Netflix Ditaksir Meraup Rp 12,47 Triliun dari Serial Squid Game

Sejak Squid Game dirilis pada September lalu, harga saham Netflix melonjak hampir 7%.
Image title
Oleh Lavinda
17 Oktober 2021, 14:00
Netflix, Squid Game, Film, Korea Selatan
imdb.com
Salah satu adegan dalam serial Netflix terbaik berjudul Squid Game (2021)

Netflix, Layanan streaming digital berbasis langganan, memperkirakan serial megahit terbarunya, Squid Game, akan menghasilkan keuntungan mencapai US$ 891,1 juta atau atau setara Rp 12,47 triliun (asumsi kurs Rp 14.003/US$) bagi perusahaan.

Squid Game merupakan serial tentang permainan menegangkan ala Korea Selatan bagi orang-orang yang berutang untuk memperebutkan hadiah uang tunai. Serial ini menonjol karena popularitasnya, dan biayanya yang relatif rendah.

Dilansir dari Bloomberg, berdasarkan metrik yang digunakan Netflix untuk menilai kinerja dari tontonan per individu, Squid Game menghasilkan nilai dampak mencapai US$ 891,1 juta.

Padahal, Squid Game hanya menghabiskan biaya US$ 21,4 juta untuk total produksi untuk musim pertama, atau sekitar US$ 2,4 juta per episode.

Netflix berbeda dari studio film dan jaringan televisi yang umumnya menghasilkan penjualan berdasarkan judul tertentu. Netflix menggunakan katalog dan ritme rilis baru yang stabil untuk menarik pelanggan setiap pekan.

Perusahaan memiliki banyak data tentang film atau serial yang ditonton pelanggannya. Data itu digunakan perusahaan untuk menentukan nilai yang diperoleh dari program individual.

Dokumen yang merinci metrik kinerja Netflix untuk setiap pertunjukan itu mencerminkan kesuksesan Squid Game bagi perusahaan.

Netflix telah merilis metrik penonton yang dipilih sendiri untuk beberapa acara TV dan film, tetapi tidak membagikan rincian metrik untuk pers, investor, atau bahkan pembuat program.

Dalam surat tertulis kepada Bloomberg, Pengacara yang mewakili Netflix mengatakan Bloomberg tidak seharusnya mengungkapkan data rahasia yang terkandung dalam dokumen tersebut.

"Netflix tidak membahas metrik ini di luar perusahaan dan mengambil langkah signifikan untuk melindunginya dari pengungkapan," kata pengacara yang mewakili Netflix dikutip dari Bloomberg, Minggu (17/10).

Beberapa angka cukup jelas, dan mencerminkan data yang telah dilaporkan Netflix dan layanan lainnya. Sekitar 132 juta orang telah menonton Squid Game setidaknya selama dua menit dalam 23 hari pertama pertunjukan. Angka ini memecahkan rekor serial Bridgerton yang ditonton 111 juta orang.

Netflix memperkirakan 89% orang memulai menonton Squid Game setidaknya selama 75 menit atau lebih dari satu episode. Sebanyak 66% pemirsa atau 87 juta orang telah menyelesaikan seri yang diproduksi oleh Siren Pictures ini pada 23 hari pertama.

Jumlah penonton tersebut berpotensi menjadi sentimen positif bagi investor, setelah pada semester I 2021 ini, Netflix mengalami perlambatan pertumbuhan pelanggan dibanding sejak 2013 lalu. Kala itu, saham Netflix juga terus menurun sepanjang tahun, mengikuti gerak pasar di bursa saham Amerika Serikat.

Namun, sejak Squid Game dirilis pada September lalu, harga saham Netflix melonjak hampir 7%, dengan nilai kapitalisasi US$ 278,1 miliar. Mengamati hal itu, investor berharap kinerja keuangan Netflix akan terangkat pada kuartal III dan kuartal IV 2021.

“Kami pikir Netflix telah menemukan strategi yang masuk akal dan menguntungkan dengan upaya internasionalisasi kontennya. Squid Game merupakan contoh sempurna," ujar Analis Wedbush Securities Michael Pachter dalam riset tertulisnya, Kamis (14/10).

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait