50 Contoh Pantun Agama yang Menyentuh dan Penuh Nasihat Sebagai Pedoman Hidup
Mengutip KBBI, pantun adalah bentuk puisi Indonesia (Melayu), tiap bait (kuplet) biasanya terdiri atas empat baris yang bersajak (a-b-a-b). Pantun biasanya digunakan untuk mengungkapkan gagasan dan emosi yang di dalamnya terdapat seni penyampaian metaforis menggunakan bahasa halus dan sopan.
Pantun sendiri dibagi menjadi beberapa jenis. Salah satunya yaitu pantun agama.
Dikutip dari buku berjudul Buku Pintar Majas, Pantun, dan Puisi karya Ulin Nuha Masruchin, pantun agama adalah jenis pantun yang mengulas tentang dunia keagamaan dan umumnya berisi pesan yang berkaitan dengan dakwah, seruan ibadah, keimanan, ketakwaan, dan lain-lain.
Adapun tujuan dari pantun agama yaitu sebagai ajakan, larangan, dan peringatan bagi manusia.
Jika tertarik dengan jenis pantun ini, berikut ini kumpulan contoh pantun agama yang bisa dibaca.
Contoh Pantun Agama
Berikut ini 50 contoh pantun agama dari berbagai sumber yang bisa dibaca karena penuh dengan nasihat yang cocok dijadikan sebagai pedoman hidup.
1. Jalan-jalan ke Kenya,
Tetap saja makan roti.
Ibadah hanya kepada-Nya,
Niat bersih ikhlas hati.
2. Jalan-jalan ke Kolaka,
Sungguh kelak-kelok jalannya.
Syariat Islam jalan kita,
Hadis Nabi sebagai petunjuknya.
3. Banyak sekali orang kaya,
Selalu mengajar asa.
Jauhkan diri dari riya,
Ibadah ikhlas pada Yang Maha Esa.
4. Di Bali banyak Gapura,
Gapura model lama.
Jangan peduli ucapan manusia,
Asal benar sesuai agama.
5. Pergi ke Malaysia mampir di Kedah,
Kayaknya sih salah arah.
Banyak godaan dalam beribadah,
Tapi jangan pernah menyerah.
6. Pak Kulup anak juragan
Mati diracun muntahkan darah
Hidup di dunia banyak dugaan
Kepada Allah kita berserah.
7. Tante Mayang tetangga jaksa
Membeli bubur dikasih laksa
Tidak sembahyang tidak puasa
Di dalam kubur mendapat siksa.
8. Terang bulan terang cahaya
Cahaya memancar ke Tanjung Jati
Jikalau hendak hidup bahagia
Beramal ibadah sebelum mati.
9. Asam kandis asam gelugur
Ketiga asam si riang-riang
Menangis mayat di pintu kubur
Teringat jasad tidak sembahyang.
10. Masa berada di Pulau Jawa
Rakan diajak pergi menjala
Maha berkuasa jangan dilupa
Kuasa Allah tidak terhingga.
11. Pohon di kebun habis berbuah,
Disambut masak buah rumbiga.
Mohon ampun dosa yang sudah,
Hendak masuk dalam surga.
12. Anak ayam turun sepuluh,
Mati seekor tinggal sembilan.
Bangun pagi sembahyang subuh,
Minta ampun kepada Tuhan.
13. Malam ini malam Jumat,
Malam esok malam Sabtu.
Karena Nabi kasihkan umat,
Islam kita menjadi satu.
14. Malaka berkota batu,
Pasang gereja di atas bukit.
Mengaji Quran biarlah tentu,
Pahala besar bukan sedikit.
15. Ambil galah jolokkan jantung,
Wak Haji duduk menyurat.
Kepada Allah kita bergantung,
Kepada nabi kita bersalawat.
16. Bulan di langit terang bercahaya,
Cahaya memancar ke Tanjung Jati.
Jikalau hendak hidup bahagia,
Beramal ibadahlah sebelum mati.
17. Tanjung Batu, Masjid Walima,
Seri Kembang, Masjid Al-Barokah.
Percayalah rukun islam ada lima,
Jika diamalkan Insyaa Allah berkah.
18. Jalan-jalan ke kota Bangka,
Datang ke sana dengan pak Mamat.
Pintu taubat masih terbuka,
Buat kamu yang ingin selamat.
19. Tanam cabe di siang hari,
Pakai pupuk tak bersisa.
Keburukan orang jangan dicari,
Bila tak ingin mendapat dosa.
20. Ayahku seorang petani,
Punya sawah juga ladang.
Mari belajar Al-Qur’an hari ini,
Agar masa depan lebih cemerlang.
21. Memuliakan orang tua, patuh pada perintahnya
Berbakti dan menghormati mereka dengan segenap jiwa
Allah SWT, Maha Pemberi rahmat pada orang tua
Agama Islam, petunjuk hidup yang penuh keberkahan
22. Menghindari perbuatan hasad dengki
Bersyukur atas rezeki yang diberikan-Nya
Allah SWT, Maha Maha Kaya dan Maha Pemurah
Agama Islam, petunjuk hidup yang penuh kesyukuran
23. Membantu sesama, memberikan sedekah
Menjadi teladan dan memperluas kebaikan
Allah SWT, Maha Menerima sedekah dan amal
Agama Islam, petunjuk hidup yang penuh kebaikan
24. Menebarkan kasih sayang dalam setiap tindakan
Menjaga hubungan dengan sesama manusia
Allah SWT, Maha Mencintai dan Penyayang
Agama Islam, petunjuk hidup yang penuh cinta
25. Berwudhu dan sholat dengan khushu'
Menjaga konsentrasi dan hati yang tunduk
Allah SWT, Maha Mendengar dan Maha Mengabulkan
Agama Islam, petunjuk hidup yang penuh ketenangan
26. Ada murid yang bertanya
Dijawab oleh sang guru
Ramhat Allah tak terkira
Memberkati kita di setiap waktu
27. Balut luka pakai perban
Perban bagus tutupi luka
Mari kita kuatkan iman
Gapai rida dari Sang Maha Kuasa
28. Burung dara burung merpati
Terbang tinggi jauh melayang
Jika ingin terhibur hati
Ingatlah Allah Maha Penyayang
29. Ada sisa masakan sandung lamur
Tumpah disenggol kucing tetangga si Juju
Kemarin janji berdoa sebelum tidur
Hari ini lelap tak ganti baju
30. Badan pegal tidur di kasur
Bangun-bangun sudah jam lima
Jadi orang itu harus jujur
Supaya kita dapat pahala
31. Sekedar singgah sementara,
Menangkap ikan di tengah rawa.
Kuat sempurna insan manusia,
Saat bisa taklukkan hawa.
32. Saat melati mekar di taman,
Banyak orang akan terkesan.
Jika hati dipenuhi keimanan,
Membaca Al-Qur'an tiada bosan.
33. Ikan rawa di ambil bu bidan,
Ikan sepat teramat lebarnya.
Kekuatan jiwa bukan di badan,
Semakin kuat semakin hebat kesabarannya.
34. Makan ketupat di pagi-pagi,
Untuk sarapan para jawara.
Kasih tak dapat ditukar ganti,
Dan tak berbanding uang dan harta.
35. Biarkan laut terbentang luas,
Bergulung-gulung ombak yang menggelombang,
Cinta berlandas rasa yang ikhlas.
Karena kasih Tuhan bertandang.
36. Awan mengambang begitu ringan,
Pelepah kurma jadi anyaman.
Pantun pantun renungan,
Penuh hikmah dan kebijaksanaan.
37. Pipit bersiul di pucuk dahan,
Ibu membuat masakan acar.
Membaca Al-Qur'an suruhan Tuhan,
Di sanalah hikmah memancar.
38. Hati Qorun suka berdusta,
Sebab bangga dengan harta.
Al-Qur'an laksana pelita,
Cahaya terang di malam gulita.
39. Bunga mawar bunga melati,
Tumbuh satu di sisi tepi.
Ilmu ditimba sepenuh hati,
Dari Al-Qur'an dan sunah nabi.
40. Malam hari datang tamu,
Datang berdua tak sendiri.
Al-Qur'an laksana lautan ilmu,
Tak pernah habis dipelajari.
41. Burung bangau di pinggiran pantai
Sedang memburu mencari ikan
Sudahlah elok lagilah pandai
Ditambah lagi mengingat Tuhan.
42. Burung elang di atas dahan
Lalu terbang ke lain pohon
Takdir tak ada yang bisa tentukan
Hanya satu yaitu Tuhan.
43. Burung pelatuk bertengger dahan
Terbang perginya ke lain pohon
Hidup mati kita di tangan Tuhan
Kepada Allahlah kita bermohon.
44. Daun kelor diambil tuan
Untuk dijadikan tanaman obat
Ingatlah wahai engkau tuan
Segerakan diri cepat bertaubat.
45. Dikerat habis dicincang lumat
Diaduk pasti jadikan obat
Dunia akhirat tak bisa selamat
Jika tidak engkau bertaubat.
46. Buah sukun buah bidara,
Cik Minut jatuh tenggelam.
Rukun Islam lima perkara,
Itulah penganut orang Islam.
47. Kalau tuan ke Batu Layang,
Di situ tempat bermain bola.
Kalau tuan suka sembahyang,
Di situ tempat mengurang dosa.
48. Kalau bapak membuat saji,
Batang kelopak merekah-rekah.
Kalau sudah pergi haji,
Jangan lupa mengeluarkan sedekah.
49. Dapat anak laki-laki,
Suruh sembahyang suruh mengaji.
Hati-hati mencari rizki,
Lebih rizki untuk pergi haji
50. Kalau sudah duduk berdamai
Jangan lagi diajak perang
Kalau sunah sudah dipakai
Jangan lagi dibuang-buang
Itulah 50 contoh pantun agama yang bisa dibaca karena berisi kata-kata yang menyentuh dan penuh dengan nasihat kehidupan.


