MD Pictures Umumkan Tencent Jadi Investor Baru, Sahamnya Meroket 15,8%

Pemegang saham yang baru masuk pada 19 Oktober 2021 adalah Morgan Stanley and Co Intl Plc - IPB Client Account yang memiliki 1,49 miliar saham MD Pictures atau setara 15,69%.
Image title
22 Oktober 2021, 10:27
MD Pictures, Tencent, Akuisisi, Saham
KATADATA/HARI WIDOWATI
PT MD Pictures Tbk

PT MD Pictures Tbk (FILM) kedatangan investor baru kelas kakap asal Tiongkok, Tencent Holdings Ltd, melalui pembelian saham produsen konten film tersebut. Sesaat setelah pengumuman tersebut, harga saham MD Pictures melonjak 15,81% ke level Rp 498 pada perdagangan Jumat (22/10) pukul 09.00 WIB.

Hingga berita ini ditulis, penguatan saham MD Pictures mulai terbatas. Secara total saham ini diperdagangkan sebanyak 7.560 kali dengan volume 73,64 juta unit. Nilai total transaksinya Rp 35,13 miliar.

Masuknya Tencent sebagai pemegang saham minoritas, diumumkan langsung oleh pendiri sekaligus CEO MD Pictures Manoj Punjabi. “Kami antusias menyambut Tencent sebagai investor baru di MD Pictures,” katanya melalui keterbukaan informasi yang dikutip Jumat (22/10).

Ia mengatakan, investasi ini menunjukkan Tencent memiliki pandangan positif atas industri konten di Indonesia. Selain itu, Manoj menilai Tencent punya keyakinan kuat terhadap kepemimpinan pasar dan potensi pertumbuhan MD Pictures.

“Investasi ini mencerminkan komitmen berkelanjutan Tencent sebagai perusahaan teknologi yang mutakhir untuk mengembangkan industri konten secara global,” kata Manoj.

Meski mengumumkan pemegang saham baru, Manoj tidak menjelaskan secara detail jumlah dan nilai kepemilikan saham Tencent di MD Pictures, serta waktu transaksinya dilakukan. Hal yang pasti, Manoj baru saja menjual saham MD Pictures yang dimilikinya.

Manoj Punjabi menjual 1,39 miliar unit saham MD Pictures pada perdagangan 15 Oktober 2021. Pemilik yang juga Direktur Utama MD Picture tersebut mengantongi Rp 695,47 miliar dari hasil penjualan saham tersebut.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan perusahaan, penjualan 1,39 miliar unit di harga Rp 500 per saham. Manoj yang sebelumnya memiliki 2,23 miliar unit saham atau setara 23,48%, sekarang hanya memiliki 842,41 miliar unit saham atau setara 8,86%.

Penjualan yang dilakukan Manoj tersebut berada di atas harga saham di pasar reguler pada 15 Oktober. Kala itu, harga saham MD Picture ditutup turun 4,67% menjadi Rp 408 per saham. Nilai transaksi perdagangan saham MD Pictures hari itu mencapai Rp 19,19 miliar.

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) terkait kepemilikan saham di atas 5% per 19 Oktober 2021, ada empat pihak yang menjadi pemegangs saham MD Pictures di atas 5%.

PT MD Global Investments punya 3,23 miliar unit saham MD Pictures atau setara 33,97%. Lalu, PT Global Media memiliki 2,74 miliar saham yang setara dengan kepemilikan 28,91%. Lalu, Bank of Singapore Limited yang punya 495,22 miliar saham atau setara 5,21%.

Pemegang saham yang baru masuk pada 19 Oktober 2021 adalah Morgan Stanley and Co Intl Plc - IPB Client Account yang punya 1,49 miliar saham MD Pictures atau setara 15,69%. Sebelumnya Morgan Stanley belum memiliki saham di MD Pictures.

Tencent dikenal doyan melakukan investasi pada perusahaan rinitisan (startup). Tidak sedikit yang punya valuasi di atas US$ 1 miliar atau biasa disebut unicorn. Tencent termasuk dalam lima besar perusahaan yang punya banyak unicorn dalam protoflionya, yaitu 50 per triwulan II-2021.

Tencent pun kian memperbesar portofolio investasinya ke luar negeri, hingga tujuh kali lipat sejauh tahun berjalan 2021, berdasarkan data Refinitif. Ini dilakukan di saat Tiongkok menekan sejumlah raksasa teknologi, termasuk Alibaba dan Tencent.

Berdasarkan data Refinitif, Tencent mencatatkan rekor investasi luar negeri terbanyak di Eropa yakni 16 kesepakatan. Secara keseluruhan, pengembang gim PUBG ini menandatangani 36 kesepakatan investasi di luar negeri tahun ini. Tahun lalu hanya empat. Sedangkan pada 2019 ada tiga kesepakatan.

Sebagian besar kesepakatan investasi Tencent di Eropa yang di sektor gim. Selain Eropa, Tencent berpartisipasi dalam sejumlah putaran pendanaan startup di Singapura, India, Jepang, Korea Selatan, dan Australia pada paruh pertama.

Pendapatan Tencent dari lini bisnis game online di pasar internasional juga tumbuh lebih cepat daripada di domestik. Bagian ini menyumbang 25% dari keseluruhan pendapatan gim.

Reporter: Ihya Ulum Aldin
Editor: Lavinda
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait