Daftar 10 Timnas Termahal di Piala Dunia 2026, Ada Inggris HIngga Turki
Piala Dunia 2026 akan dimulai pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di tiga negara sekaligus, yakni Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko. Ajang sepak bola paling bergengsi ini akan menjadi panggung bagi Timnas dengan dari seluruh dunia untuk menunjukkan skill terbaik mereka.
Beberapa negara yang akan bermain di Piala Dunia 2026 mendapatkan pemain berbakat dengan label harga fantastis dalam skuadnya.
Meskipun nilai valuasi pemain terrsebut tidak serta-merta menggambarkan kekuatan, apalagi jaminan kesuksesan, setidaknya nilai valuasi tersebut bisa menjadi cerminan kedalaman timnas, kebolehan negara tersebut dalam mencetak bintang pesepak bola muda, hingga bagaimana konsistensi para pemainnya selama berkarier di level klub.
Lantas, apa saja daftar 10 timnas termahal di Piala Dunia 2026? Berikut di bawah ini informasinya.
Daftar 10 Timnas Termahal di Piala Dunia 2026
Berikut ini 10 timnas termahal di dunia yang dirangkum berdasarkan data Transfermarkt:
1. Inggris
Pertama, ada timnas Tiga Singa yang menjadi skuad termahal meskipun hanya selisih tipis dari Prancis, tepatnya EU€1,3 miliar atau setara Rp25,5 triliun.
Tidak heran, ada tiga pemain berlabel ratusan juta euro dalam skuad Inggris, yakni Jude Bellingham (EU€160 juta), Bukayo Saka (EU€130 juta), dan Declan Rice (EU€120 juta).
Selain itu, ada tiga gelandang serang elite dengan harga di atas rata-rata, macam Phil Foden, Morgan Rogers, dan Eberechi Eze. Bahkan, Harry Kane yang kini berusia 32 tahun pun masih punya banderol EU€65 juta—buah konsistensinya sebagai mesin gol Bayern Munchen.
Sebaliknya, segelintir pemain muda yang mampu mencuri perhatian manajer Thomas Tuchel justru terdongkrak valuasinya setelah masuk skuad. Misalnya, Elliot Anderson dan Adam Wharton yang notabene berada di tim semenjana Premier League, kini dibanderol dengan harga EU€60 juta.
Begitu pula dengan Marc Guehi dan Reece James, valuasinya kini menanjak ke atas EU€50 juta. Namun, valuasi timnas Inggris teranyar ini pun masih belum ditambah pemain bintang sekaliber Cole Palmer, Trent Alexander-Arnold, Noni Madueke, hingga Anthony Gordon, sebab mereka belum sempat dipanggil Tuchel untuk berlaga pada tahun ini.
2. Prancis
Sama seperti Brasil dan Spanyol, Les Bleus juga memiliki pemain dengan label harga EU€200 juta, yakni Kylian Mbappe.
Namun, skuad Prancis lebih banyak bertabur bintang yang notabene sedang bermain di klub-klub papan atas Eropa. Misalnya, Michael Olise saat ini dihargai EU€130 juta, disusul William Saliba (EU€90 juta), dan Hugo Ekitike (EU€85 juta).
Anggota skuad paling mencolok lain dengan nilai pasar di atas rata-rata, antara lain Dayot Upamecano, Bradley Barcola, dan Jules Kounde. Pemain di kisaran EU€50 juta pun begitu semarak.
Mulai dari bintang Manchester City, Rayan Cherki, Ibrahima Konate, Manu Kone, Eduardo Camavinga, sampai wonderkid PSG, Warren Zaire Emery.
Praktis, nilai skuad Prancis bisa dengan mudah menembus EU€1,29 miliar atau setara Rp25,3 triliun.
3. Spanyol
Nilai skuad La Furia Roja bisa menembus EU€1 miliar bukan semata ditopang banderol mahal duo wonderkid Barcelona, Lamine Yamal (EU€200 juta) dan Pau Cubarsi (EU€80 juta).
Selain itu, tampaknya konsistensi para pemain lain–termasuk para pemain senior–juga menjadi kunci bagi Spanyol mampu bertengger sebagai timnas termahal ke-3 dengan valuasi EU€1,15 miliar alias Rp22,56 triliun.
Misalnya, sekelas Martin Zubimendi, Dani Olmo, Marc Cucurella dan Ferran Torres pun nyatanya masih bisa mempertahakan nilai pasar di atas EU€50 juta.
Belum lagi ditambah angkatan muda dengan prospek cerah, seperti Fermin Lopez, Pablo Barrios, Alex Baena, hingga Samu Aghehowa.
4. Brasil
Berikutnya ada timnas Brazil asuhan Carlo Ancelotti yang bermasa depan cerah dikarenakan skuadnya tahun ini tengah dibanjiri angkatan muda prospektif dengan valuasi fantastis.
Termahal ada duo penyerang sayap Real Madrid: Vinicius Jr. (EU€200 juta) dan Rodrygo (EU€100 juta). Lantas, penyerang sayap Barcelona, Raphinha juga mampu mendongkrak valuasinya tahun ini menjadi senilai EU€80 juta.
Manajer Don Carlo pun rasanya tak perlu bingung, sebab Brasil sedang bertabur bintang yang rutin menghiasi klub-klub raksasa Premier League. Antara lain, Bruno Guimaraes (EU€80 juta) dari Newcastle, duo 'Gabriel' Arsenal: Magalhaes (EU€75 juta) dan Martinelli (EU€55 juta), serta bintang muda Manchester City, Savinho (EU€55 juta).
Jajaran pemain muda Brasil dengan banderol harga EU€50 juta pun begitu semarak, mulai dari Matheus Cunha, Ederson, Joao Pedro, Murillo, hingga wonderkid Chelsea, Estevao.
Tidak heran, nilai Timnas Brasil terkini bisa dengan mudah menyentuh EU€932 juta atau setara Rp18,28 triliun.
5. Portugal
Nilai timnas Portugal menjadi begitu signifikan karena ada duo gelandang Paris Saint-Germain (PSG) yang kini berstatus pemain mahal, yaitu Vitinha dan Joao Neves.
Kesuksesan mereka menggondol trofi Liga Champions musim lalu membuat valuasi keduanya kompak melejit ke sekitar EU€110 juta.
Tidak heran apabila ditambah pemain-pemain senior lain, macam Rafael Leao, Ruben Dias, dan Bruno Fernandes, total valuasi timnas Portugal pun bisa dengan mudah menembus EU€841 juta atau setara Rp16,5 triliun.
6. Jerman
Selanjutnya ada timnas Jerman di bawah asuhan Julian Nagelsmann yang sebenarnya bisa masuk tiga besar jajaran timnas termahal semisal Jamal Musiala sembuh dari cedera, dan para pemain mudanya semakin mantap di level klub.
Hal ini dikareakan valuasi skuad Jerman terkini di sekitar EU€828 juta atau setara Rp16,24 triliun itu belum ditambah harga fantastis Musiala yang berkisar EU€130 juta.
Selain itu, harga para rising-star Der Panzer juga masih bisa meroket apabila penampilan mereka konsisten bersinar di klub masing-masing.
Segelintir pemain bintang Jerman yang masih di bawah 25 tahun itu, antara lain Florian Wirtz (EU€110 juta), Nick Woltemade (EU€70 juta), Aleksandar Pavlovic (EU€65 juta), dan Karim Adeyemi (EU€60 juta).
7. Italia
Sama seperti Turki, skuad Gli Azzurri masuk dalam jajaran timnas termahal yang masih harus berjuang dalam babak play-off Piala Dunia 2026.
Untuk mengamankan spot tersisa di Grup B, Sang Manajer sekaligus legenda hidup AC Milan, Gennaro Gattuso harus mampu membawa anak-anak asuhnya menang melawan Irlandia Utara, lantas menjamu pemenang duel antara Wales dengan Bosnia & Herzegovina di partai final.
Menariknya, timnas Negeri Pizza menyentuh nilai pasar EU€827 juta alias Rp16,22 triliun karena kuatnya dominasi para pemain bertahan elite mereka di klub-klub kasta tertinggi Eropa. Sebut saja, duo bek Inter Milan, Alessandro Bastoni dan Frederico Dimarco, masing-masing bernilai EU€80 juta dan EU€50 juta.
Gelandang bertahan Newcastle United, Sandro Tonali dan bek sayap Arsenal, Riccardo Calafiori juga termasuk mahal, masing-masing EU€75 juta dan EU€50 juta. Selain itu, ada kiper Manchester City, Gianluigi Donnarumma dan bek tengah Napoli, Alessandro Buongiorno yang sama-sama bervaluasi EU€45 juta.
Adapun, pesepak bola termahal Italia yang bukan pemain bertahan hanya Nicolo Barella dengan valuasi EU€60 juta.
8. Belanda
Timnas Belanda sebenarnya termasuk skuad bertabur bintang, meskipun total valuasinya saat ini hanya EU€808 juta atau setara Rp15,85 triliun.
Pasalnya, skuad asuhan Ronald Koeman ini punya enam pemain termahal dengan harga di atas EU€50 juta yang rutin menghiasi Premier League. Antara lain, Ryan Gravenberch dengan nilai pasar EU€90 juta; Jurrien Timber dan Cody Gakpo dengan EU€70 juta; Tijjani Reijnders dan Micky van de Ven dengan EU€65 juta; dan Xavi Simons dengan EU€60 juta.
Sementara itu, para pemain senior yang valuasinya mulai turun pun sebenarnya masih hebat bersama klubnya masing-masing. Misalnya, Frenkie de Jong di Barcelona, Virgil van Dijk di Liverpool, Donyell Malen di Aston Villa, juga Nathan Ake di Manchester City.
9. Argentina
Seanjutnya ada timnas Argentina dimana valuasinya terus menurun dalam beberapa tahun belakangan, seiring usia para pemain bintangnya yang mulai menua. Total valuasi skuad Timnas Argentina saat ini hanya EU€575 juta atau setara Rp11,28 triliun.
Dua bintang termahal Sang Juara Bertahan pun hanya berkisar EU€85 juta, yakni Lautaro Martinez dan Alexis Mac Allister.
Menariknya, pemain termahal peringkat ke-3 Argentina justru diisi Nico Paz, bocah ajaib yang sedang bersinar di Serie A bersama klub milik Grup Djarum, Como 1907.
Pemain yang baru menginjak 21 tahun itu kini dibanderol seharga EU€65 juta, naik 3 kali lipat ketimbang tahun lalu, berkat performa apiknya membawa Como bersaing dengan tim-tim papan atas Liga Italia.
10. Turki
Terakhir, ada Skuad asuhan Vincenzo Montella masuk sepuluh besar timnas termahal dengan valuasi EU€508,2 juta alias Rp9,97 triliun, terutama berkat tiga wonderkid yang masih berusia 20 tahun.
Bintang Real Madrid, Arda Guler menjadi yang paling signifikan dengan nilai pasar EU€90 juta, disusul Kenan Yildiz (EU€75 juta) dari Juventus, serta rising-star Eintracht Frankfurt, Can Uzun (EU€45 juta).
Terbaru, Turki masih harus bersaing dalam babak play-off Piala Dunia 2026 untuk memperebutkan spot tersisa di Grup D. Untuk lolos, Turki harus menang melawan Rumania, lantas menghadapi pemenang dari duel Slowakia-Kosovo di babak final play-off Zona Eropa.
Kepiawaian Sang Manajer yang juga penyerang legendaris AS Roma itu pun diuji, terutama soal membangun kekompakan tiga wonderkid itu dengan para seniornya, seperti Hakan Calhanoglu, Zeki Celik, dan Orkun Kokcu.
Demikian informasi mengenai daftar 10 timnas termahal di Piala Dunia 2026 yang bisa disimak.


