12 Manfaat Jagung bagi Kesehatan Jantung hingga Ibu Hamil

Jagung dikenal sebagai sumber karbohidrat yang tinggi, sehingga dapat dijadikan pengganti nasi. Di samping itu, manfaat jagung juga berlimpah, terutama bagi kesehatan.
Image title
17 September 2021, 09:10
Manfaat jagung untuk kesehatan
ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/aww.
Petani memilah jagung manis saat panen di Desa Paron, Kediri, Jawa Timur, Kamis (31/12/2020). Menjelang perayaan pergantian tahun harga jagung manis di tingkat petani sepekan terakhir terus mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp1.600 menjadi Rp2.500 per kilogram karena tingginya permintaan pasar.

Jagung merupakan salah satu tanaman yang dapat dijadikan makanan pokok pengganti nasi. Secara teknis, jagung merupakan anggota keluarga tanaman gandum utuh. Oleh sebab itu, jagung digemari banyak orang.

Serat dalam jagung membantu Anda menjadi kenyang lebih lama. Tanaman dengan nama latin zea mays ini juga memberi makan bakteri sehat di saluran pencernaan. Mengonsumsi jagung juga dapat membantu melindungi pencernaan dari risiko kanker usus besar.

Jagung yang telah diolah menjadi popcorn juga masih memiliki banyak manfaat. Popcorn dapat membantu mencegah divertikulitis, peradangan atau infeksi pada kantong kecil di saluran pencernaan.

Dalam sebuah penelitian, pria yang mengonsumsi lebih banyak popcorn memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit divertikular. Jagung juga bebas gluten, sehingga bisa menjadi alternatif baik pengganti gandum bagi mereka yang harus menghindari gluten.

Dalam satu tongkol jagung setara dengan 100 gram biji jagung, terdapat sekitar 80-100 kalori. Selain itu, jagung juga mengandung beragam nutrisi, seperti:

  • Serat
  • Protein
  • Karbohidrat kompleks
  • Mineral berupa kalium, fosfor, zat besi, zinc, magnesium, tembaga, dan folat
  • Vitamin, seperti vitamin B3, vitamin B5, vitamin B6, dan vitamin C
  • Antioksidan, seperti asam fenolat, zeaxhantin dan lutein

Karena beragam kandungan nutrisinya, ada beberapa manfaat jagung yang dapat diperoleh. Berikut adalah beberapa manfaat jagung bagi kesehatan:

1. Melancarkan saluran pencernaan

Jagung mengandung serat yang bermanfaat melancarkan pencernaan. Serat ini akan dicerna lebih lama dan dapat membuat saluran pencernaan lebih aktif. Karena mengandung serat, jagung dapat dikonsumsi untuk meringankan dan mencegah sembelit.

2. Menyehatkan mata

Jagung mengandung antioksidan zeaxantin dan lutein. Jenis nutrisi ini dikenal baik untuk menjaga kesehatan mata. Beberapa studi menunjukkan bahwa rutin mengonsumsi jagung dapat mengurangi risiko terjadinya gangguan mata terkait penuaan, seperti degenerasi makula dan katarak.

3. Meningkatkan kepadatan tulang

Manfaat jagung lainnya untuk menjaga kesehatan tulang, terutama bagi orang yang sulit mencerna susu atau memiliki alergi susu atau intoleransi laktosa.

Pasalnya, dalam seporsi jagung terdapat kurang lebih 90 mg fosfor. Jumlah ini setara dengan 10% kebutuhan harian fosfor orang dewasa. Fosfor sendiri merupakan nutrisi yang berfungsi meningkatkan kepadatan dan kekuatan tulang serta gigi.

PANEN JAGUNG MANIS
PANEN JAGUNG MANIS (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)

 

 4. Mencegah depresi

Jagung mengandung magnesium yang dapat menjaga kesehatan dan fungsi otak, sekaligus menjaga suasana hati. Kadar magnesium yang rendah disebut dapat meningkatkan risiko terkena depresi. Oleh karena itu, konsumsi jagung secara rutin dapat meningkatkan kadar magnesium dalam tubuh untuk mengurangi risiko depresi.

5. Mengendalikan tekanan darah

Kandungan mineral kalium dan magnesium serta antioksidan pada jagung juga baik untuk membantu mengontrol tekanan darah. Oleh sebab itu, mengonsumsi jagung secara rutin dapat memberi manfaat mencegah penyakit darah tinggi. Namun, jagung sebaiknya tidak ditambah garam berlebih, karena berpotensi meningkatkan tekanan darah.

6. Menangkal radikal bebas

Jagung mengandung banyak antioksidan dan vitamin C yang baik untuk menjaga tubuh tetap sehat. Antioksidan diketahui baik untuk menangkal efek radikal bebas yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit, serta penuaan dini.

Untuk mendapatkan manfaat jagung di atas, pilihlah jagung dengan kondisi baik dan cuci jagung hingga benar-benar bersih sebelum mengonsumsinya. Setelah dicuci, jagung dapat dimasak dengan cara direbus, dipanggang, atau dikukus hingga matang.

7. Baik untuk kesehatan jantung

Miliki jantung yang sehat hingga usia tua merupakan impian bagi banyak orang. Pasalnya, penyakit jantung merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya untuk mengandalkan manfaat jagung rebus untuk menjaga kesehatan jantung Anda.

Jagung rebus mengandung vitamin C, karotenoid, dan bioflavonoid. Kandungan ini sangat baik mengontrol jumlah kolesterol di dalam darah, sehingga masalah kardiovaskuler lebih terkontrol.

Vitamin C pada jagung juga dapat membantu menurunkan asam amino di pembuluh darah. Asam amino yang tinggi bisa berisiko menimbulkan masalah pada pembuluh darah, serta masalah terkait jantung.

8. Kaya antioksidan

Manfaat jagung untuk kesehatan berikutnya, dapat menjadi sumber antioksidan. Jumlah antioksidan dalam jagung dikenal lebih tinggi daripada biji-bijian lain.

Selain itu, kandungan lutein yang merupakan salah satu jenis antioksidan dalam jagung, dapat melindungi mata dari kerusakan sel. Ada juga zeaxanthin yang merupakan karotenoid paling umum ditemukan pada tumbuhan, mafaatnya mampu meningkatan kesehatan mata.

9. Mencegah kanker paru-paru

Manfaat jagung berikutnya dapat mencegah dari risiko kanker paru-paru, didukung kandungan cryptoxanthin. Kandungan tersebut baik untuk menjaga perkembangan kanker paru mengganas.

Kanker paru merupakan penyebab kematian nomor satu pada laki-laki di Indonesia. Pada penderita kanker paru, sel paru akan tumbuh menjadi abnormal dan cancerous dan tidak terkendali. Umumnya, kanker paru menyerang orang berusia di atas 40 tahun.

Jenis kanker satu ini sering dikaitkan dengan rokok, di mana 85% kasus kanker paru diderita perokok. Walaupun demikian, orang yang tidak merokok juga berisiko terkena kanker paru.

10. Meningkatkan daya ingat

Manfaat jagung untuk kesehatan lainnya, yakni dapat meningkatkan daya ingat. Manfaat tersebut diperoleh dari  kandungan Thiamine dan vitamin B1. Selain meningkatkan kemampuan ingatan, jagung rebus juga mampu mencegah penyakit alzheimer.

Penyakit alzheimer atau pikun, kerap dialami lansia yang menyebabkan sebagian sel-sel di otak sudah tidak berfungsi. Akibatnya, kemampuan otak menurun drastis.

Ibu Hamil
Ibu Hamil (Garon Piceli/pexels)

 

11. Baik untuk ibu hamil

Manfaat jagung rebus yang berikutnya dapat menjadi sumber vitamin B bagi tubuh. Jagung mengandung vitamin B3, B5, B6, dan B9 yang semuanya cocok dikonsumsi anak, orang dewasa, hingga ibu hamil.

Vitamin B3 berfungsi menjaga sistem saraf dan kulit sehat. Vitamin B5 membantu memperoleh energi dari makanan. Vitamin B6 dapat membantu mengatasi morning sickness dan menghasilkan sel darah merah. Tak hanya vitamin, jagung rebus juga kaya akan asam folat yang bermanfaat bagi tumbuh kembang janin.

12. Jadi sumber energi

Jagung dapat dijadikan makanan pokok pengganti nasi. Tanaman ini menjadi sumber karbohidrat yang dapat diubah menjadi energi. Mengonsumsi jagung dapat menambah stamina, serta melancarkan metabolisme.. Ada sekitar 50% kalori yang dibutuhkan oleh tubuh dan bisa didapat dengan mengonsumsi makanan berkarbohidrat seperti jagung.

Olahan Jagung

Jagung tak hanya dapat dimakan utuh, melainkan juga dapat diolah menjadi minyak jagung dan popcorn. Meski diolah, kandungan pada jagung tidak akan hilang, selama pengolahannya benar.

1. Minyak jagung

Kandungan lemak jagung hanya berkisar antara 5-6%, yang menjadikannya makanan ini rendah lemak. Namun, benih jagung, atau jagung yang telah dipisah dari tongkolnya, kaya akan lemak dan digunakan untuk membuat minyak jagung, serta dapat dijadikan minyak untuk memasak.

Minyak jagung olahan terdiri dari asam linoleat, asam lemak tak jenuh ganda, sedangkan sisanya adalah lemak jenuh tak jenuh tunggal. Hasil olahan ini juga mengandung vitamin E , ubiquinone (Q10), dan pitosterol, sehingga berpotensi efektif menurunkan kadar kolesterol.

2. Popcorn

Camilan populer ini menawarkan beberapa vitamin dan mineral, diantaranya:

  • Mangan merupakan bagian dari enzim antioksidan yang berfungsi melindung tubuh dari radikal bebas berlebih. Kandungan mangan cukup tinggi pada biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran.
  • Fosfor bisa ditemukan dalam jumlah yang layak pada popcorn dan jagung manis. Fosfor adalah mineral penting yang dapat memelihara jaringan tubuh.
  • Magnesium dapat menghindarkan Anda dari risiko penyakit kronis, seperti penyakit jantung.
  • Zinc merupakan elemen yang memiliki banyak fungsi penting dalam tubuh.
  • Tembaga kerap diandalkan saat diet. Kekurangan asupan tembaga berrisiko meningkatkan penyakit jantung.

3. Jagung manis

Jagung manis mengandung banyak vitamin, di antaranya:

  • Asam pantotenat alias vitamin B5, hampir sering ditemukan pada semua makanan, termasuk jagung.
  • Folat atau yang juga dikenal sebagai vitamin B9 atau asam folat merupakan nutrisi penting selama kehamilan.
  • Vitamin B6 dapat mendukung berbagai fungsi dalam tubuh Anda.
  • Niasin juga disebut vitamin B3. Memasak jagung dengan jeruk nipis dapat membuat nutrisi ini lebih tersedia untuk diserap.
  • Potasium merupakan nutrisi penting yang berfungsi mengontrol tekanan darah dan dapat meningkatkan kesehatan jantung.

Bahaya jagung

Meski memiliki manfaat bagi kesehatan, jagung sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan, terutama bagi penderita diabetes. Pasalnya, jagung mengandung kadar gula cukup tinggi, sehingga dapat meningkatkan kadar gula darah. Namun, selama dikonsumsi secara bijak, jagung masih baik dikonsumsi penderita diabetes.

Jagung juga memiliki antinutrisi, yaitu zat pada bahan makanan yang mengganggu proses penyerapan zat gizi dalam tubuh. Dengan merendam jagung, Anda dapat menghilangkan zat tersebut.

Seringkali jagung terkontaminasi jamur yang mengeluarkan racun yang disebut mikotoksin. Jika mengonsumsi jagung terlalu banyak, dapat meningkatkan risiko terkena kanker tertentu, masalah hati, masalah paru-paru dan melambatnya sistem kekebalan tubuh.

Editor: Intan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait