Heboh Foto Jeffrey Epstein dan Sultan Ahmed Pandangi Kiswah Ka’bah Bersama

Izzul Millati
12 Februari 2026, 15:55
sultan ahmed bin sulayem jeffrey epstein
Katadata
sultan ahmed bin sulayem jeffrey epstein
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Foto yang memperlihatkan Jeffrey Epstein dan Sultan Ahmed menatap kain Kiswah Ka’bah yang terlihat di lantai mendadak viral dan memicu kemarahan masyarakat Muslim di berbagai negara. Gambar itu berasal dari dokumen yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat (Department of Justice/DOJ) dalam pembukaan berkas terbaru Epstein Files, yang juga memperlihatkan sejumlah korespondensi dan materi lain yang sebelumnya disensor. 

Dalam foto yang diterima Epstein melalui email tertanggal 8 Mei 2014 itu, Epstein dan Sultan Ahmed berdiri berdampingan di bawah tangga sambil menatap kain hitam yang diduga merupakan Kiswah Ka’bah. Gambar ini memicu kritik karena Kiswah Ka’bah adalah simbol religius umat Islam yang diperlakukan dengan penuh penghormatan.

Hingga kini, foto ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh otoritas Arab Saudi sebagai representasi Kiswah Ka’bah yang asli, dan belum ada pernyataan resmi dari pihak DP World maupun otoritas pengelola Masjidil Haram.

Kain Sakral Kiswah Ka’bah dan Nilai Religiusnya

Jamaah haji melaksanakan tawaf ifadah
Jamaah haji melaksanakan tawaf ifadah (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa.)

 

Kiswah Ka’bah adalah kain penutup Ka’bah di Makkah yang diganti setiap tahun pada tanggal kesembilan bulan Dzulhijjah menjelang puncak ibadah haji. Bagi umat Islam di seluruh dunia, kain ini memiliki nilai religius yang mendalam karena menyelimuti struktur fisik bangunan yang menjadi arah kiblat. Setiap tahunnya, Kiswah Ka’bah dilepas dan diganti dengan yang baru melalui prosesi resmi yang dilakukan oleh otoritas Arab Saudi.

Potongan Kiswah Ka’bah yang sudah diganti biasanya diperlakukan sebagai artefak berharga dan sering dipajang di museum atau diberikan kepada individu ataupun lembaga sebagai tanda kehormatan. 

Dalam korespondensi email yang tercantum dalam Epstein Files, disebutkan bahwa kain tersebut “disentuh oleh jutaan Muslim dari berbagai mazhab saat melakukan tawaf tujuh putaran di sekitar Ka’bah“. Menurut pesan itu, jamaah meletakkan doa, harapan, dan air mata pada kain tersebut dengan keyakinan bahwa doanya akan dikabulkan. 

Kontroversi Keaslian Kiswah Ka’bah

Meskipun foto tersebut disebut sebagai salah satu materi yang terlihat dalam dokumen DOJ, ada perdebatan mengenai apakah kain hitam dalam foto itu benar-benar merupakan Kiswah Ka’bah yang sah. 

Sebuah media yang fokus pada informasi seputar Masjidil Haram, Inside the Haramain, menyatakan bahwa mereka menemukan sejumlah kejanggalan pada kain tersebut jika dibandingkan dengan karakteristik Kiswah Ka’bah yang resmi.

Menurut peninjauan internal yang mereka lakukan, kain dalam gambar memiliki perbedaan ukuran, bahan, tepi, dan pola motif bila dibandingkan dengan Kiswah Ka’bah yang sah menurut standar sejarah dan tradisi. Namun, lembaga ini bukan bagian dari otoritas Arab Saudi sehingga pernyataannya bukan pernyataan resmi pemerintah. 

Hubungan Sultan Ahmed dan Jeffrey Epstein

profil sultan ahmed bin sulayem
profil sultan ahmed bin sulayem (Katadata)

 

Kemunculan foto bersama Kiswah Ka’bah ini juga kembali menyoroti relasi antara Sultan Ahmed dan Jeffrey Epstein. Sultan Ahmed bin Sulayem, tokoh bisnis asal Uni Emirat Arab yang dikenal sebagai pemimpin DP World, tercatat memiliki sejumlah korespondensi dengan Epstein dalam berkas yang dibuka tersebut.

Beberapa email yang tersedia menunjukkan komunikasi yang berlangsung setelah Epstein divonis bersalah atas kasus pelecehan seksual pada 2008. Dalam sejumlah korespondensi, Sultan Ahmed dan Epstein terlihat berdiskusi mengenai pengalaman pribadi bersama perempuan dengan bahasa yang bernuansa seksual. 

Misalnya, dalam salah satu pesan, Sultan Ahmed disebut memberi tahu Epstein bahwa ia mencoba “sampel wanita Rusia” di yacht miliknya. Ada pula email yang berisi candaan yang dinilai merendahkan umat Muslim, seperti komentar yang mengaitkan suasana di masjid dengan tindakan ekstrim.

Profil Sultan Ahmed dan Pengaruhnya

Sultan Ahmed bin Sulayem merupakan salah satu figur bisnis paling berpengaruh di Uni Emirat Arab. Ia memimpin DP World sejak 2007 dan secara resmi menjadi Direktur Utama pada 2016. 

Di bawah kepemimpinannya, DP World tumbuh menjadi salah satu operator pelabuhan global yang memiliki peran kunci dalam jaringan logistik internasional. Posisi ini menjadikan Sultan Ahmed tokoh penting dalam pengembangan ekonomi Dubai dan perdagangan global.

Keluarga Sultan Ahmed juga memiliki hubungan luas dengan dunia internasional; misalnya, saudara laki-lakinya menjabat sebagai Presiden FIA, badan yang mengatur kejuaraan olahraga motor dunia termasuk Formula Satu.

Viralnya foto Epstein dan Sultan Ahmed yang memandangi Kiswah Ka’bah memicu reaksi keras dari masyarakat muslim, terutama karena keterkaitan simbol religius yang sakral dengan figur kontroversial semacam Epstein. Banyak pihak menganggap peletakan objek yang diduga Kiswah di lantai sebagai tindakan yang tidak menghormati, meskipun keaslian kain dalam foto tersebut belum dikonfirmasi oleh otoritas resmi.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan