Gempa di Jepang Picu Tsunami dan Perjalanan Shinkansen Terganggu

Anggi Mardiana
10 Desember 2025, 07:15
Gempa di Jepang
BMKG Jepang
Gempa di Jepang
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Gempa di Jepang berkekuatan 7,6 Skala Richter mengguncang wilayah pantai utara Jepang, memicu tsunami setinggi 40 cm dan menyebabkan beberapa perjalanan kereta Shinkansen dihentikan sementara. Gempa tersebut, terjadi pada Senin (8/12/2025) malam pukul 21.34 waktu setempat, dengan prediksi gelombang tsunami hingga 3 meter akan menghantam pantai Pasifik Jepang.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) awalnya memperkirakan gelombang setinggi 3 meter akan menghantam pesisir. Namun, gelombang dengan ketinggian 20–70 cm tercatat di beberapa pelabuhan di Hokkaido, Aomori, dan Iwate.

Gempa di Jepang Picu Tsunami di Dua Lokasi

Dua gelombang tsunami tercatat setelah gempa yang mengguncang Jepang. Badan Meteorologi Jepang melaporkan kedua gelombang tersebut memiliki ketinggian sekitar 40 sentimeter. Media lokal juga melaporkan adanya korban yang terluka akibat kejadian ini.

Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa berkekuatan 7,6 skala Richter terjadi pukul 14.15 GMT di lepas pantai Misawa, wilayah pantai Jepang Pasifik, dengan kedalaman 53 kilometer. Badan Meteorologi Jepang sempat mengeluarkan peringatan tsunami, dan gelombang pertama menghantam pelabuhan di utara Aomori, Misawa, pada pukul 23.43 waktu setempat, diikuti gelombang kedua yang mencapai kota Urakawa di Hokkaido pukul 23.50. Gelombang kedua dilaporkan memiliki tinggi 40 sentimeter.

Siaran NHK mengutip seorang karyawan hotel di Hachinohe, Aomori, yang menyebutkan adanya beberapa korban luka, sementara rekaman langsung menunjukkan pecahan kaca berserakan di jalan. Gempa juga dirasakan di pusat utara Sapporo, memicu alarm ponsel pintar untuk memperingatkan warga. Seorang reporter NHK di Hokkaido menggambarkan guncangan horizontal sekitar 30 detik yang membuatnya sulit berdiri saat gempa terjadi.

Gempa di Jepang, Shinkansen Dihentikan Sementara dan Jalan Terdampak

Gempa Jepang Hari ini
Gempa Jepang Hari ini (CNA.id)

Gempa di Jepang mengguncang wilayah timur laut pada Senin malam (8/12/2025), menyebabkan Shinkansen dihentikan sementara dan sejumlah ruas jalan mengalami gangguan. Berikut informasinya:

1. Shinkansen Dihentikan Sementara

Gempa berdampak pada transportasi kereta di Jepang, sehingga beberapa perjalanan Shinkansen dihentikan sementara. Menurut laporan NHK pada Selasa (9/12), Perusahaan Kereta Api Jepang Timur (East Japan Railway Company) menyatakan bahwa perjalanan Tohoku Shinkansen antara Stasiun Fukushima dan Shin-Aomori dihentikan sementara akibat gempa. Perusahaan akan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi rel dan belum tahu kapan layanan akan kembali normal.

Cabang Morioka dari East Japan Railway juga menyebutkan bahwa hingga tengah malam Selasa, layanan di Jalur Utama Tohoku di Prefektur Iwate masih dihentikan sementara. Dua kereta melakukan penghentian darurat, namun belum ada laporan korban luka.

Sementara itu, di Hokkaido, Bandara New Chitose dekat Sapporo, yang merupakan bandara tersibuk di wilayah itu, menyatakan bahwa hingga pukul 23.40 pada Senin malam, mereka sedang memeriksa kondisi dua landasan pacu untuk memastikan tidak ada kerusakan.

2. Jalan Raya Terdampak

Perusahaan jalan tol Nippon Timur (East Nippon Expressway Company) melaporkan bahwa hingga pukul 23.45 pada Senin, lalu lintas di beberapa ruas tol, termasuk antara Simpang Susun Bandara Shiraoi dan Shinchitose serta Simpang Susun Tomakomai Higashi dan Numanohata Nishi, dihentikan sepenuhnya. Kemungkinan besar, kemacetan akan terjadi pada hari Selasa.

Sementara itu, East Japan Railway Company menyatakan layanan kereta cepat dan kereta reguler tidak terdampak setelah peringatan potensi gempa akibat gempa besar hari Senin. Namun, operator mengingatkan bahwa penundaan masih bisa terjadi jika ditemukan kerusakan pada infrastruktur.

Maskapai All Nippon Airways dan Japan Airlines mengonfirmasi bahwa mereka akan beroperasi seperti biasa mulai Selasa. Menurut pedoman Kantor Kabinet Jepang, tidak ada tindakan yang diterapkan pada jalur kereta, bandara, maupun jalan tol, meskipun peringatan gempa telah dikeluarkan. Pihak yang berwenang akan terus memberikan informasi kepada masyarakat mengenai lokasi-lokasi yang dianggap berisiko gempa besar serta tempat bantuan yang tersedia.

Gempa di Jepang picu tsunami yang mempengaruhi berbagai wilayah di pantai utara negara tersebut. Selain menimbulkan gelombang setinggi puluhan sentimeter, gempa ini juga berdampak pada transportasi, termasuk pembekuan sementara kereta Shinkansen, pemeriksaan jalur tol, serta pengecekan landasan bandara. Meski korban luka dilaporkan, pihak berwenang terus menjaga situasi dan memberikan informasi kepada publik untuk memastikan keselamatan warga.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan