Informasi Gempa Bekasi Terkini: Gempa Susulan Terjadi Sebanyak 13 Kali
Informasi gempa Bekasi terkini, gempa terjadi pada pukul 19.52 WIB. Pusat gempa berada di 19 km tenggara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dengan titik koordinat 6,52° LS dan 107,25° BT.
Gempa bumi yang awalnya tercatat berkekuatan 4,9 magnitudo dan diperbarui menjadi 4,7 mengguncang wilayah Bekasi dan sekitarnya pada Rabu malam (20/8/2025). Gempa bumi terasa di beberapa daerah Jabodetabek dan Jawa Barat.
Informasi Gempa Bekasi Terkini
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Bekasi melaporkan gempa bumi dengan magnitudo 4,9 berpusat sekitar 14 km di tenggara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Menurut BMKG, gempa ini tergolong dangkal.
Gempa di Bekasi disebabkan oleh aktivitas sesar naik busur belakang Jawa Barat (West Java back arc thrust). Guncangan gempa di Bekasi dirasakan di sejumlah wilayah, dengan intensitas berbeda-beda berdasarkan Skala Intensitas Modified Mercalli (MMI).
Guncangan gempa dirasakan di berbagai daerah dengan tingkat intensitas berbeda-beda. Berikut wilayah yang merasakan dampaknya:
Purwakarta, Cikarang, dan Depok dengan intensitas getaran III MMI, di mana guncangan terasa seperti dilalui truk.
Bandung, Jakarta, Tangerang Selatan, dan Bekasi Timur mencatat intensitas II–III MMI. Getaran dirasakan oleh sebagian orang, benda ringan yang tergantung tampak bergoyang, dan terasa cukup nyata di dalam rumah.
Tangerang, Pandeglang, Cianjur, Palabuhanratu, dan Lebak merasakan getaran dengan intensitas II MMI, di mana hanya beberapa orang yang merasakannya dan benda-benda gantung tampak bergerak.
Tim BPBD kota Bekasi terus menjalin koordinasi dengan BMKG, BPBD Provinsi Jawa Barat, serta pihak terkait lainnya untuk memantau situasi dan kemungkinan gempa susulan. Kepala BPBD Kota Bekasi, Priadi Santoso, mengimbau masyarakat agar tetap waspada tanpa panik dan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG dan BPBD.
Sejumlah Fakta Gempa Bekasi
Gempa turut dirasakan di berbagai wilayah di Jabodetabek, dan sejumlah daerah lain di Jawa Barat. Berikut sejumlah fakta gempa Bekasi:
1. Gempa Susulan Sebanyak 13 Kali
Terjadi 13 kali gempa susulan di Bekasi hingga Kamis pagi (21/8/2025), setelah gempa bermagnitudo 4,7 mengguncang Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
"Total gempa susulan tercatat sebanyak 13 kejadian," ungkap Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, kepada wartawan.
Dari seluruh gempa susulan yang terjadi, magnitudo terbesar tercatat 3,9 dan yang terkecil 1,7. Hanya satu kejadian yang dilaporkan terasa oleh masyarakat. Berikut beberapa gempa susulan yang terdata oleh BMKG:
- M2.8 – 20 Agustus 2025 pukul 22:56 WIB
- M3.9 – 20 Agustus 2025 pukul 22:39 WIB
- M2.2 – 20 Agustus 2025 pukul 22:00 WIB
- M2.3 – 20 Agustus 2025 pukul 21:47 WIB
- M1.9 – 20 Agustus 2025 pukul 21:04 WIB
- M2.1 – 20 Agustus 2025 pukul 20:16 WIB
2. Perjalanan KRL Sempat Terganggu
Perjalanan kereta commuter line sempat terganggu karena gempa. Akibatnya, terjadi penumpukan penumpang di Stasiun Sudirman.
3. KCIC Batalkan Sejumlah Perjalanan Whoosh
Akibat gempa bermagnitudo 4,7 yang terjadi di Kabupaten Bekasi pada Rabu malam (20/8/2025), PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) sempat menghentikan sementara beberapa jadwal perjalanan kereta cepat Whoosh.
"Perjalanan Whoosh yang belum diberangkatkan pada pukul 20.00 hingga 21.25 WIB dibatalkan karena gempa bumi yang terjadi di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya," jelas Eva Chairunisa, GM Corporate Secretary KCIC, kepada wartawan.
KCIC menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama pascagempa. Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, KCIC menginformasikan bahwa layanan kereta cepat Whoosh telah kembali beroperasi normal pada hari berikutnya. Total sebanyak 62 perjalanan kembali dijalankan seperti biasa.
Informasi gempa Bekasi yang dirilis BMKG, terjadi pada Rabu malam, 20 Agustus 2025. Sejumlah wilayah di Jabodetabek dan Jawa Barat mengalami getaran. Getaran yang terasa memiliki intensitas berbeda di setiap wilayah.

