5 Pantangan Weton Tulang Wangi Saat Malam 1 Suro
Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton atau hari kelahiran dipercaya membawa karakter dan pengaruh dalam kehidupan seseorang. Salah satu weton yang dianggap istimewa adalah weton tulang wangi.
Bagi pemilik weton tulang wangi, terdapat beberapa pantangan saat malam 1 Suro yang bertepatan pada Kamis (26/6). Pantangan ini bukan sekadar larangan tanpa dasar, tetapi berakar dari kepercayaan leluhur yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Menurut kepercayaan masyarakat Jawa, malam 1 Suro diyakini sebagai malam yang penuh aura mistis, saat makhluk halus seperti roh jahat, jin, dan energi negatif dipercaya lebih aktif berkeliaran. Pemilik weton tulang wangi disarankan untuk tetap waspada dan mematuhi pantangan tertentu demi menghindari gangguan dari hal-hal buruk yang mungkin terjadi saat malam sakral tersebut.
Pantangan Weton Tulang Wangi Saat Malam 1 Suro
Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton tulang wangi memiliki energi spiritual yang kuat, sehingga menarik perhatian makhluk gaib. Pemilik weton tersebut juga dapat merasakan dunia gaib membuat mereka lebih mudah terhubung dengan makhluk astral.
Berikut beberapa pantangan weton tulang wangi saat malam 1 suro menurut tradisi masyarakat Jawa:
1. Berbicara Hal Negatif
Salah satu pantangan utama adalah menghindari ucapan yang negatif atau kotor. Masyarakat Jawa percaya bahwa ucapan adalah doa.
Bagi pemilik weton tulang wangi, berbicara kasar, menghina orang lain, atau melontarkan keluhan berlebihan saat malam Suro bisa menarik energi buruk ke dalam kehidupannya. Energi dari kata-kata diyakini mampu mengundang hal-hal buruk, terlebih pada malam yang dianggap memiliki aura mistik seperti 1 Suro.
Oleh karena itu, disarankan untuk berdiam diri, memperbanyak doa, dan menjaga tutur kata selama malam tersebut.
2. Tidak Keluar Rumah
Pantangan berikutnya yang paling dikenal adalah larangan untuk keluar rumah pada malam Satu Suro. Tradisi ini muncul dari kepercayaan bahwa malam ini banyak gangguan dari dunia halus yang berkeliaran.
Keluar rumah di malam 1 Suro diyakini dapat membuka celah gangguan terhadap tubuh dan jiwa seseorang, terutama mereka yang memiliki weton tulang wangi. Di beberapa wilayah Jawa seperti Solo dan Yogykarta, justru diadakan pertunjukan budaya atau arak-arakan.
Namun, bagi pemilik weton ini, lebih disarankan untuk tetap berada di rumah dan memperbanyak doa.
3. Tidak Mengadakan Pernikahan
Masyarakat Jawa secara umum juga memegang pantangan tidak menggelar pernikahan pada malam 1 Suro. Hal ini dipercaya akan membawa dampak buruk dalam kehidupan rumah tangga, seperti seringnya konflik, kesialan, atau bahkan perceraian.
Bagi yang memiliki weton tulang wangi, kepercayaan ini lebih diperkuat lagi. Menyelenggarakan pernikahan saat malam penuh aura gaib ini bisa mengundang gangguan energi negatif, bukan hanya bagi pasangan pengantin, tetapi keluarga dan tamu undangan.
Oleh sebab itu, banyak yang memilih untuk menunda acara hingga masuk hari baik berikutnya.
4. Tidak Pindah Rumah atau Renovasi
Pantangan keempat adalah tidak melakukan aktivitas besar terkait rumah, seperti pindah rumah, renovasi, atau memulai pembangunan baru saat malam 1 Suro. Weton tulang wangi dipercaya sangat sensitif terhadap perubahan energi, sehingga aktivitas ini dapat mengundang ketidakstabilan dalam rumah tangga.
Konon, pindah rumah atau merenovasi saat malam 1 Suro bisa menyebabkan keretakan hubungan, rezeki seret, atau penyakit yang datang tiba-tiba. Oleh karena itu, semua kegiatan semacam ini dianjurkan untuk dilakukan sebelum atau sesudah malam 1 Suro agar terhindar dari hal buruk.
5. Tidak Menggigit Bibir
Pantangan weton tulang wangi selanjutnya adalah tidak menggigit bibir pada malam 1 Suro. Tindakan ini memiliki makna simbolis dalam masyarakat Jawa yang melambangkan kesedihan dan kesusahan.
Karena itu, saat malam 1 Suro sebaiknya hindari mengigit bibir untuk mencegah terjadinya hal-hal yang memunculkan kesedihan dan kesusahan.
Daftar Weton Tulang Wangi
Weton tulang wangi adalah perpaduan antara pasaran (Tulang) dan hari (Wangi) dalam penanggalan Jawa. Pasaran dalam primbon mengacu pada salah satu dari lima hari dalam seminggu kalender Jawa yaitu Legi, Pahing, Pon, Wage dan Kliwon.
Berikut beberapa weton tulang wangi menurut primbon Jawa:
- Senin Pon
- Senin Wage
- Senin Pahing
- Selasa Legi
- Rabu Kliwon
- Rabu Pahing
- Kamis Wage
- Sabtu Wage
- Sabtu Legi
- Minggu Pon
- Minggu Kliwon.
Itulah ulasan lengkap mengenai pantangan weton tulang wangi saat malam 1 Suro dalam tradisi Jawa. Orang-orang dengan kelahiran pada hari-hari tersebut disarankan untuk ekstra hati-hati saat malam 1 Suro, termasuk menghindari beberapa aktivitas yang menjadi pantangan.

