksi dan berolahraga bagi masyarakat, dengan telah ditetapkan sebagai lokasi kegiatan car free day yang rutin diselenggarakan setiap hari Minggu mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB,” kata Pramono.

Dalam kesempatan yang sama, Halte Transjakarta Setiabudi resmi berganti nama menjadi Halte Setiabudi Integritas. Penamaan baru tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemprov DKI Jakarta dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Nama ini sebagai simbol penguatan budaya antikorupsi dan integritas di ruang publik strategis. Penamaan baru ini diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan integritas,” jelasnya.

Pramono menilai pesan integritas perlu hadir di ruang publik yang setiap hari dilalui masyarakat. Halte di koridor sibuk tersebut diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai simpul mobilitas, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya budaya antikorupsi.

“Penyesuaian sistem penamaan, baik pada petunjuk arah (signage), peta rute, hingga pengumuman suara (announcement) di dalam armada bus, secara bertahap telah diperbarui demi kenyamanan dan kelancaran perjalanan seluruh pelanggan,” ucapnya.

Penataan Jalan H.R. Rasuna Said diharapkan meningkatkan kualitas layanan jalan dan mendukung kelancaran lalu lintas di kawasan segitiga emas Jakarta. Penyelesaian ini juga menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta menghadirkan wajah kota yang lebih tertata tanpa menyisakan infrastruktur mangkrak.

“Saya berharap momentum ini dapat meningkatkan komitmen dari PT Transjakarta sebagai pemacu dalam menghadirkan contoh pelayanan publik terbaik, bersih, terintegrasi, dan transparan bagi seluruh warga Jakarta,” pungkas Pramono.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta periode 1997–2007, Sutiyoso, mengaku terharu melihat perubahan kawasan yang sebelumnya terganggu oleh keberadaan tiang monorel terbengkalai. Ia mengapresiasi langkah Pramono yang merespons persoalan tersebut dan menyelesaikan penataannya dalam waktu relatif singkat.

"Sekarang indah dan nyaman untuk banyak orang. Atas nama masyarakat, khususnya yang sering melintas di Rasuna Said, saya mengucapkan, maturnuwun, Mas Pram. Terima kasih," ujar Sutiyoso.

Penataan Jalan H.R. Rasuna Said menjadi salah satu langkah Pemprov DKI Jakarta dalam memperbaiki kualitas ruang publik dan mobilitas warga di kawasan strategis ibu kota.

Selain menghapus jejak infrastruktur mangkrak yang telah lama terbengkalai, pembenahan ini diharapkan memperkuat citra Jakarta sebagai kota yang lebih modern, nyaman, dan siap menyongsong transformasi menuju kota global.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...