5 Ceramah Isra Miraj 2026 Singkat Penuh Makna Sebagai Referensi
Umat Muslim akan merayakan Isra Miraj pada 27 Rajab 1447 H atau Jumat, 16 Januari 2026. Isra Miraj merupakan salah satu hari peringatan penting bagi umat Islam.
Momen ini memperingati perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam menerima perintah sholat lima waktu dari Allah SWT dalam satu malam. Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk memeriahkan Isra Miraj 2026, mulai dati menggelar tabligh akbar, pengajian, lomba-lomba keagamaan, dan masih banyak lagi.
Momen Isra Miraj juga dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan yang sarat doa dan harapan melalui ceramah, terutama yang berkaitan dengan kewajiban sholat. Berikut contoh ceramah Isra Miraj 2026 singkat yang bisa digunakan sebagai referensi.
Ceramah Isra Miraj 2026
Contoh ceramah Isra Miraj 2026 banyak dicari untuk berbagai acara keagamaan, mulai dari masjid hingga sekolah. Ceramah yang singkat, jelas, dan bermakna mampu membuat pesan Isra Miraj terasa lebih dekat dengan kehidupan umat.
Berikut contoh ceramah Isra Miraj 2026 singkat yang bisa digunakan sebagai referensi.
1. Ceramah Isra Miraj 2026 Tentang Hikmah dari Peristiwa Isra Miraj
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Segala puji bagi Allah SWT atas limpahan nikmat iman, Islam, dan kesehatan yang diberikan kepada kita, sehingga kita dapat berkumpul dalam majelis yang penuh keberkahan ini. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, teladan agung yang membimbing umat manusia dari masa kegelapan menuju cahaya Islam. Semoga kita semua termasuk umat beliau yang kelak memperoleh syafaat di hari akhir. Amin ya Rabbal ‘alamin.
Hadirin yang dirahmati Allah,
Pada kesempatan ini, izinkan saya menyampaikan hikmah dari peristiwa Isra Miraj. Isra Miraj merupakan salah satu mukjizat terbesar yang Allah anugerahkan kepada Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:
“Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS Al-Isra: 1)
Hadirin sekalian,
Peristiwa Isra Miraj terjadi pada masa penuh ujian yang dialami Rasulullah SAW. Beliau kehilangan dua sosok yang sangat dicintai, yakni istri tercinta Khadijah dan paman beliau, Abu Thalib. Di tengah duka yang mendalam itu, Allah SWT memberikan penghiburan melalui peristiwa agung Isra Miraj.
Isra merupakan perjalanan malam Rasulullah SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsha di Palestina. Sementara, Miraj adalah perjalanan beliau dari Masjidil Aqsha menuju Sidratul Muntaha untuk menerima perintah langsung dari Allah SWT. Dari peristiwa ini, terdapat banyak hikmah yang dapat kita ambil, di antaranya:
1. Pentingnya Salat
Dalam peristiwa Miraj, Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat lima waktu secara langsung dari Allah SWT. Salat merupakan tiang agama, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
“Salat adalah tiang agama. Barang siapa menegakkannya, maka ia telah menegakkan agama. Dan barang siapa meninggalkannya, maka ia telah merobohkan agama.” (HR Al-Baihaqi)
Salat mengajarkan kita kedisiplinan, ketundukan, serta kedekatan dengan Allah SWT. Oleh karena itu, marilah kita berupaya meningkatkan kualitas salat, baik dari segi kekhusyukan maupun ketepatan waktunya.
2. Menguatkan Keimanan
Isra Miraj menjadi ujian keimanan bagi umat Islam, khususnya pada masa Rasulullah SAW. Peristiwa ini tidak dapat dijangkau oleh logika semata dan hanya dapat diterima dengan iman yang kuat. Hal ini mengajarkan bahwa dalam beragama, keyakinan hati memiliki peran yang sangat penting.
3. Kesabaran dalam Menghadapi Ujian
Sebelum Isra Miraj, Rasulullah SAW menghadapi berbagai cobaan berat dalam hidupnya. Namun, Allah SWT menghibur beliau dengan memperjalankannya ke langit untuk memperlihatkan kebesaran-Nya. Dari sini kita belajar bahwa di balik setiap kesulitan, selalu ada kemudahan, sebagaimana firman Allah SWT:
“Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” (QS Al-Insyirah: 6)
4. Dorongan untuk Menuntut Ilmu
Peristiwa Isra Miraj juga menjadi inspirasi bagi umat Islam untuk terus menuntut ilmu. Perjalanan Rasulullah SAW menembus langit mendorong manusia untuk mempelajari alam semesta dan merenungi tanda-tanda kebesaran Allah SWT. Sebagaimana firman-Nya:
“Dia menciptakan langit tanpa tiang sebagaimana kamu melihatnya…” (QS Luqman: 10)
Hadirin yang dirahmati Allah,
Melalui peristiwa Isra Miraj, kita diajak untuk terus memperbaiki kualitas ibadah, menguatkan keimanan, serta tidak mudah berputus asa dalam menghadapi cobaan hidup. Semoga kita mampu meneladani hikmah dari peristiwa ini dan menjadi hamba yang lebih baik di hadapan Allah SWT.
Demikian ceramah singkat yang dapat saya sampaikan. Semoga apa yang disampaikan dapat bermanfaat dan menjadi pengingat bagi kita semua. Mohon maaf apabila terdapat kekurangan.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
2. Ceramah Isra Miraj 2026 Tentang Kekuatan Spiritual di Malam Hari
Assalamualaikum wr. wb.
Puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT, yang telah memberikan petunjuk dan rahmat-Nya kepada kita. Terima kasih atas kehadiran saudara-saudara sekalian dalam ceramah ini yang mengangkat tema luar biasa, "Perjalanan Ajaib Isra Miraj: Kekuatan Spiritual di Malam Hari."
Peristiwa Isra Miraj merupakan perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjid Aqsha yang luar biasa. Dalam waktu singkat, Rasulullah berhasil menembus lapisan-lapisan spiritual hingga ke puncak Sidratul Muntaha. Tetapi, mengapa Allah memilih malam hari untuk perjalanan ini?
Allah SWT berfirman dalam Al-Quran, "Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hambanya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha..." (QS Al-Isra [17]: 1). Kata 'lailah' tidak hanya berarti malam secara harfiah, tapi juga mengandung makna kegelapan, keheningan, dan kesyahduan. Malam memberikan suasana yang mendalam untuk bermunajat kepada Allah.
Dalam kehidupan spiritual, malam memiliki keistimewaan tersendiri. "Dan pada sebahagian malam hari, sholatlah kalian sebagai ibadah tambahan; mudah-mudahan Tuhan kalian mengangkat kalian ke tempat yang terpuji." (QS Al-Isra [17]: 79). Sholat malam menjadi momen dekat dengan Allah, dan banyak prestasi spiritual tercapai di malam hari.
Rasulullah SAW, dalam suasana duka yang mendalam, memanfaatkan malam sebagai kekuatan untuk bermunajat. Isra Miraj terjadi di malam, menggambarkan kekuatan emosional dan spiritual malam. Dalam ayat-ayat yang menunjukkan kelebihan malam, kita ditekankan untuk memanfaatkannya sebagai momen penuh kekhusyukan.
Isra Miraj juga menunjukkan hubungan antara surah-surah Al-Quran yang menyimbolkan kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan spiritual (SQ), dan kecerdasan emosional (EQ). Rasulullah mengalami kecerdasan emosional yang luar biasa di malam hari, menjadi teladan bagi kita.
Keutamaan malam juga membawa kesadaran akan kesalahan dan air mata taubat. Malam adalah momentum untuk menentukan cita-cita luhur. Pondok pesantren memahami keistimewaan malam untuk memperbaiki akhlak santri. Sayangnya, sekolah-sekolah umum jarang memanfaatkannya untuk pembinaan budi pekerti.
Perjalanan Isra Miraj yang dramatis menandai pentingnya malam dalam kehidupan spiritual. Mari kita manfaatkan malam sebagai waktu untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meraih keberkahan-Nya.
Akhir kata, semoga ceramah ini memberikan inspirasi dan pemahaman yang mendalam tentang keajaiban spiritual malam hari. Terima kasih atas perhatian saudara-saudara sekalian. Wassalamualaikum Wr. Wb.
3. Ceramah Isra Miraj 2026 Tentang Isra Miraj Kebesaran Allah
Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh,
Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT. Sholawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Rasulullah Muhammad SAW, utusan Allah yang dipilih untuk mengemban risalah Ilahi.
Peristiwa Isra miraj, perjalanan malam luar biasa yang dialami Rasulullah SAW, menjadi salah satu tanda kebesaran Allah SWT. Terdiri dari dua bagian, yakni Isra (perjalanan malam) dari Masjidil Haram ke Masjid al-Aqsa, dan Miraj (naik ke langit) dari al-Aqsha hingga Sidrat al-Muntaha, peristiwa ini penuh dengan makna simbolis dan hikmah mendalam.
Isra, perjalanan dari Mekkah ke Palestina, memiliki simbolisme yang mendalam. Peristiwa ini mencerminkan peralihan kepemimpinan rohaniah dari Bani Israil ke Bani Ismail, menandakan perubahan esensial dalam urutan kenabian. Rasulullah SAW, sebagai keturunan Ismail, menjadi penutup dari garis kenabian, membawa ajaran Islam sebagai kesempurnaan dan penyelesaian dari agama-agama sebelumnya.
Dalam Miraj, Rasulullah mengalami perjalanan rohaniah melintasi tujuh langit, bersama malaikat Jibril. Puncak peristiwa ini adalah menerima perintah salat lima waktu, yang menunjukkan pentingnya shalat dalam mengukuhkan hubungan langsung antara hamba dan Tuhannya. Shalat, sebagai rukun Islam yang paling utama, menjadi jembatan spiritual yang menghubungkan manusia dengan Allah SWT.
Miraj juga menegaskan kesempurnaan agama Islam sebagai risalah terakhir. Rasulullah menjadi penutup para Nabi dan Rasul, mengindikasikan bahwa agama Islam membawa ajaran yang sempurna dan berlaku untuk semua zaman. Kesatuan ajaran dari semua Rasul dan Nabi tercermin dalam Shalat di Masjid al-Aqsha, di mana Rasulullah memimpin mereka sebagai imam.
Dalam kesederhanaan akal dan ilmu manusia, Isra miraj mengajarkan kita untuk merenung, bersyukur, dan berserah diri pada keagungan Allah SWT. Perjalanan luar biasa ini memperlihatkan bahwa di luar batas kemampuan akal manusia, kebesaran Allah tak terhingga. Mari kita mendalami makna dan hikmah yang terkandung dalam peristiwa ini, agar kita dapat lebih mendekatkan diri kepada-Nya dalam keseharian hidup kita.
Wassalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
4. Ceramah Isra Miraj 2026 Tentang Perjalanan Nabi Muhammad SAW
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Hadirin rahimakumullah,
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga kita dapat hadir dalam keadaan sehat wal'afiat. Sholawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada Rasulullah SAW, yang telah membawa kita dari zaman jahiliyah menuju zaman yang Islamiyyah.
Hadirin rahimakumullah,
Kata "Isra" dalam bahasa Arab berarti berjalan malam. Menurut istilah, Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad pada suatu malam dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjid Al-Aqsa atau Baitul Maqdis di Palestina. Mi'raj berarti naik ke atas. Menurut istilah, Mi'raj adalah naiknya Nabi Muhammad SAW dari Masjid Al-Aqsa menuju Arasy untuk menghadap Allah SWT.
Setelah mengalami kedukaan karena dua orang yang amat dicintai dan dihormati telah meninggal dunia, Allah SWT ingin menghibur dan memuliakan Nabi Muhammad SAW. Allah telah mengutus Malaikat Jibril untuk menjemput Nabi Muhammad SAW untuk menghadap-Nya.
Peristiwa ini terjadi setelah sebelas tahun Muhammad menjadi Nabi. Setelah berjumpa dengan Nabi Muhammad SAW, Malaikat Jibril membaringkan Nabi Muhammad SAW, kemudian membelah dadanya, membersihkan sifat-sifat buruk, dan menggantinya dengan sifat baik ke dalam dadanya. Nabi Muhammad SAW dan Malaikat Jibril menaiki Buraq, yaitu kendaraan yang sangat cepat. Perjalanan mereka pertama menuju Masjidil Aqsa di Palestina.
Selama di perjalanan, mereka singgah di lima tempat, yaitu:
Kota Yatsrib, sekarang disebut Madinah Al-Munawwaroh.
Kota Madyan, yaitu tempat persembunyian Nabi Musa dari Fir'aun.
Thur Sina, yaitu tempat Nabi Musa menerima Kitab Taurat.
Bethlehem, yaitu tempat kelahiran Nabi Isa AS.
Masjidil Aqsa di Palestina, yaitu tempat yang dituju dalam perjalanan malam tersebut. Palestina merupakan tempat suci ketiga setelah Makkah dan Madinah.
Pada tiap persinggahan, Nabi Muhammad SAW selalu melakukan sholat dua rakaat. Sesampainya di Masjidil Aqsa, Nabi disuguhi dua buah gelas yang masing-masing berisi susu dan arak. Nabi Muhammad SAW mengambil gelas yang berisi susu, kemudian Malaikat Jibril mengucapkan selamat padanya karena beliau telah memilih yang baik bagi dirinya dan umatnya.
Setelah menjadi imam, Rasulullah diangkat ke Sidratul Muntaha untuk menghadap Allah SWT bersama Malaikat Jibril. Dalam perjalanan menuju Sidratul Muntaha, Nabi Muhammad dan Malaikat Jibril singgah di tujuh lapis langit, yaitu:
Langit pertama bertemu dengan Nabi Adam AS.
Langit kedua bertemu Nabi Yahya dan Nabi Ishaq AS.
Langit ketiga bertemu Nabi Yusuf AS.
Langit keempat bertemu dengan Nabi Idris AS.
Langit kelima bertemu dengan Nabi Harun AS.
Langit keenam bertemu dengan Nabi Musa AS.
Langit ketujuh bertemu dengan Nabi Ibrahim AS.
Hadirin rahimakumullah,
Setelah melewati tujuh lapis langit, Nabi Muhammad diajak ke Baitul Makmur, yaitu tempat Malaikat melaksanakan Thawaf. Kemudian naik ke Sidratul Muntaha, dan dalam perjalanan ini Malaikat Jibril tidak ikut serta.
Kemudian Rasulullah bertemu dengan Allah SWT, dalam pertemuan tersebut Allah SWT memerintahkan kepada Nabi Muhammad untuk melaksanakan sholat sebanyak lima puluh waktu.
Hadirin rahimakumullah,
Setelah melewati tujuh lapis langit, Nabi Muhammad diajak ke Baitul Makmur, yaitu tempat Malaikat melaksanakan Thawaf. Kemudian naik ke Sidratul Muntaha, dan dalam perjalanan ini Malaikat Jibril tidak ikut serta.
Kemudian Rasulullah bertemu dengan Allah SWT, dalam pertemuan tersebut Allah SWT memerintahkan kepada Nabi Muhammad untuk melaksanakan sholat sebanyak lima puluh waktu.
Ketika hendak turun, Nabi Muhammad bertemu dengan Nabi Musa AS, dan beliau bercerita tentang perintah sholat yang diterimanya dari Allah SWT. Mendengar cerita tersebut, Nabi Musa menyuruh Nabi Muhammad SAW untuk menghadap Allah kembali guna meminta keringanan. Nabi Muhammad berulang kali menghadap Allah untuk memberikan keringanan perintah sholat, dan akhirnya Allah memberikan keringanan kepada Nabi Muhammad, menjadi 5 waktu setiap harinya. Allah memberikan pahala yang sama bagi umat Nabi Muhammad seperti melaksanakan sholat sebanyak 50 waktu. Setelah itu, Nabi dikembalikan ke Makkah.
Hikmah Isra Mi'raj, yaitu:
Menghilangkan perasaan sedih dalam diri Nabi Muhammad SAW yang disebabkan oleh meninggalnya pembelanya yang utama, yaitu pamannya Abu Thalib dan istrinya Khadijah. Allah SWT ingin meyakinkan utusan-Nya itu bahwa kebenaran dan keyakinan yang dibawanya tidak akan dapat dikalahkan oleh apa pun dan siapa pun.
Allah hendak memperlihatkan kemahakuasaan-Nya kepada Nabi Muhammad SAW agar ia tetap yakin bahwa Allah akan tetap menolongnya dalam menghadapi musuh yang menghalangi penyiaran agama Islam.
Allah mempertemukan dan memperkenalkan Nabi Muhammad SAW dengan para Nabi dan Rasul terdahulu, agar dapat menambah semangat dan keyakinannya.
Allah memperlihatkan kepada Nabi Muhammad SAW bekas kejayaan bangsa-bangsa terdahulu yang hancur luluh karena kedurhakaan kepada Allah dan Rasul-Nya.
Menguji para pengikut Nabi, apakah mereka akan tetap beriman kepada agama yang selama ini dianutnya, sekalipun akal dan pikiran mereka belum dapat mengerti dan memahami kejadian tersebut.
Nabi Muhammad SAW dapat bertemu dengan hadirat Allah SWT.
Allah menyampaikan perintah melakukan sholat kepada Nabi dan umatnya.
Demikianlah yang dapat kami sampaikan, mudah-mudahan ada manfaatnya.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
5. Ceramah Isra Miraj 2026 Tentang Pelajaran dari Perjalanan Isra Miraj
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan semesta alam, yang telah memberikan anugerah terbesar kepada umat manusia berupa Islam sebagai jalan hidup. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, serta seluruh umatnya hingga akhir zaman.
Hadirin yang dirahmati Allah,
Pada kesempatan yang mulia ini, izinkan saya menyampaikan sedikit tausiyah mengenai peristiwa Isra Mi'raj. Isra Mi'raj adalah perjalanan luar biasa yang dilalui oleh Nabi Muhammad SAW, di mana beliau menerima perintah sholat lima waktu sebagai kewajiban umat Islam. Perjalanan ini merupakan mukjizat yang menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah Islam.
Peristiwa Isra, perjalanan dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Palestina, mengajarkan kita tentang pentingnya hubungan manusia dengan sesama. Sedangkan Mi'raj, perjalanan naik ke Sidratul Muntaha, mengingatkan kita akan hubungan manusia dengan Allah SWT, yaitu ibadah dan ketaatan kepada-Nya.
Dalam perjalanan itu, Rasulullah SAW diperlihatkan berbagai gambaran tentang kehidupan umat manusia. Beliau melihat akibat dari perbuatan buruk seperti meninggalkan sholat, enggan bersedekah, dan memakan riba. Semua ini menjadi peringatan nyata agar kita senantiasa menjaga kewajiban sebagai seorang Muslim.
Hadirin yang berbahagia,
Isra Mi'raj bukan hanya peristiwa sejarah, tetapi juga pedoman hidup. Melalui perintah sholat lima waktu, kita diajarkan untuk menjaga hubungan dengan Allah SWT, sekaligus memperbaiki diri dalam menjalani kehidupan.
Mari jadikan momentum ini untuk meningkatkan ketaqwaan, memperbanyak ibadah, dan menjauhi larangan-Nya. Semoga kita menjadi pribadi yang lebih baik, bermanfaat bagi sesama, dan senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.
Hadirin yang dirahmati Allah,
Demikianlah ceramah singkat yang dapat saya sampaikan. Semoga kita semua mampu mengambil hikmah dari peristiwa Isra Mi'raj dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Mohon maaf atas segala kekurangan, semoga Allah SWT meridhoi.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

