Penumpang Boleh Buka Puasa di LRT, Ini Ketentuannya
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui manajemen LRT Jabodebek kembali memberlakukan kebijakan khusus selama bulan suci Ramadan 2026 atau 1447 Hijriah. Kebijakan ini diberikan untuk mendukung kenyamanan pengguna transportasi publik yang tetap menjalankan ibadah puasa di tengah aktivitas harian yang padat.
Penumpang boleh buka puasa di LRT, namun kebijakan tersebut hanya berlaku dalam waktu terbatas, yakni mulai azan magrib hingga pukul 19.00 WIB. Penumpang diperbolehkan makan dan minum di dalam kereta maupun area stasiun untuk keperluan berbuka puasa.
Setelah melewati waktu tersebut, penumpang kembali diminta untuk mematuhi aturan umum, yaitu tidak makan dan minum di area operasional LRT.
Penumpang Boleh Buka Puasa di LRT
Kebijakan ini sebagai bentuk pelayanan bagi masyarakat yang masih berada dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba. Terlebih, momen azan magrib kerap bertepatan dengan jam pulang kerja yang menjadi periode mobilitas tertinggi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, hingga Cibubur.
Dengan adanya kelonggaran ini, penumpang diharapkan dapat berbuka dengan lebih nyaman tanpa harus terburu-buru turun dari kereta. Tidak hanya itu, LRT Jabodebek juga menyediakan fasilitas air minum gratis di seluruh stasiun.
Fasilitas ini dapat dimanfaatkan penumpang untuk berbuka puasa, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan cairan setelah seharian berpuasa. Meski demikian, penumpang tetap diimbau untuk menjaga kebersihan selama berbuka puasa di dalam kereta maupun area stasiun.
Penumpang diminta membuang sampah pada tempatnya dan tidak meninggalkan sisa makanan atau minuman yang dapat mengganggu kenyamanan pengguna lain. Kebijakan ini diharapkan dapat berjalan tertib dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat selama Ramadan 2026.
Jadwal LRT Selama Ramadan 2026
LRT Jabodebek tetap melayani perjalanan dengan normal selama Ramadan 2026. Ada sebanyak 430 perjalanan pada hari kerja (weekday) dan 270 perjalanan pada akhir pekan (weekend), hari libur nasional, serta cuti bersama.
LRT Jabodebek melayani masyarakat di 18 stasiun yang menghubungkan wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi. Berikut nama-nama ke-18 stasiun LRT Jabodebek:
- Stasiun Dukuh Atas
- Stasiun Setiabudi
- Stasiun Rasuna Said
- Stasiun Kuningan
- Stasiun Pancoran
- Stasiun Cikoko
- Stasiun Ciliwung
- Stasiun Cawang
- Stasiun TMII
- Stasiun Kampung Rambutan
- Stasiun Ciracas
- Stasiun Harjamukti
- Stasiun Halim
- Stasiun Jati Bening Baru
- Stasiun Cikunir I
- Stasiun Cikunir II
- Stasiun Bekasi Barat
- Stasiun Jati Mulya
LRT Jabodebek memiliki dua line atau rute perjalanan, yakni line Cibubur dan line Bekasi. Berikut daftar stasiun LRT Jabodebek rute Cibubur:
- Stasiun Dukuh Atas
- Stasiun Setiabudi
- Stasiun Rasuna Said
- Stasiun Kuningan
- Stasiun Pancoran
- Stasiun Cikoko
- Stasiun Ciliwung
- Stasiun Cawang
- Stasiun TMII
- Stasiun Kampung Rambutan
- Stasiun Ciracas
- Stasiun Harjamukti
Berikut daftar stasiun LRT Jabodebek rute Bekasi:
- Stasiun Dukuh Atas
- Stasiun Setiabudi
- Stasiun Rasuna Said
- Stasiun Kuningan
- Stasiun Pancoran
- Stasiun Cikoko
- Stasiun Ciliwung
- Stasiun Cawang
- Stasiun Halim
- Stasiun Jati Bening Baru
- Stasiun Cikunir I
- Stasiun Cikunir II
- Stasiun Bekasi Barat
- Stasiun Jati Mulya
Cara Naik LRT Jabodebek
Masyarakat dapat menggunakan LRT Jabodebek dengan mudah lantaran pembayaran tiketnya bisa dilakukan secara cashless menggunakan kartu uang elektronik perbankan seperti Brizzi BRI, Flazz BCA, e-Money Mandiri, TapCash BNI, BTN, dan Bank DKI Jakarta. Selain itu, pembayaran tiket tarif LRT Jabodebek juga bisa menggunakan Kartu Multi Trip (KMT) KAI Commuter, Scan QRIS LinkAja, dan KAI Pay.
Adapun langkah-langkah naik LRT Jabodebek adalah sebagai berikut:
1. Siapkan kartu uang elektronik atau dompet digital yang kamu miliki
2. Kunjungi lokasi stasiun LRT Jabodebek yang jadi titik keberangkatanmu
3. Menuju gate untuk tap in di stasiun keberangkatan
4. Menuju peron dan menunggu kereta datang yang sesuai dengan rute dan stasiun tujuan
5. Tap out kartu uang elektronik atau dompet digital di gate stasiun tujuan
Tarif Resmi LRT Jabodebek
Tarif LRT berlaku sistem tap-in dan tap-out per 60 menit atau 1 kilimeter pertama. Perjalanan LRT Anda kurang dari 60 menit, maka tarif yang berlaku adalah tarif minimal yakni sebesar Rp5.000.
Sedangkan untuk perjalanan lebih dari 60 menit maka tarif yang berlaku lebih dari tarif minimal. Berikut ini perincian tarif LRT:
- Weekday Peak hour (jam sibuk)
Maksimal tarif peak hour Rp20.000 pada hari Senin-Jumat pukul 06.00-08.59 dan 16.00-19.59 (di luar libur nasional). Tarif yang berlaku adalah Rp5.000 untuk 1 kilometer pertama dan tambahan Rp700 untuk setiap kilometer berikutnya.
- Weekday Off Peak hour (di luar jam sibuk)
Maksimal tarif off peak hour Rp10.000 pada hari Senin-Jumat di luar pukul 06.00-08.59 dan 16.00-19.59 (di luar libur nasional). Tarif yang berlaku adalah Rp5.000 untuk 1 kilometer pertama dan tambahan Rp700 untuk setiap kilometer berikutnya.
- Weekend (Sabtu-Minggu) dan libur nasional
Maksimal tarif Rp10.000 dengan tarif yang berlaku adalah Rp5.000 untuk 1 kilometer pertama dan tambahan Rp700 untuk setiap kilometer berikutnya.

