50 Pantun Hari Ayah Nasional 2025 yang Berkesan dan Menyentuh Hati
Hari Ayah Nasional diperingati pada 12 November setiap tahunnya sebagai momen momen istimewa untuk menunjukkan rasa cinta dan penghargaan kepada sosok ayah. Adapun peringatan Hari Ayah Nasional 2025 jatuh pada hari ini, Rabu, 12 November 2025.
Untuk merayakan Hari Ayah Nasional, tidak ada salahnya untuk memberikan ucapan melalui surat atau pesan disertai dengan pantun yang menyentuh hati.
Berikut di bawah ini kumpulan pantun Hari Ayah Nasional 2025 yang bisa dijadikan sebagai inspirasi.
Pantun Hari Ayah Nasional 2025
Berikut ini 50 pantun dari berbagai sumber yang bisa dijadikan inspirasi bila ingin membuatnya untuk Hari Ayah Nasional 2025.
1. Berlayar jauh ke Pulau Harapan,
Singgah sejenak membeli ikan.
Ayah tercinta penuh ketulusan,
Jasamu besar tak terbalaskan.
2. Bunga mawar tumbuh di taman,
Harum semerbak menggoda hati.
Ayah penyayang, ayah teladan,
Terima kasih atas cinta yang abadi.
3. Berlari kecil di taman kota,
Melihat kupu-kupu berwarna jingga.
Ayah, jasamu tiada tara,
Engkau cinta yang tak pernah sirna.
4. Hujan turun membasahi bumi,
Angin berhembus membawa rindu.
Selamat Hari Ayah penuh arti,
Terima kasih atas semua peluhmu.
5. Di tepi pantai melihat perahu,
Ombak berdebur penuh irama.
Terima kasih ayah yang selalu tahu,
Cara mencinta tanpa drama.
6. Pagi cerah berbaju ketat,
Senyum berhias seri seroja.
Pergi ayah terlalu cepat,
Belum puas diri bermanja.
7. Sudah salat diri dijaga,
Kuntum kelopak sinar mentari.
Ayah ibarat kasturi surga,
Harum semerbak sukar dicari.
8. Pergi ke sawah mencari tebu,
Tebus manis semanis madu.
Rinduku menggebu-gebu,
Sudah lama tak berjumpa denganmu.
9. Sarapan pagi dengan roti bakar,
Habis sarapan berangkat sekolah.
Sudah lama kita tak berkabar,
Bagaimana kabarmu ayah.
10. Serawa dimasak lama sehari,
Kelapa diperah sebelah saja.
Nyawa anak umpama diberi,
Tanpa ayah siapalah kita.
11. Air jatuh di daun talas,
Pohon tinggi tempat si lebah.
Tiada jasa yang bisa terbalas,
Hanya doa untukmu wahai ayah.
12. Nasi dimakan terasa mentah,
Ubi dikukus di atas loyang.
Jadi anak jangan membantah,
Rajin membantu ayah tersayang.
13. Pohon beringin besar akarnya
Tumbuh di bukit tempatnya batu
Ayah adalah tiang keluarga
Selamat Hari Ayah Nasional untukmu.
14. Mawar wangi dihinggapi kumbang
Dipetik untuk orang terkenal
Untuk pria paling kusayang
Selamat Hari Ayah Nasional.
15. Di sore hari melihat senja
Menyapa ombak di tepi pantai
Ayah, cinta dan kasihnya tak berjeda
Semoga hatimu selalu damai.
16. Pagi hari menatap mentari,
Membawa semangat setiap detik.
Doaku untukmu, Ayah terkasih,
Sehat dan bahagia sepanjang hidup.
17. Jalan berliku tetap kulalui,
Karena nasihat Ayah menjadi petunjuk hati.
Terima kasih atas kasih sejati,
Engkaulah teladan yang abadi.
18. Berlayar perahu menuju tepi,
Angin lembut menyapa hati.
Kasih Ayah selalu abadi,
Menjadi pelita di tiap hari.
19. Langit biru disapu awan,
Hujan turun membawa rahmat.
Semoga Ayah selalu diberkahi Tuhan,
Dalam langkah, rezeki, dan niat.
20. Bintang berkilau di langit tinggi,
Bulan tersenyum di malam sunyi.
Ayah, kasihmu tak terganti,
Kau pahlawan sejati dalam hati.
21. Jalan-jalan ke Atlanta,
Sampainya, kita beristirahat leluasa
Terima kasih, Ayah tercinta,
Atas semua cinta dan asa.
22. Adik ikut lomba besok hari
Ia kalah lalu cemberut
Ayah, inspirasiku setiap hari,
Kasihmu takkan pernah surut.
23. Bunga melati tumbuh di taman,
Warnanya beragam penuh arti
Terima kasih, Ayah, atas pengorbanan,
Cinta dan kasihmu tak terganti.
24. Pergi ke pasar membeli ikan,
Ikan dibeli buat hidangan.
Ayah adalah panutan dan pahlawan,
Yang selalu memberiku kehangatan.
25. Burung terbang ke kota,
Terus terbang hingga ke angkasa.
Selamat Hari Ayah yang tercinta,
Jasamu besar sepanjang masa.
26. Tanganmu kasar penuh cerita
Tersimpan kerja keras dan perjuangan nyata
Ayah, engkau pahlawan keluarga
Yang tak pernah menuntut balas jasa
27. Rinai hujan turun perlahan
Membasahi bumi dengan tenang
Ayah, kau hadir dalam kenangan
Sebagai cinta yang takkan hilang
28. Waktu berlalu begitu cepat
Rambutmu kini mulai memutih
Ayah, kasihmu tetap menjadi hangat
Menguatkan hati di setiap perih
29. Cahaya pagi menembus jendela
Hangat sinarnya menyentuh jiwa
Ayah, doamu selalu ada
Mengiringi langkah anakmu kemana saja
30. Kala hujan turun di sore hari
Kuingat wajahmu di beranda rumah
Ayah, engkau selalu ada di hati
Menjadi kekuatan di setiap langkah
31. Malam hari melihat bintang di langit,
Cahayanya terang sungguh tak terkira.
Pengorbananmu Ayah sungguh tak sedikit,
Selamat Hari Ayah, kaulah pahlawan utama.
32. Duduk santai di bawah pohon duku,
Angin bertiup membuat hati gembira.
Cinta Ayah adalah cinta yang kurindu,
Selamat Hari Ayah Nasional dari anakmu tercinta.
33. Ikan gurame dimasak kuah santan,
Rasanya gurih sungguh nikmat tiada tara.
Ayah adalah pelindung di segala kesulitan,
Selamat Hari Ayah 2025, role model keluarga.
34. Dengar radio musiknya merdu,
Lagu nostalgia diputar di malam hari.
Ayah adalah sosok yang aku rindu,
Selamat Hari Ayah, kaulah panutan sejati.
35. Baju putih terlihat basah
Baru dicuci sama Aisyah
Bila hati terasa susah
Teringat diri pada sang ayah.
36. Surya terpancar fajar menjelang
Penuhi dunia dengan cahaya
Ayah tersayang selalu bahagia
Agar keluarga hidup bahagia.
37. Hari Minggu ke sawah
Mengambil ikan di paritnya
Cinta tulus seorang ayah
Tak kan ada bandingannya.
38. Sarapan pagi dengan roti bakar
Habis sarapan berangkat sekolah
Sudah lama kita tidak berkabar
Bagaimana kabarmu ayah?
39. Burung nuri hinggap di dahan,
Menyanyi riang sambut mentari.
Doaku, Ayah, panjang umur dan kesehatan,
Agar selalu tersenyum setiap hari.
40. Nelayan pulang membawa ikan,
Langit senja warnanya jingga.
Ayah, kau guru kehidupan,
Menuntunku dengan sabar dan bijaksana.
41. Ke pasar pagi beli mentega,
Jangan lupa membeli perisa.
Selamat Hari Ayah, pahlawan keluarga,
Jasamu besar sepanjang masa.
42. Adik keluar pergi mengaji,
Ia berjalan dengan ceria.
Terima kasih, Ayah, atas semua janji,
Yang engkau tunaikan untuk kami bahagia.
43. Jalan-jalan ke taman kota,
Di sana banyak bunga bervariasi.
Selamat Hari Ayah untukmu, cinta,
Hadirmu selalu menginspirasi.
44. Ke hutan melihat pohon tinggi,
Tak lupa sambil menyanyikan lagu.
Ayahku kuat, penuh energi,
Membimbing kami tanpa ragu.
45. Langit indah bak lazuardi
Sungguh indah ciptaan-Nya.
Ayah, cintamu abadi,
Terima kasih atas segalanya.
46. Bunga melati tumbuh di taman,
Warnanya beragam penuh arti
Terima kasih, Ayah, atas pengorbanan,
Cinta dan kasihmu tak terganti.
47. Burung terbang ke kota,
Terus terbang hingga ke angkasa.
Selamat Hari Ayah yang tercinta,
Jasamu besar sepanjang masa.
48. Jalan-jalan ke Atlanta,
Sampainya, kita beristirahat leluasa
Terima kasih, Ayah tercinta,
Atas semua cinta dan asa.
49. Pergi ke pasar membeli ikan,
Ikan dibeli buat hidangan.
Ayah adalah panutan dan pahlawan,
Yang selalu memberiku kehangatan.
50. Perahu melaju dan berisik,
Nelayan berhenti dan melempar jangkar.
Ayahku adalah teladan yang baik,
Menuntun kami ke jalan yang benar.
Itulah 50 pantun Hari Ayah Nasional 2025 berkesan dan menyentuh hati yang bisa dijadikan sebagai inspirasi.


