50 Pantun Penutup Pidato Menarik dan Berkesan untuk Menghidupkan Suasana

Destiara Anggita Putri
24 Juni 2025, 14:48
Pantun Penutup Pidato
Pexels
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Pidato pada umumnya dimulai dengan salam pembuka, dan setelah selesai akan mengakhiri dengan salam penutup. Agar berbeda dari lainnya, tidak ada salahnya untuk menutup pidato dengan kata-kata yang menarik dan berkesan.

Salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu dengan menyisipkan pantun untuk menghibur audiens yang mungkin merasa bosan saat sesi penyampaian pidato. Tidak hanya menghibur, menyampaikan pantun  juga bisa menghidupkan suasana sehingga lebih cair dan hangat.

Berikut di bawah ini kumpulan pantun penutup pidato yang bisa dijadikan referensi bila tertarik menyampaikan pantun saat menutup pidato.

Pantun Penutup Pidato

Berikut ini 50 pantun menarik dan berkesan yang bisa disampaikan disampaikan untuk menghidupkan suasana sekaligus menghibur audiens saat menutup pidato.

Pantun Penutup Acara
Pantun Penutup Pidato (Pexels)

1. Pisau diasah pagi-pagi,

Bawa ke kebun untuk membabat.

Berakhir sudah pidatoku ini,

Semoga bisa memberi manfaat.

2. Bunga bangkai si Rafflesia Arnoldi,

Baunya sungguh busuk sekali.

Pidato pendidikan sampai di sini,

Semoga kelak berjumpa lagi.

3. Putih-putih bunga melati,

Harum mewangi di pagi hari.

Pidato saya cukup di sini,

Jika rindu harap hubungi.

4. Pergi ke pasar menjual rambutan,

Pasar dibuka pagi Senin.

Sampai jumpa teman-teman,

Semoga bertemu di kesempatan lain.

5. Di China ada pendeta,

Berpidato tak henti cakap.

Semua sibuk entah mengapa,

Sehingga salam penutup tak terjawab.

6. Berjalan sore Adi yang berwajah tampan

Buat hati terpanah kata si Lulu

Kalau nampak saya di jalan

Bolehlah kita ngopi dahulu

7. Pergi ke kondangan Laras memakai kebaya

Diingatkan Atuk jangan sampai terjatuh

Dengarkanlah ucapan terakhir dari saya

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

8. Datang Nak Budi bertanya-tanya

Mengapa kotor itu tidak bersih

Atas segala perhatiannya

Saya ucapkan terima kasih

9. Bang Rahmat datang dengan berani

Ke dokter untuk mencabut gigi

Izinkan saya mengakhiri pidato ini

Jangan kangen besok ketemu lagi

10. Gula manis rasanya

Kalau gurih itu santan

Sekian pidato dari saya

Jika ada salah mohon dimaafkan

11. Pergi memancing ke sungai sula,

Nila dipancing di hari senja.

Salam undur diri dari saya,

Untuk teman-teman semua.

12. Angin berembus berkelana,

Hujan indah rintik-rintiknya.

Tidak ada yang sempurna,

Mohon saran dan kritiknya.

13. Burung dara cendrawasih,

Cari dulu di Papua.

Cukup sekian dan terima kasih,

Moga bermanfaat untuk semua.

14. Pisau menggores menjadi luka,

Rasanya sakit amatlah pedih.

Cukup sekian dari saya,

Saya haturkan terima kasih.

15. Bunga melati di pekarangan,

Tumbuh cepat segera besar.

Saya masih banyak kekurangan,

Maklum masih tahap belajar.

16. Makan ketupat di hari raya

Bersama keluarga ke Temanggung

Demikianlah pidato saya

Mohon maaf bila ada kata-kata yang menyinggung

17. Pak Andi punya burung kenari

Burung dijemur hingga siang hari

Pembicaraan berakhir sampai sini

Salah dan janggal mohon maklumi

18. Ke pulau seberang membawa barang

Subuh hari berangkat berlayar

Kalau pidatoku kurang panjang

Silakan undang lagi, tapi bayar

19. Burung dara cendrawasih

Cari dulu di Papua

Cukup sekian dan terima kasih

Moga bermanfaat untuk semua

20. Pagi-pagi pergi ke sekolah

Berangkatnya naik sepeda kayuh

Mohon maaf atas segala salah

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

21. Bubur soto meletup-letup

Ambil banyak jangan dihukum

Sebelum pidato ini ku tutup

Kuucapkan Wassalamu’alaikum.

22. Kalau ada sumur di ladang

Bolehlah kita menyikat gigi

Kalau ada umur yang panjang

Bolehkah saya pidato lagi?

23. Tanam bunga tanam kubis

Tumbuh subur berlapis-lapis

Bukan karena materi habis

Tapi waktu sudah menipis.

24. Burung Irian, cenderawasih

Anak monyet sakit gigi

Cukup sekian terima kasih

Jangan lupa undang saya lagi.

25. Mangga harum namanya kueni

Sayang sedang sakit gigi

Pidato saya sampai di sini

Besok-besok yuk sambung lagi.

Pantun Penutup Acara
Pantun Penutup Pidato (Pexels)

26. Sapi disembelih berlumuran darah,

Potong dagingnya di hari kurban.

Mohon maaf atas segala salah,

Juga khilaf mohon dimaafkan.

27. Burung dara cendrawasih,

Cari dulu di Papua.

Cukup sekian dan terima kasih,

Moga bermanfaat untuk semua.

28. Jalan-jalan ke Singapura,

Beli rambutan serta semangka.

Jangan malu untuk bertanya,

Sebelum kita menutup acara.

29. Jalan-jalan ke kota Makkah,

Ingin sembah yang berlama-lama.

Semoga pidato ini membawa berkah,

Membawa rahmat untuk bersama.

30. Ambil papan bawalah paku,

Paku dipukul dengan tembaga.

Maafkan salah kata-kataku,

Namanya juga manusia biasa.

31. Pisau menggores menjadi luka

Rasanya sakit amatlah pedih

Cukup sekian dari saya

Saya haturkan terima kasih

32. Sungguh enak buah srikaya

Tapi jangan ditambah bluntas

Cukup sekian dari saya

Karena materinya sudah tuntas

33. Duduk santai di waktu petang

Taman indah airnya memancar

Kepada hadirin yang datang

Semoga rezekinya makin lancar

34. Satu pohon tumbuh di hari Jumat

Buahnya mudah diambil dengan tangan

Semoga presentasi saya bermanfaat

Mohon maaf bila ada kekurangan

35. Bunga mawar di jalan raya

Diambil untuk diberi ke pacar

Cukup sekian presentasi dari saya

Semoga acara berjalan lancar

36. Malam dingin ada gendruwo

Sambil santap sepiring soto

Bila hadirin sudah legowo

Bolehkah saya tutup pidato?

37. Biru laut seperti kolam

Ikan paus pandai menyelam

Dari lubuk hati yang paling dalam

Saya tutup pidato dengan salam

38. Petik mangga dapat lima

Cuci dulu supaya bersih

Pidato saya tidaklah lama

Cukup sekian terima kasih

39. Jalan-jalan ke kota Mekah

Ingin sembahyang berlama-lama

Semoga pidato ini membawa berkah

Membawa rahmat untuk bersama

40. Ada burung memakan ikan

Mati tertembak masuk peti

Kurang lebihnya, mohon dimaafkan

Agar rahmat Tuhan memberkati

41. Ke pulau seberang membawa barang,

Subuh hari berangkat berlayar.

Kalau pidatoku kurang panjang,

Silakan undang lagi, tapi bayar.

42. Bayi merangkak di atas tanah,

Merangkak hingga ke belakang rumah.

Semoga pidato ini menjadi berkah,

Untuk lentera di alam barzah.

43. Jalan-jalan ke Taman Mini,

Singgah sebentar membeli kuaci.

Pidato saya sampai sini,

Lain waktu kita sambung lagi.

44. Jalan-jalan ke kota Makkah,

Ingin sembah yang berlama-lama.

Semoga pidato ini membawa berkah,

Membawa rahmat untuk bersama.

45. Bunga mawar bunga melati,

Jangan lupa hirup baunya yah.

Ambil hikmah dari pidato ini,

Wabillahi taufik walhidayah.

46. Putih-putih bunga melati,

Harum mewangi di pagi hari.

Pidato saya cukup di sini,

Jika rindu harap hubungi.

47. Penjahit benang di dalam peti,

Ibu Tuti menjahit kebaya.

Saya pamit untuk undur diri,

Terima kasih atas perhatiannya.

18. Kalau ada sumur di ladang,

Boleh saya menumpang mandi.

Kalau ada umur yang panjang,

Boleh dong saya pidato lagi.

49. Di China ada pendeta,

Berpidato tak henti cakap.

Semua sibuk entah mengapa,

Sehingga salam penutup tak terjawab.

50. Rumah Budi Rumah Iwan.

Jika bertemu tinggal buka pintu,

Sampai jumpa kawan-kawan.

Semoga bertemu lain waktu.

Itulah 50 pantun penutup pidato menarik dan berkesan yang bisa disampaikan untuk menghidupkan suasana sekaligus menghibur audiens.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan