3 Contoh Khutbah Jum'at Tentang Kerukunan Antar Umat Beragama

Izzul Millati
23 Januari 2026, 11:08
contoh khutbah jumat
unsplash.com
contoh khutbah jumat
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kerukunan antar umat beragama merupakan salah satu pilar penting dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia. Keberagaman keyakinan yang hidup berdampingan menuntut adanya sikap saling menghormati, menjaga batas, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Dalam ajaran Islam, menjaga hubungan baik dengan sesama manusia merupakan bagian dari akhlak mulia yang harus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

Khutbah Jum’at memiliki peran dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang relevan dengan realitas sosial. Melalui mimbar Jumat, khatib dapat mengajak jamaah untuk memahami pentingnya hidup rukun di tengah perbedaan. Oleh karena itu, contoh khutbah jum'at dengan tema kerukunan antar umat beragama menjadi materi yang cocok untuk disampaikan.

3 Contoh Khutbah Jum'at Tentang Kerukunan Antar Umat Beragama

khutbah jumat
khutbah jumat (unsplash.com)

 

Berikut tiga contoh khutbah jum'at yang menekankan pentingnya kerukunan antar umat beragama.

Contoh Khutbah Jumat 1: Kerukunan sebagai Wujud Akhlak Mulia

Segala puji bagi Allah SWT yang telah menciptakan manusia dalam keberagaman sebagai tanda kebesaran-Nya. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, teladan akhlak mulia bagi seluruh umat manusia.

Jamaah Jum’at yang dimuliakan Allah, marilah meningkatkan taqwa kepada Allah SWT dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Salah satu wujud taqwa dalam kehidupan sosial adalah menjaga kerukunan dengan sesama manusia, termasuk dengan umat beragama lain.

Perbedaan keyakinan merupakan kenyataan yang hidup di tengah masyarakat. Islam mengajarkan agar perbedaan tersebut disikapi dengan kebijaksanaan, sikap santun, dan penuh penghormatan. Kerukunan yang terjaga akan menciptakan rasa aman, ketenteraman, dan keharmonisan dalam kehidupan bersama.

Misalkan saja, saling menghormati ketika tetangga yang berbeda agama menjalankan ibadahnya, saling membantu dalam urusan kemasyarakatan, serta menjaga lisan agar tidak melukai perasaan pihak lain. Sikap-sikap sederhana tersebut merupakan cerminan akhlak mulia yang diajarkan Islam.

Menjaga kerukunan bukan berarti mencampuradukkan keyakinan, melainkan menempatkan toleransi pada koridor yang benar. Dengan akhlak yang baik, Islam hadir sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Jamaah yang dirahmati Allah, marilah menjaga sikap dan lisan agar senantiasa mencerminkan akhlak mulia. Semoga Allah SWT menanamkan dalam hati sikap saling menghormati dan menjaga kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat. Aamiin.

Contoh Khutbah Jumat 2: Kerukunan sebagai Pilar Kehidupan Sosial

Segala puji hanya milik Allah SWT yang mengatur kehidupan manusia dengan penuh hikmah. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW.

Jamaah Jum’at yang berbahagia, kerukunan antar umat beragama merupakan salah satu pilar penting dalam kehidupan sosial. Ketika kerukunan terjaga, masyarakat dapat hidup dengan rasa aman, saling percaya, dan saling menghargai perbedaan.

Sebaliknya, hilangnya kerukunan sering berawal dari sikap saling curiga dan enggan memahami perbedaan. Islam mengajarkan agar umatnya menjadi pembawa kedamaian, bukan sumber perpecahan. Sikap tasamuh dan keadilan sosial menjadi kunci terciptanya harmoni dalam kehidupan bermasyarakat.

Menjaga kerukunan juga berarti menjaga persatuan bangsa. Dengan menjunjung nilai kemanusiaan dan saling menghormati, kehidupan sosial dapat berjalan dengan lebih tertib dan berkeadaban.

Jamaah yang dirahmati Allah, marilah memperkuat komitmen untuk menjaga kerukunan dan menolak segala bentuk permusuhan. Semoga Allah SWT membimbing langkah dalam menciptakan kehidupan sosial yang damai dan penuh keberkahan. Aamiin.

Contoh Khutbah Jumat 3: Kerukunan sebagai Cerminan Kedewasaan Beragama

Segala puji bagi Allah SWT yang Maha Bijaksana dalam menetapkan ketentuan hidup manusia. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW.

Jamaah Jum’at yang dimuliakan Allah, kedewasaan beragama tidak diukur dari sikap keras dalam menyikapi perbedaan, melainkan dari kemampuan menjaga kedamaian. Kerukunan antar umat beragama merupakan wujud nyata dari kedewasaan tersebut.

Dalam kehidupan sehari-hari, interaksi dengan pemeluk agama lain merupakan hal yang tidak terpisahkan. Islam mengajarkan agar setiap interaksi dilandasi sikap saling menghormati, keadilan, dan tanggung jawab sosial.

Misalkan saja, saling menjaga ketenangan lingkungan saat hari besar keagamaan, saling menghormati aturan sosial yang berlaku, serta bekerja sama dalam kegiatan kemasyarakatan tanpa mempersoalkan perbedaan keyakinan. Sikap inilah yang mencerminkan kedewasaan dalam beragama.

Kerukunan juga mencerminkan citra Islam sebagai agama yang membawa kedamaian dan kemaslahatan. Dengan sikap tersebut, perbedaan tidak menjadi sumber konflik, melainkan sarana memperkuat persatuan.

Jamaah yang dirahmati Allah, marilah memperbaiki sikap dan perilaku agar mencerminkan kedewasaan beragama. Semoga Allah SWT menjadikan umat yang mampu menjaga kerukunan dan menebar kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat. Aamiin.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan