Begini Jurus Atasi Flek Hitam Pada Wajah dari PAFI
Berbicara tentang penampilan, salah satu hal yang mengganggu remaja hingga wanita dewasa adalah flek hitam di wajah. Flek hitam adalah kondisi kulit yang ditandai dengan munculnya bintik-bintik kecil berwarna lebih gelap daripada area kulit sekitarnya.
Flek hitam umumnya disebut sebagai ephelis. Hal ini membuat remaja hingga wanita dewasa tidak percaya diri sehingga membutuhkan pengobatan untuk menghilangkannya.
PAFI dengan alamat website https://pafikabupatenbangka.org adalah salah satu organisasi kesehatan terbesar di Indonesia, yang sangat peduli dengan kesehatan masyarakat. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia berusaha untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggotanya. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa ahli farmasi selalu mengetahui perkembangan terbaru dalam bidang kesehatan, terutama obat-obatan.
Organisasi kesehatan PAFI aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penyebab flek hitam di wajah, serta rekomendasi obat yang bisa dikonsumsi bagi penderitanya.
Apa saja faktor penyebab terjadinya flek hitam di wajah?
Secara umum, flek hitam di wajah sering muncul karena peningkatan produksi melanin di kulit, yang biasanya dipicu oleh paparan sinar matahari atau sinar ultraviolet. Selain itu, faktor genetik dan kondisi kulit tertentu juga dapat mempengaruhi kemunculan flek hitam. Berikut adalah beberapa faktor penyebab timbulnya flek hitam di wajah yang perlu diperhatikan meliputi:
Adanya paparan sinar UV
Sinar ultraviolet (UV) dari matahari adalah penyebab utama munculnya flek hitam. Ketika kulit terpapar sinar UV, tubuh akan merespons dengan meningkatkan produksi melanin sebagai mekanisme perlindungan. Namun, produksi melanin yang berlebihan dapat menyebabkan hiperpigmentasi, yang tampak sebagai flek hitam.
Faktor genetik atau riwayat keluarga
Genetik atau faktor keturunan memainkan peran penting dalam kemunculan flek hitam. Orang dengan riwayat keluarga yang memiliki flek hitam lebih rentan mengalaminya. Hal ini karena gen-gen tertentu dapat mempengaruhi cara tubuh memproduksi melanin dan merespons paparan sinar UV.
Perubahan hormonal
Perubahan hormon, seperti yang terjadi saat menstruasi, kehamilan, atau menopause, dapat memicu produksi melanin yang berlebihan. Kondisi ini sering disebut sebagai melasma atau chloasma. Perubahan hormonal juga dapat menyebabkan hiperpigmentasi yang lebih luas dan tidak hanya berupa flek hitam kecil.
Penggunakan kosmetik yang tidak sesuai
Penggunaan kosmetik yang tidak sesuai dapat memicu produksi melanin dan menyebabkan flek hitam. Beberapa bahan kimia dalam produk kosmetik dapat menyebabkan iritasi kulit dan memperburuk kondisi hiperpigmentasi. Memilih produk kosmetik yang sesuai dengan jenis kulit dan melakukan patch test sebelum menggunakan produk baru dapat membantu mencegah reaksi negatif.
Apa saja obat yang tepat untuk mengobati flek hitam di wajah?
PAFI (Persatuan Ahli Farmasi Indonesia) telah melakukan penelitian lanjut mengenai penyebab flek hitam di wajah. Berikut adalah beberapa jenis obat yang umum digunakan untuk mengurangi gejala flek hitam di wajah serta membantu mengelola kondisi tersebut meliputi:
1. Reviderm
Reviderm adalah obat oles yang mengandung retinoic acid, yang merupakan turunan dari vitamin A. Retinoic acid efektif untuk mengatasi noda hitam pada wajah akibat jerawat dan melasma. Retinoic acid bekerja dengan cara menghambat kerja enzim tyrosinase, yang bertanggung jawab untuk memproduksi pigmen melanin. Selain itu, retinoic acid juga mempercepat pengelupasan sel kulit, sehingga membantu menghilangkan sel-sel kulit yang mengalami hiperpigmentasi.
2. Vitaquin dan melanox
Vitaquin dan melanox mengandung hydroquinone, yang merupakan bahan aktif yang dapat menghambat produksi melanin. Hydroquinone bekerja dengan cara menghambat enzim tyrosinase, sehingga warna kulit menjadi lebih cerah dan merata.
3. Reticor krim
Reticor krim mengandung tretinoin, yang merupakan turunan dari vitamin A. Tretinoin mempengaruhi pertumbuhan sel-sel kulit dan membuat kulit lebih mudah mengelupas. Tretinoin bekerja seperti peeling dan membantu membuka pori-pori kulit yang tersumbat, sehingga dapat mencegah terjadinya flek hitam di wajah. Selain itu, tretinoin juga dapat mengurangi tampilan garis-garis halus dan kerutan.
4. Glutathionic kaplet
Glutathionic kaplet adalah obat sekaligus suplemen yang mengandung glutathione, vitamin C, dan vitamin E, membantu mencerahkan kulit dari dalam. Pastikan untuk berkonsultasi dengan apoteker sebelum mengonsumsi suplemen, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu.
Selain menggunakan obat-obatan, beberapa cara lain untuk mengobati flek hitam adalah lebih banyak minum air putih. Penting untuk selalu berkonsultasi dengan apoteker agar mendapatkan tata cara penggunaan serta dosis obat yang sesuai kebutuhan.
Dapatkan informasi kesehatan serta layanan farmasi gratis dengan mengunjungi pafikabupatenbangka.org melalui smartphone Anda.
