Negara dengan Durasi Puasa Ramadan Terpendek, Finlandia Kurang dari 12 Jam

Destiara Anggita Putri
23 Februari 2026, 14:29
Negara dengan Durasi Puasa Ramadan Terpendek
Freepik
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Di bulan suci Ramadan, durasi puasa antarnegara kembali menarik perhatian.  Hal ini dikarenakan faktor letak geografis dan panjang waktu siang sangat mempengaruhi lamanya umat Islam menjalankan ibadah puasa, yang dimulai dari fajar hingga matahari terbenam.

Pada bulan puasa tahun 2026 ini, sejumlah negara tercatat memiliki durasi puasa tercepat atau terpendek di dunia, dengan waktu siang yang relatif lebih singkat dibanding wilayah lain.

Hal ini bisa terjadi dikarenakan adanya perbedaan waktu terbit dan terbenamnya matahari yang membuat sebagian wilayah menjalani puasa lebih singkat dibandingkan lainnya. 

Secara umum, negara-negara di kawasan Asia dan Timur Tengah memiliki waktu puasa yang lebih moderat. Di Arab Saudi, durasi puasa tercatat sekitar 12 jam 42 menit. Sementara di Jepang dan Turki, rata-rata waktu puasa sekitar 12 jam.

Lantas, apa saja daftar negara dengan durasi puasa Ramadan terpendek? Berikut di bawah ini informasinya.

Jadwal Puasa Ramadan 2026
Negara dengan Durasi Puasa Ramadan Terpendek  (Unsplash)

Negara dengan Durasi Puasa Ramadan Terpendek 

Melansir dari unggahan Instagram Seasia.stats, berikut beberapa negara dengan durasi puasa terpendek tahun ini:

  • Finlandia – 11 jam 53 menit
  • Rusia – 12 jam
  • Britania Raya – 12 jam 8 menit
  • Spanyol – 12 jam 23 menit
  • Turki – 12 jam 23 menit
  • Amerika Serikat – 12 jam 25 menit
  • Jepang – 12 jam 30 menit
  • Pakistan – 12 jam 30 menit
  • Arab Saudi – 12 jam 42 menit
  • Kenya – 13 jam 19 menit

Sementara itu, Selandia Baru memiliki durasi 14 jam 50 menit, Afrika Selatan dengan 14 jam 13 menit, dan Brasil mencatat 13 jam 47 menit.

Negara-negara tersebut mengalami waktu siang yang lebih lama, sehingga puasa di negara tersebut berlangsung dari fajar hingga matahari terbenam dalam waktu lebih lama. 

Mengapa Durasi Puasa Berbeda-beda?

Perbedaan durasi puasa disebabkan oleh posisi suatu negara terhadap garis khatulistiwa dan pergerakan matahari. Negara yang berada di wilayah lintang tinggi cenderung memiliki variasi panjang siang dan malam yang lebih ekstrem, terutama saat pergantian musim.

Sebaliknya, negara yang berada di sekitar garis khatulistiwa memiliki durasi siang dan malam yang relatif stabil sepanjang tahun.

Bagaimana Durasi Puasa di Indonesia?

Di kawasan Asia Tenggara, durasi puasa cenderung lebih seimbang dan tidak terlalu ekstrem. Di Indonesia, waktu puasa Ramadan 2026 rata-rata mencapai 13 jam 28 menit.

Berdasarkan data dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya memiliki durasi puasa sekitar 13 jam. Sementara di wilayah timur Indonesia, seperti Papua, waktu puasa bisa sedikit lebih pendek.

Hal ini dikarenakan Indonesia berada di sekitar garis khatulistiwa, sehingga panjang siang dan malam tidak mengalami perbedaan drastis sepanjang tahun.

Demikian informasi mengenai negara dengan durasi puasa Ramadan terpendek beserta informasi lainnya yang penting diketahui.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan