Menkeu Purbaya membuka kemungkinan untuk menurunkan tarif PPN demi mendukung daya beli masyarakat dan menyesuaikan dengan kondisi perekonomian serta penerimaan negara.
Di semester pertama 2025, PT Bukit Asam mencatatkan laba bersih turun 59% menjadi Rp 833,04 miliar meski pendapatan tumbuh 4,12% mencapai Rp 20,45 triliun.
Di semester pertama 2025, PT Pertamina Geothermal Energy mencatat penurunan laba bersih 28,37%, menjadi sekitar Rp 1,11 triliun, meski pendapatannya naik sedikit.
Menkeu Sri Mulyani menyampaikan bahwa jumlah SDM Kemenkeu turun hampir 1.000 orang tapi kinerja dan pengelolaan APBN justru meningkat, berkat dukungan teknologi digital.
Pendapatan per kapita Kepri mencapai US$ 10.174, melampaui rata-rata nasional dan setara dengan negara seperti Brasil, menandakan ekonomi Kepri yang produktif dan berorientasi industri.
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 36,6 triliun turun 2% pada kuartal pertama 2025 dari perolehan Rp 37,4 triliun selama periode yang sama pada 2024.
Pertamina menetapkan target pendapatan tahun 2025 menjadi US$ 13,71 miliar, meningkat 7,19% dari 2024, meski dihadapkan pada tantangan harga minyak yang rendah.
Pertamina mencatat peningkatan pendapatan sebesar 15% dari tahun 2021 hingga 2023, mencapai puncak di US$ 84,9 miliar pada 2022, dipicu oleh harga minyak tinggi dan pertumbuhan sub-holding.
Survei Katadata Insight Center menunjukkan, kelas menengah memiliki keterbatasan untuk menabung dan berinvestasi karena mayoritas pendapatannya habis untuk kebutuhan pokok dan membayar cicilan.
Microsoft melaporkan keuntungan signifikan dari divisi kecerdasan buatannya, dengan pendapatan tahunan naik 175% menjadi US$ 13 miliar, menurut CEO Satya Nadella.
Sociolla mencatat peningkatan pendapatan 50% year on year dan mencapai profit pada kuartal pertama 2024, tetap optimis meski banyak brand lokal menutup operasi.