Mengulas Rumus Ranking Excel untuk Tentukan Peringkat

Image title
20 Desember 2022, 17:05
Rumus ranking Excel.
pexels
Ilustrasi dokumen Excel.

Salah satu fitur yang dapat digunakan pada spreadsheet Excel adalah operasi perhitungan. Selain itu, juga terdapat banyak fungsi yang mampu mengelola data, khususnya yang berbasis angka.

Mulai dari penjumlahan, perkalian, pembagian, mengurutkan, mengelompokkan, hingga menghitung rata-rata. Tak sampai di situ, Excel juga menyediakan fungsi logika.

Kali ini, Katadata.co.id akan membahas tentang rumus ranking Excel. Fungsi tersebut digunakan untuk mengurutkan atau pemeringkatan berdasarkan indikator atau kriteria tertentu. Berhasil dirangkum dari situs Kelas Excel, berikut ini adalah pembahasannya.

Rumus Ranking Excel

=RANK(Sel; Referensi; [order])

Keterangan:
Sel: berisi angka atau nilai yang akan menjadi indikator dalam menentukan peringkat
Referensi: kumpulan nilai yang terdiri atas angka dan berbentuk array. Referensi ini juga menjadi acuan dalam penentuan peringkat.
[order]: angka 0 atau 1 sebagai acuan dalam mengurutkan daftar nilai. Diketahui jika nilai 0 atau dikosongkan, daftar nilai akan diurutkan secara menurun (descending). Sedangkan jika nilainya adalah 1, maka daftar nilai akan urut secara naik (ascending).

Contoh:
=RANK(A2;$A$2:$A$11:0)
Contoh di atas merupakan penentuan peringkat yang diurutkan secara descending atau menurun.
Rumus RANK.EQ Excel

Tidak ada yang berbeda dari sebelumnya, fungsi atau rumus ini akan menghasilkan peringkat seperti formula sebelumnya. Dijelaskan bahwa RANK.EQ dapat digunakan sebagai pengganti rumus Rank biasa.
=RANK.EQ(Sel; Referensi; [order])

Keterangan:

Sel: berisi angka atau nilai yang akan menjadi indikator dalam menentukan peringkat
Referensi: kumpulan nilai yang terdiri atas angka dan berbentuk array. Referensi ini juga menjadi acuan dalam penentuan peringkat
[order]: angka 0 atau 1 sebagai acuan dalam mengurutkan daftar nilai. Diketahui jika nilai 0 atau dikosongkan, daftar nilai akan diurutkan secara menurun (descending). Sedangkan jika nilainya adalah 1, maka daftar nilai akan urut secara naik (ascending).

Contoh:
=RANK.EQ(A2;$A$2:$A$11;0)
Rumus Rank AVG
Berbeda dari sebelumnya, fungsi ini akan menghasilkan peringkat yang sama apabila ada nilai yang sama. Berikut ini adalah fungsinya.
=RANK.AVG(Sel; Referensi; [order])

Keterangan:
Sel: berisi angka atau nilai yang akan menjadi indikator dalam menentukan peringkat
Referensi: kumpulan nilai yang terdiri atas angka dan berbentuk array. Referensi ini juga menjadi acuan dalam penentuan peringkat
[order]: angka 0 atau 1 sebagai acuan dalam mengurutkan daftar nilai. Diketahui jika nilai 0 atau dikosongkan, daftar nilai akan diurutkan secara menurun (descending). Sedangkan jika nilainya adalah 1, maka daftar nilai akan urut secara naik (ascending).

Contoh:
=RANK.AVG(A1;$A$2:$D$11:0)

Itulah tiga macam rumus ranking Excel yang bisa digunakan dalam menentukan pemeringkatan. Perlu diketahui bahwa argumen yang digunakan pada ketiga jenis rumus tersebut sifatnya sama.

Fungsi Logika pada Excel dan Rumusnya

Berbeda dari sebelumnya, yang akan dibahas kali ini adalah fungsi logika. Adapun yang termasuk di dalamnya adalah rumus IF, AND, dan OR.

Adapun operator logika yang biasa digunakan pada rumus-rumus tersebut, yaitu:
= : Sama dengan
< >: Tidak sama dengan
< : Lebih kecil
> : Lebih besar
<= : Lebih kecil sama dengan
>= : Lebih besar sama dengan

Rumus IF

Rumus ini digunakan untuk menguji isi sel berdasarkan indikator yang berupa kriteria tertentu. Kriteria tersebut akan diberikan nilai atau tidak dan akan diberikan nilai yang sama.
=IF(logical test; value IF true: value IF false)

Rumus MULTI IF

Rumus ini berguna untuk menguji dengan IF lebih dari satu.
=IF(logical test; [value IF true]: [value IF false])

Rumus AND

Rumus ini berfungsi untuk menghasilkan nilai TRUE apabila argumen yang diuji semua benar, dan menghasilkan nilai FALSE apabila ada satu atau lebih dari argumen yang bernilai salah.
=IF(AND(Sel>Nilai/Angka; Sel> Nilai/Angka);”Kriteria 1”; “Kriteria 2”)

Rumus OR

Hampir serupa dengan AND, rumus ini digunakan agar fungsi IF dalam memiliki beberapa kriteria sehingga dapat dikombinasikan dengan fungsi OR.
=OR(logical 1; logical 2; …)
=IF(OR(logical 1; logical 2; …); Nilai_IF_TRUE, Nilai_IF_FALSE)

Fungsi-fungsi Excel Paling Populer

Pada kesempatan ini, kami juga akan menguraikan sepuluh fungsi terpopuler di Excel yang umum digunakan. Perlu diketahui juga bahwa fungsi juga bisa disebut sebagai rumus. Anda bisa menelusuri bagian ‘Formula’ yang banyak memuat tugas-tugas tertentu. Mulai dari menjumlah, mengali, membagi, menghitung persentase hingga mengurutkan, berikut ini adalah penjelasannya yang berhasil dirangkum dari situs Microsoft.

1. Fungsi SUM: untuk menambahkan nilai di dalam sel
2. Fungsi IF: untuk mengembalikan satu nilai jika kondisi benar dan nilai lain jika kondisi salah
3. Fungsi LOOKUP: berguna ketika ingin mencari di dalam satu baris atau satu kolom dan menemukan nilai dari posisi yang sama dalam baris atau kolom kedua
4. Fungsi VLOOKUP: untuk menemukan berbagai hal dalam tabel atau rentang baris.
5. Fungsi MATCH: untuk mencari item dalam rentang sel, lalu kembalikan posisi relatif item tersebut dalam rentang
6. Fungsi CHOOSE: untuk memilih satu dari maksimum 254 nilai berdasarkan jumlah indeks
7. Fungsi DATE: untuk mengembalikan seri berurutan angka yang menyatakan tanggal tertentu
8. Fungsi DAYS: untuk mengembalikan jumlah hari antara dua tanggal
9. Fungsi FIND dan FINDB: untuk mengembalikan nomor posisi mulai string teks pertama dari karakter pertama string teks kedua
10. Fungsi INDEX: untuk mengembalikan nilai atau referensi ke sebuah nilai dari dalam tabel atau rentang.

 

Editor: Intan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait