Usai Merugi, Blue Bird Berbalik Kantongi Laba Rp 146 Miliar Semester I

Pendapatan terbesar Blue Bird disokong dari kendaraan taksi sebesar Rp 1,21 triliun atau tumbuh 50,47% dari Rp 805,97 miliar dari periode sebelumnya.
Image title
1 Agustus 2022, 18:03
Blue Bird
Muhammad Zaenuddin|Katadata
Mobil taksi listrik Bluebird (e-Taxi) melintas di bengkel perawatan mobil taksi di Kantor Pusat Bluebird Group, Mampang Prapatan, Jakarta, Rabu (13/7).

PT Blue Bird Tbk membukukan laba bersih yang moncer sebesar Rp 146,18 miliar pada semester I tahun 2022. Sebelumnya, perseroan mengalami rugi sejumlah 30,13 miliar. 

Bersamaan dengan pertumbuhan laba, perseroan juga mencatat pendapatan bersih Rp 1,54 triliun atau tumbuh 48,05% dari semester sebelumnya yakni Rp 1,04 triliun. 

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, pendapatan terbesar emiten bersandi BLUE ini disokong dari kendaraan taksi sebesar Rp 1,21 triliun atau tumbuh 50,47% dari Rp 805,97 miliar dari periode sebelumnya. Selain itu, sewa kendaraan memberikan kontribusi bagi pendapatan perseroan sebesar Rp 367,91 miliar atau tumbuh 45,07% dari periode sebelumnya Rp 253,59 miliar. 

Selain itu, pendapatan dikontribusi oleh komisi lelang yang bertumbuh 7,75% atau senilai Rp 9,02 miliar dari periode sebelumnya yakni Rp 9,78 miliar. 

Advertisement

Seiring dengan pertumbuhan pendapatan, perseroan juga catat beban langsung dengan total Rp 1,10 triliun atau naik 32,37% dari periode sebelumnya Rp 836,90 miliar. Lalu total beban usaha perseroan mencatat sejumlah Rp 286,40 atau naik 9,15% dari tahun sebelumnya yaitu Rp 262,38 miliar.

Kemudian, perusahaan mencatat senilai Rp 6,71 triliun untuk total aset atau naik 1,77% dari Rp 6,59 triliun. Total aset perusahaan didapat dari aset lancar senilai Rp 1,52 triliun atau naik 11,46% dari periode sebelumnya yakni Rp 1,36 triliun. Namun, untuk aset tidak lancar senilai Rp 5,19 triliun atau turun 0,75% dari Rp 5,23 triliun. 

Blue Bird juga membukukan total liabilitas sebanyak Rp 1,57 triliun atau naik 8,26% dari periode sebelumnya senilai Rp 1,45 triliun 

Terakhir, perseroan mencatat total ekuitas sebanyak Rp 5,15 triliun atau turun 0,05% dari semester sebelumnya yakni Rp 5,14 triliun.

PT Blue Bird Tbk (BIRD) merupakan perseroan yang bergerak di bidang transportasi berupa taksi. Perseroan yang berindentik warna biru ini, didirikan tanggal 29 Maret 2001.

Sebelum memakai nama Blue Bird, taksi menggunakan nama Chandra Taxi yang dimulai pada tahun 1965. Pengoperasian taxi pada saat itu belum menggunakan agro. selain taxi, perseroan juga menyediakan peti kemas, alat berat, hingga logistik. 

Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail
Editor: Lavinda
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait