Gerhana Matahari Total Terlama di Abad ke-21 yang Jarang Terjadi
Kapan gerhana Matahari total terlama? Para astronom telah menetapkan tanggal pasti terjadinya gerhana Matahari total terlama di abad ini, sebuah fenomena langit yang diprediksi akan memukau jutaan orang di seluruh dunia. Peristiwa ini sering disebut sebagai gerhana abad ini karena durasi totalitasnya yang panjang dan jarang terjadi pada abad ke-21.
Pada puncaknya, Gerhana Matahari total akan berlangsung selama 6 menit 23 detik, mendekati durasi maksimal yang bisa terjadi di Bumi. Waktu ini lebih lama dibandingkan gerhana total pada April 2024, yang hanya mencapai 4 menit 28 detik pada fase puncak.
Lamanya durasi gerhana tahun 2027 disebabkan oleh keselarasan kosmik yang hampir sempurna, di mana Bulan berada dekat titik terdekatnya dengan Bumi (perigee) dan Matahari berada dekat titik terjauhnya ( aphelion ).
Kapan Gerhana Matahari Total Terlama?
Gerhana Matahari total terpanjang akan terjadi pada tanggal 2 Agustus 2027, ketika Bulan tepat berada di antara Bumi dan Matahari, sehingga membuat siang hari berubah menjadi gelap di jalur totalitas yang melintasi beberapa benua. Totalitasnya diperkirakan mencapai sekitar 6 menit 23 detik, menjadikannya salah satu gerhana Matahari total terlama yang dapat diamati dari daratan dalam lebih dari satu abad.
Kegelapan total ini akan mencakup sebagian wilayah Afrika Utara, Eropa Selatan, dan Timur Tengah, dengan durasi terpanjang diprediksi terjadi di kawasan timur laut Mesir. Fenomena ini bukan sekedar perubahan cahaya sesaat.
Bagi para pengamat, corona atmosfer luar Matahari yang hanya tampak saat gerhana total akan muncul sebagai lingkaran cahaya tipis di sekitar Bulan yang menutupi Matahari, menghadirkan pemandangan langit yang jarang terlihat.
"Ini adalah kesempatan seumur hidup untuk menyaksikan salah satu pertunjukan alam paling dramatis dan langka," kata Dr. Emily Lawson, astronom dan pengamat gerhana, dikutip dari Floo Bits.
“Proses mulai dari redupnya cahaya hingga totalitas memberikan perspektif unik tentang dunia kita dan tata surya,” tambahnya.
Para ahli menjelaskan, gerhana seperti ini menunjukkan presisi luar biasa dalam orbit Bumi dan Bulan, di mana ukuran tampak Bulan cukup besar untuk menutupi Matahari sepenuhnya pada posisi tertentu dalam orbitnya.
Peristiwa ini juga menjadi momen penuh kegembiraan bagi komunitas ilmiah dan penggemar astronomi global.
Banyak orang berencana melakukan perjalanan jauh untuk menyaksikan totalitas, sementara lembaga pendidikan astronomi memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan sains kepada publik.
Meskipun gerhana Matahari parsial dan cincin (ring of fire) akan terjadi pada tahun 2026 dan seterusnya, gerhana 2 Agustus 2027 diprediksi menjadi yang terdalam dan terlama. Bagi para penggemar astronomi, fenomena ini bukan hanya kegelapan siang hari, tetapi pengalaman menghargai keindahan dan keteraturan alam semesta, sebuah kesempatan langka yang sangat dinantikan.
Gerhana Matahari total terlama akan terjadi pada tanggal 2 Agustus 2027, ketika Bulan menutupi seluruh Matahari dalam jalur totalitas yang melintasi beberapa benua. Dengan durasi totalitas sekitar 6 menit 23 detik, gerhana ini menjadi yang terlama di abad ke-21 dan akan memberikan pemandangan langit yang menakjubkan, termasuk munculnya corona Matahari yang hanya terlihat saat gerhana total.

