Rekrutmen OJK 2025: Ini Skema, Syarat dan Tahapan Pendaftaran

Anggi Mardiana
22 November 2025, 12:35
Rekrutmen OJK 2025
Lokernas.com
Rekrutmen OJK 2025
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Rekrutmen OJK 2025 kembali dibuka secara besar-besaran pada akhir 2025. Proses pendaftaran telah dibuka mulai Jumat, 21 November 2025, dan dilakukan secara online melalui tautan https://ojk-pcam9mle.shl.co.id/?program_type=pcs8.

Pada tahun ini, rekrutmen OJK 2025 tersedia melalui dua jalur, yakni Pendidikan Calon Asisten Manajer Angkatan 9 (PCAM 9) dan program Multi Level Entry (MLE). Mengacu pada informasi di situs resmi OJK, Jumat (21/11/2025), berikut penjelasan mengenai perbedaan kedua program dan persyaratan yang perlu dipenuhi oleh para pelamar.

Skema Rekrutmen OJK 2025

Skema Rekrutmen OJK 2025
Skema Rekrutmen OJK 2025 (ANTARA)

Skema rekrutmen OJK 2025 menawarkan dua jalur utama bagi para calon pegawai, yaitu Pendidikan Calon Asisten Manajer (PCAM) dan Multi Level Entry (MLE). Berikut skemanya:

1. PCAM 9

PCAM angkatan 9 adalah jalur pemenuhan kebutuhan pegawai OJK yang dilakukan melalui rekrutmen eksternal. Program ini bertujuan menjaring calon asisten manajer berkualitas dari lulusan D4/S1, S2, hingga S3. Baik dari perguruan tinggi negeri maupun swasta, dari dalam maupun luar negeri.

2. Multi Level Entry (MLE)

Program kedua dalam rekrutmen OJK 2025 yaitu MLE, jalur penerimaan bagi para tenaga profesional yang akan mengisi posisi tenaga ahli di berbagai bidang strategis OJK. Skema ini menyasar kandidat yang telah memiliki pengalaman kerja minimal tiga tahun di bidang terkait, serta memenuhi kualifikasi pendidikan formal dan sertifikasi atau keahlian tambahan yang relevan. Beberapa posisi yang tersedia dalam formasi MLE meliputi:

• Bidang Teknologi Informasi (IT), seperti Programmer, Cyber Security, Analis IT, dan Pengawas/Pemeriksa IT;
• Bidang Aktuaria, mencakup Pricing, Valuasi, dan Data Analyst;
• Bidang Syariah, yakni Pengawas Syariah dan Analis Syariah;
• Bidang Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto, termasuk pengawasan dan analisis pada sektor blockchain, aset digital, dan fintech;
• Bidang lainnya seperti Teknik Sipil/Arsitektur/ME, serta Manajemen Risiko dan Hukum pada sektor jasa keuangan.

Syarat Rekrutmen OJK 2025

Mengetahui syarat rekrutmen OJK 2025 menjadi langkah awal yang penting bagi calon peserta sebelum mendaftar. Berikut syaratnya:

1. Syarat Umum

• Warga Negara Indonesia (WNI).
• Tidak pernah atau sedang terlibat dalam proses hukum atau pengadilan.
• Bersedia mematuhi semua peraturan dan tata tertib yang berlaku di OJK.
• Apabila diterima, siap mengundurkan diri dan melepaskan ikatan dinas dari instansi, lembaga, atau perusahaan sebelumnya.
• Bersedia menandatangani surat perjanjian ikatan dinas dengan OJK.
• Bersedia ditempatkan di seluruh kantor OJK, baik di pusat maupun di daerah.
• Diutamakan memiliki prestasi di tingkat nasional atau internasional serta pengalaman berorganisasi di lingkungan kampus atau kegiatan sosial kemasyarakatan.

2. Syarat Khusus

PCAM 9

  • Pendidikan minimal: D4, S1, S2, atau S3.
  • Batas usia: Maksimal 29 tahun untuk lulusan D4/S1, dan maksimal 33 tahun untuk lulusan S2/S3.
  • IPK minimal: 3,00 dari skala 4,00.
  • Asal perguruan tinggi: Lulusan D4/S1/S2/S3 dari perguruan tinggi negeri maupun swasta, baik di dalam maupun luar negeri.
  • Asal program studi:
    • Ekonomi atau keuangan, termasuk syariah
    • Akuntansi
    • Perpajakan
    • Manajemen, bisnis, atau administrasi
    • Agribisnis
    • Hukum
    • Statistik
    • Matematika
    • Aktuaria
    • Informatika, ilmu komputer, atau sistem informasi
    • Data science atau analytics
    • Komunikasi
    • Desain komunikasi visual
    • Hubungan internasional
    • Teknik industri
    • Teknik sipil, arsitektur, kimia, lingkungan, mesin, elektro, atau fisika

MLE

  • Pendidikan minimal: D4, S1, S2, atau S3.
  • Batas usia: Maksimal 33 tahun untuk posisi Asisten Manajer Madya, dan maksimal 36 tahun untuk formasi Manajer.
  • IPK minimal: 3,00 dari skala 4,00.
  • Asal perguruan tinggi: Lulusan D4/S1/S2/S3 dari perguruan tinggi negeri atau swasta, baik di dalam maupun luar negeri.
  • Asal program studi:
    • Teknik Informatika
    • Ilmu Komputer
    • Sistem Informasi
    • Manajemen Informatika
    • Cybersecurity
    • Jurusan lain di bidang Teknologi Informasi
    • Teknik Elektro
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Manajemen
    • Akuntansi
    • Statistik
    • Matematika
  • Bidang terkait: Diutamakan memiliki fokus pada manajemen risiko, keuangan, ekonomi syariah, perbankan syariah, hukum syariah, atau bidang hukum/ekonomi syariah lainnya (lebih diutamakan jurusan Ekonomi atau Akuntansi).
    Pengalaman kerja:
    • Untuk formasi Asisten Manajer Madya, minimal memiliki pengalaman 3 tahun di bidang yang relevan.
    • Untuk formasi Manajer, minimal memiliki pengalaman 6 tahun di bidang yang relevan.

Tahapan Pendaftaran Rekrutmen OJK 2025

Tahapan pendaftaran rekrutmen OJK 2025 menjadi langkah awal bagi calon peserta untuk memulai perjalanan seleksi menjadi pegawai OJK. Berikut tahapan pendaftaran rekrutmen OJK 2025:

1. Pendaftaran

Pendaftaran menjadi langkah awal untuk mengikuti seleksi PCAM OJK 2025. Pada tahap ini, pelamar diminta mengisi data pribadi, mencantumkan riwayat pendidikan, serta mengunggah dokumen pendukung seperti ijazah, transkrip nilai, pas foto, dan dokumen lain sesuai pengumuman resmi.

Pendaftaran dibuka pada 21–27 November 2025 hingga pukul 23.59 WIB, sehingga waktu yang tersedia terbatas. Disarankan tidak menunggu hingga menit terakhir karena persiapan dokumen memerlukan perhatian. Berdasarkan pengalaman peserta PCS sebelumnya, banyak yang gagal akibat kesalahan saat mengunggah, format foto tidak sesuai, ijazah/transkrip belum dilegalisir, atau melewatkan batas waktu.

Pastikan membaca pengumuman resmi secara lengkap dan menyiapkan dokumen jauh-jauh hari sesuai format yang diminta. Sebelum menekan tombol submit, cek kembali semua data karena biasanya tidak bisa diubah setelah dikirim.

2. Tes Potensi Dasar

Setelah lolos seleksi administrasi, peserta akan menghadapi Tes Potensi Dasar, yang sering disebut sebagai “pemanasan sesungguhnya” oleh peserta sebelumnya. Tes ini mirip dengan TPA/TKD dan mencakup soal logika, numerik, verbal, serta penalaran.

Beberapa tipe soal yang umumnya muncul antara lain deret angka, pola gambar, sinonim dan antonim, padanan kata, serta logika spasial. Pada tahap ini, pengelolaan waktu sangat penting. Semakin sering berlatih, semakin cepat peserta mengenali pola soal dan menyusun strategi pengerjaan yang efektif.

3. Tes Kemampuan Umum

Tahap ini bertujuan menguji wawasan peserta secara lebih luas, mulai dari pengetahuan umum, isu ekonomi terkini, dasar-dasar lembaga keuangan, hingga pemahaman tentang OJK. Pada beberapa tahun sebelumnya, peserta PCS juga mengikuti tes Bahasa Inggris dengan format mirip TOEFL berbasis kertas.

Banyak peserta menceritakan bahwa mereka mempersiapkan diri dengan membaca informasi di situs resmi OJK, mempelajari UU No. 21 Tahun 2011, serta mengikuti perkembangan berita ekonomi baik nasional maupun internasional.

Tes ini menekankan kemampuan memahami konteks dan berpikir kritis, bukan sekadar menghafal. Bagi peserta yang terbiasa mengikuti berita dan memahami peran lembaga pengawas keuangan, tahap ini akan terasa lebih mudah.

4. Tes Kepribadian & Wawancara Psikolog

Pada tahap ini, penekanan bukan pada keterampilan teknis, melainkan pada aspek personal peserta. Tes kepribadian biasanya berupa inventori psikologi untuk menilai karakter, cara bekerja, respons terhadap tekanan, serta nilai-nilai pribadi. Setelah itu, peserta akan mengikuti wawancara dengan psikolog.

Peserta PCS OJK sebelumnya sering menekankan pentingnya konsistensi, karena psikolog meninjau semua jawaban sejak awal dan dapat mengetahui jika ada jawaban yang tidak selaras. Wawancara psikolog umumnya berisi pertanyaan reflektif, seperti cara menghadapi konflik, pandangan terhadap diri sendiri, dan motivasi bekerja di OJK.

Tidak ada jawaban yang benar atau salah, kejujuran lebih dihargai dibanding mencoba terlihat “sempurna”. Jika terdapat LGD (Leaderless Group Discussion), pengalaman peserta menunjukkan bahwa sikap dan kemampuan bekerja sama tim lebih diperhatikan daripada siapa yang paling dominan.

5. Tes Kesehatan

Tahap ini bertujuan memastikan peserta memiliki kondisi fisik dan mental yang prima untuk mengikuti program Pendidikan, serta mampu bekerja dalam jangka panjang. Pemeriksaan kesehatan biasanya mencakup medical check-up standar dan tes psikologis. Agar hasil tes optimal, disarankan menjaga gaya hidup sehat sebelum jadwal pemeriksaan, sehingga kondisi tubuh tetap stabil dan peserta tidak perlu khawatir saat menjalani tes.

6. Wawancara

Wawancara merupakan tahap yang paling dinantikan sekaligus menegangkan, karena di sinilah peserta bertemu langsung dengan user atau calon atasan. Banyak peserta PCS sebelumnya menggambarkan pewawancara OJK sebagai sosok yang kritis, cerdas, dan teliti dalam mengeksplorasi jawaban. Pada tahap ini, penilaian mencakup cara berpikir, kesesuaian motivasi melamar, pemahaman tentang OJK, serta relevansi pengalaman peserta.

Kunci sukses dalam wawancara adalah bersikap jujur, menyampaikan cerita secara runtut, serta menunjukkan pemahaman yang baik mengenai peran OJK dalam sistem keuangan.

7. Penetapan & Pemberkasan

Tahap terakhir mencakup pengumuman hasil seleksi dan proses pemberkasan, di mana semua upaya yang telah dilakukan selama berminggu-minggu akan membuahkan hasil. Bagi peserta yang dinyatakan lolos, selanjutnya akan diminta untuk melengkapi berbagai dokumen sebagai bagian dari proses kepegawaian serta persiapan untuk mengikuti program pendidikan.

Proses rekrutmen OJK 2025 memberikan kesempatan luas bagi lulusan D4 hingga S3 untuk bergabung sebagai calon pegawai OJK melalui dua skema, yakni PCAM dan MLE. Setiap tahap seleksi, mulai dari pendaftaran, tes potensi dasar, tes wawasan, tes psikologi, kesehatan, wawancara, hingga penetapan dan pemberkasan, dirancang untuk menilai kompetensi, integritas, dan kesiapan peserta.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan