Omzet Sewa Properti Moncer, Laba Pakuwon Jati Naik 62% Jadi Rp 753 M

Berdasarkan laporan keuangan PT Pakuwon Jati Tbk, keuntungan bersumber dari pendapatan sebesar Rp 2,75 triliun atau tumbuh 11,84% dari periode sebelumnya, yakni Rp 2,45 triliun.
Patricia Yashinta Desy Abigail
12 Agustus 2022, 14:56
Pakuwon Jati
ANTARA FOTO/Reno Esnir
Karyawan berjalan di dekat layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (13/12/2019).

PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) membukukan laba bersih Rp 753,50 miliar pada semester I 2022, atau naik 62,17% dari raihan laba bersih pada periode yang sama tahun sebelumnya Rp 464,63 miliar. 

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, keuntungan bersumber dari pendapatan sebesar Rp 2,75 triliun atau tumbuh 11,84% dari periode sebelumnya, yakni Rp 2,45 triliun. 

Pendapatan terbesar emiten berkode saham PWON berasal dari pendapatan sewa ruangan sebesar Rp 719,86 miliar atau naik 30,83% dari tahun sebelumnya Rp 550,18 miliar.  Selain itu, pendapatan dari kondominium dan kantor Rp 717,22 miliar atau turun 6,88% dari sebelumnya Rp 770,27 miliar. 

INDIKATORSemester I 2022Semester I 2021Perubahan
PendapatanRp 2,75 triliunRp 2,45 triliun 11,84%
Laba BesihRp 753,50 miliarRp 464,63 miliar 62,17%
AsetRp 29,72 triliunRp 28,86 triliun 2,96%
LiabilitisRp 9,683 triliunRp 9,687 triliun - 0,04%
EkuitasRp 20,03 triliunRp 19,17 triliun 4,48% 

 

Advertisement

Bersamaan dengan perolehan pendapatan, perseroan juga mencatatkan beban pokok pendapatan di semester I yakni Rp 1.33 triliun atau naik 3,49% dari periode sebelumnya Rp 1.28 triliun.

Untuk beban penjualan, perseroan membukukan sebanyak Rp 92,79 miliar atau naik 17,09% dari tahun sebelum yakni Rp 79,25 miliar.

Selain itu, liabilitas perseroan tercatat Rp 9,683 triliun pada semester I atau turun 0,04% dari sebelumnya Rp 9,687 triliun. Sedangkan untuk ekuitas, perseroan mencatatkan Rp 20,03 triliun atau naik 4,48% dari jumlah periode sebelumnya Rp 19,17 triliun. 

Selanjutnya, Pakuwon Jati mencatat aset yakni Rp 29,72 triliun atau naik 2,96% dibandingkan total aset sebelumnya yakni Rp 28,86 triliun.

PT Pakuwon Jati  berdiri pada tahun 1982. Perseroan terdaftar di bursa efek Jakarta dan Surabaya sejak 1988. Pakuwon Jati merupakan perusahaan pengembang properti, mengelola pusat perbelanjaan komersial, perkantoran dan hotel. Selain itu Pakuwon Jati mengembangkan perkantoran dan kondominium strata-tittle dan pengembangan residensial berskala kota mandiri (township) untuk dijual.

Adapun, portofolio perseroan saat ini di antaranya, Superblok Gandaria City, Blok M Plaza, Superblok Tunjungan City, Royal Plaza, Grand Pakuwon township, Hartono Mall Yogyakarta dan Hartono Mall Solo. 

Selain itu, Pakuwon Jati merupakan perintis konsep Superblock di Indonesia, pengembangan terintegrasi berskala besar antara retail shopping mall, perkantoran, condominium dan hotel.

Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail
Editor: Lavinda
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait