Kapasitas Tes Covid-19 Belum Capai Target

Oleh Andrea Lidwina, 28/5/2020, 06.53 WIB

Upaya pemerintah meningkatkan kapasitas tes dilakukan dengan menambah jumlah sumber daya manusia dan waktu kerja di laboratorium.

Unduh Infografik
Share

Pemerintah telah berupaya menggenjot jumlah tes virus corona harian. Namun jumlahnya masih di bawah target yang diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) yaki di atas 10 ribu per hari.

(Baca: Sambut New Normal, Jokowi Tagih Target Uji Spesimen 10 Ribu/Hari)

Dalam sepekan terakhir (19-26 Mei), jumlah rata-rata tes spesimen sebanyak 9 ribu spesimen setiap hari. Angka ini meningkat dibandingkan sepekan sebelumnya (11-18 Mei) yang hanya 4,1 ribu spesimen.

(Baca: Asal Usul Virus Corona Masuk ke Indonesia)

Jumlah tes pernah mencapai 12,3 ribu spesimen pada 19 Mei, tetapi jumlahnya tidak konsisten pada hari-hari berikutnya. Adapun, jika dibandingkan dengan populasi, jumlah orang yang diperiksa terkait Covid-19 sebanyak 688 orang per satu juta penduduk.

Upaya pemerintah meningkatkan kapasitas tes dilakukan dengan menambah jumlah sumber daya manusia dan waktu kerja di laboratorium. Di samping itu menggunakan dua metode pengujian (PCR dan TCM), serta mempercepat impor dan distribusi reagen PCR dan cartridge TCM. Hingga Selasa (26/5), ada 129 laboratorium yang digunakan, yakni 87 unit untuk PCR (polymerase chain reaction) dan 42 unit untuk TCM (tes cepat molekuler).