Jika tidak tersedia, gunakan pelembab tanpa aroma (netral). Kulit yang memiliki kelembaban baik akan membuat parfum menempel lebih lama.
Jika ada, Anda bisa memilih parfum yang memiliki aroma yang sama dengan produk perawatan tubuh lain. Misalnya pelembap tubuh, seperti body butter, body cream, atau body lotion.
Penggunaan produk dengan aroma yang serasi dapat meningkatkan intensitas dan ketahanan parfum, serta menciptakan pengalaman keharuman yang berpadu satu sama lain.
Bila tidak ada aroma yang sama dengan parfum, lebih baik pilih produk perawatan tubuh tanpa aroma. Hal ini agar tidak terjadi bentrok antara aroma parfum dengan wangi dari produk perawatan tubuh yang Anda gunakan.
4. Semprot Parfum ke Titik-titik Nadi
Cara berikutnya yang cukup ampuh untuk membuat wangi parfum tahan lama yaitu dengan menyemprotkannya ke titik-titik nadi. Hal ini dikarenakan bagian kulit tersebut cenderung menghasilkan panas yang lebih tinggi sehingga dapat membuat aroma parfum menyebar merata ke seluruh bagian tubuh.
Oleh karena itu, kamu wajib menyemprotkan parfum pada titik-titik nadi, yaitu pergelangan tangan, belakang telinga, di antara payudara, dan belakang lutut supaya aromanya lebih maksimal dan tahan lama.
Setelah memakai parfum ke bagian tubuh tertentu, jangan menggosokkannya ke bagian tubuh lainnya. Misalnya, menggosokan pergelangan tangan yang sudah disemprotkan parfum dengan pergelangan tangan lainnya.
Cara ini sendiri masih kerap dilakukan banyak orang agar aromanya lebih tahan lama. Namun faktanya, cara tersebut justru bisa merusak molekul parfum dan menyebabkan aromanya lebih cepat hilang.
Adapun cara memakai parfum yang benar agar tahan lama yaitu dengan menepuk bagian tubuh yang sudah disemprot parfum atau membiarkannya kering dengan sendirinya.
Cara Agar Parfum Tahan Lama (Freepik)
6. Semprot Parfum dari Jarak 15—20 cm
Cara berikutnya yaitu dengan menyemprotkan parfum ke kulit dengan jarak 15—20 cm agar parfum bisa menyebar di kulit dengan lebih merata dan luas serta tidak menyebabkan aroma yang terlalu menyengat.
Jika merasa aroma parfum kurang kuat, Anda bisa menyemprotkannya beberapa kali hingga aroma yang keluar sesuai dengan yang Anda inginkan.
Cara memakai parfum ini bisa membuat aroma lebih tahan lama, tetapi tidak mengganggu orang lain saat Anda memakai produk pewangi tersebut.
7. Menyemprotkan 2 Hingga 3 Kali
Jika Anda hanya menyemprotkan parfum satu kali saja, kemungkinan besar aromanya kurang maksimal dan mudah hilang saat terkena keringat. Oleh karena itu, Anda sevaiknya menyemprotkan parfum 2 hingga 3 kali pada bagian tubuh yang sama supaya aromanya lebih tahan lama.
Biasanya aroma parfum yang disemprotkan beberapa kali bisa bertahan seharian meskipun Anda beraktivitas di luar ruangan.
Pastikan Anda tidak lupa juga untuk membawanya kemanapun sebagai ‘amunisi’ terampuh saat bau keringat menyerang.
8. Simpan Parfum dengan Benar
Banyak orang tidak sadar bahwa cara menyimpan parfum juga memengaruhi ketahanan dan kualitas aromanya. Parfum bisa rusak atau berubah aroma jika disimpan di tempat yang salah.
Maka dari itu, pastikan Anda tidak menyimpan parfum di tempat yang terkena cahaya langsung, panas, atau lembap, seperti kamar mandi. Pasalnya, suhu dan kelembapan yang berubah-ubah dapat merusak komposisi parfum dan membuat wanginya cepat memudar.
Anda sebaiknya menyimpan parfum di tempat yang sejuk, gelap, dan kering, misalnya di dalam lemari atau laci tertutup. Jika Anda memiliki kotak asli parfum, sebaiknya simpan di dalamnya untuk perlindungan ekstra.
Selain itu, jangan sering mengguncang botol parfum. Getaran berlebih bisa mengubah struktur cairannya. Biarkan parfum berdiri tegak di tempat teduh dan stabil.