Tambah Sehat Bonus Hemat, Intip Cara Gen Z Melepas Penat Lewat Tren "Party Jamu"
Gaya hidup sehat kian diminati oleh generasi muda. Buktinya, tren kesehatan seperti pelari Strava atau membeli outfit gym sangat digandrungi. Kemudian, saat ini muncul fenomena baru yang menarik perhatian: Tren Party Jamu. Aktivitas berkumpul bersama sambil menikmati jamu tradisional menjadi cara kreatif melepas penat tanpa harus mengabaikan kesehatan.
Fenomena ini bukan hanya soal nostalgia atau keinginan balik ke akar budaya, melainkan juga mencerminkan adaptasi gaya hidup modern: menikmati jamu bersama teman layaknya menikmati minuman kekinian.
Asal-usul Viral Tren Party Jamu
Awal munculnya Tren Party Jamu berakar dari dorongan kaum muda akan kesadaran kesehatan. Di media sosial, banyak video yang menampilkan anak muda membeli dan meminum jamu tradisional bersama teman, lengkap dengan ungkapan khas Gen Z seperti “one shoot beras kencur” atau “kunir asem shoot”.
Popularitas konten semacam ini membuat gaya hidup minum jamu jadi trend tersendiri. Hilirnya, jamu tidak lagi dilihat sebagai konsumsi orang tua saja, melainkan sebagai bagian dari gaya hidup anak muda yang kekinian.
Kenapa Gen Z Tertarik: Daya Tarik Party Jamu
Ada beberapa aspek yang membuat Party Jamu menarik bagi kalangan muda:
- Sensasi berbeda: minum jamu bersama teman dengan suasana santai sambil ngobrol dianggap memberikan sensasi yang unik.
- Harga terjangkau dan mudah diakses: jamu tradisional dianggap sebagai alternatif minuman sehat dan murah dibandingkan kopi kekinian.
- Kesadaran akan kesehatan: Manfaat jamu sebagai minuman alami dari rempah-rempahan dipercaya dapat membantu detoks tubuh dan menjaga kebugaran.
Jenis Jamu yang Umum Dikonsumsi dalam Party Jamu
Berikut beberapa jenis jamu tradisional yang populer di kalangan generasi muda saat ikut tren ini:
- Beras kencur: dianggap cocok untuk mengurangi rasa pegal dan menyegarkan tubuh.
- Kunir asem: pilihan favorit bagi yang ingin membantu melancarkan peredaran darah dan menjaga daya tahan tubuh.
- Brotowali: cocok bagi yang ingin meningkatkan imunitas
- Jahe merah: memberikan efek hangat dan membantu meredakan masuk angin.
- Wedang uwuh: perpaduan rempah yang memberi sensasi hangat dan aromatik.
- Temulawak: dipercaya membantu meningkatkan nafsu makan dan memelihara fungsi hati.
- Pahitan: terkenal sebagai jamu penyeimbang metabolisme tubuh.
- Kunci suruh: populer untuk menjaga stamina dan membantu kebugaran.
- Galian singset: kerap dikonsumsi untuk membantu menjaga bentuk tubuh dan metabolisme.
- Cabe puyang: cocok untuk mengatasi pegal linu dan meningkatkan vitalitas.
- Sinom: minuman segar berbahan kunyit dan tamarind, disukai karena rasanya yang ringan.
- Kencur murni: memiliki sensasi pedas namun dipercaya dapat memperkuat imunitas.
Pengaruh Tren Party Jamu Terhadap Penjualan Jamu di Indonesia
Fenomena Party Jamu ternyata membawa dampak nyata bagi industri jamu nasional. Data dari analisis ekonomi menunjukkan bahwa nilai pasar jamu dalam negeri pada 2020 diperkirakan mencapai sekitar Rp 20 triliun, dan bahkan sebelum pandemi sempat melampaui Rp 25 triliun.
Kenaikan minat dari generasi muda berdampak pada meningkatnya permintaan jamu tradisional, terutama dari segmen urban dan remaja. Ini adalah sebuah perubahan demografis konsumen yang sebelumnya didominasi kalangan dewasa atau tua.
Selain itu, meningkatnya permintaan ini juga memiliki efek ekonomi penting: industri jamu terbukti mampu menyerap tenaga kerja, mendukung petani rempah, serta memberi ruang hidup bagi pelaku usaha kecil.
Dengan kata lain, Tren Party Jamu bukan sekadar fenomena gaya hidup, tetapi juga katalis penggerak ekonomi lokal.
