Ekonomi Inklusif untuk Pemerataan Kesejahteraan

T20 menyatakan pentingnya ekonomi inklusif yang berfokus pada masyarakat untuk mewujudkan pemerataan kesejahteraan.
Hanna Farah Vania
14 November 2022, 01:27

Untuk mendukung pemulihan perekonomian dunia, T20 yang merupakan bagian dari engagement group G20 menawarkan sejumlah rekomendasi. Di antaranya, menerapkan ekonomi inklusif dan berfokus pada masyarakat untuk pemerataan kesejahteraan, serta mampu menghadapi dinamika masa depan yang tidak menentu.

Berdasarkan rekomendasi tersebut, T20 memberikan tiga strategi utama untuk mewujudkannya. Pertama, mengembangkan perlindungan sosial yang tanggap guncangan, serta memastikan komitmen pemerintah untuk mendukung pendanaan. Selain itu, melalui pemanfaatan sistem digital untuk inklusi keuangan dan meningkatkan jaring pengaman atau safety net keuangan global untuk memitigasi guncangan di masa depan.

Kedua, mendorong percepatan dan inklusivitas pembelajaran. Caranya dengan mempersiapkan sistem pendidikan yang tangguh hingga berinvestasi pada keterampilan untuk menghasilkan transisi demografis.

Terakhir, menyesuaikan indikator kemakmuran yang tidak hanya dihitung dari Produk Domestik Bruto. Caranya dengan mengintegrasikan kerangka kesejahteraan ke dalam desain kebijakan.

T20 atau Think20 berisikan kumpulan think tank serta lembaga peneliti yang berasal dari negara anggota G20. T20 berperan memberikan rekomendasi berbasis ilmu pengetahuan kepada para pemimpin dunia di pertemuan G20.

Dalam rangka mendukung kampanye penyelenggaraan G20 di Indonesia, Katadata menyajikan beragam konten informatif terkait berbagai aktivitas dan agenda G20 hingga berpuncak pada KTT G20 November 2022 nanti. Simak rangkaian lengkapnya di sini.

Think 20 (T20) merupakan forum kerja sama lembaga think tank dan penelitian dari seluruh negara anggota G20. Forum ini bertujuan memberi rekomendasi kebijakan berbasis penelitian untuk menjadi pertimbangan para pemimpin negara anggota G20 yang dituangkan dalam T20 Communique.

Unduh T20 Communique Handbook di sini.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.