Kapan Malam Lailatul Qadar 2026? Ini Perkiraan Waktunya

Tifani
Oleh Tifani
9 Maret 2026, 15:24
Kapan Malam Lailatul Qadar 2026
Unsplash
Ilustrasi, Kapan Malam Lailatul Qadar 2026
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kapan malam Lailatul Qadar 2026 menjadi topik yang banyak dicari jelang akhir Ramadan. Malam Lailatul Qadar terjadi pada salah satu dari 10 malam terakhir Ramadan merupakan waktu diturunkannya Al-Quran.

Dalam firman-Nya, Allah SWT menjelaskan bahwa malam Lailatul Qadar lebih baik dari 1.000 bulan. Karenanya, umat Islam disunnahkan memperbanyak amal shalih pada 10 hari terakhir Ramadan dan terkhusus, malamnya.

Tujuannya tak lain tak bukan adalah menggapai keutamaan malam Lailatul Qadar. Lantas, kapan malam Lailatul Qadar 2026?

Kapan Malam Lailatul Qadar 2026?

Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar
Ilustrasi, Kapan Malam Lailatul Qadar 2026? (Unsplash)

Menurut sejumlah hadits shahih yang termuat dalam kitab Riyadhus Shalihin karya Imam an-Nawawi, Lailatul Qadar diyakini jatuh pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan. Pendapat ini mengacu pada hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari dari Aisyah RA dari Nabi SAW. Rasulullah SAW bersabda:

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ وَعَنْ عَائِشَةَ فِي الْوَتْرِ مِنَ العَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Artinya: "Bersungguh-sungguhlah kalian mencari Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadan." (HR Bukhari, shahih)

Sebagian ulama memiliki pendapat yang berbeda mengenai malam yang paling mungkin. Menurut Imam Syafi'i, Lailatul Qadar kemungkinan besar terjadi pada malam ke-21 atau ke-23 Ramadhan.

Sementara itu, ulama lainnya berpendapat bahwa malam ke-27 Ramadhan merupakan waktu yang paling kuat.

Perkiraan Malam Lailatul Qadar 2026

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI dan Nahdlatul Ulama (NU) memiliki penetapan berbeda. Pemerintah melalui Sidang Isbat Awal Ramadan resmi menetapkan awal puasa Ramadan 1447 H atau tahun 2026 M sehari setelahnya, yaitu 19 Februari 2026.

Berikut perkiraan malam Malam Lailatul Qadar 2026 menurut Pemerintah dan NU:

  • Malam ke-21 Ramadan 1447 H: Selasa, 10 Maret 2026 malam
  • Malam ke-23 Ramadan 1447 H: Kamis, 12 Maret 2026 malam
  • Malam ke-25 Ramadan 1447 H: Sabtu, 14 Maret 2026 malam
  • Malam ke-27 Ramadan 1447 H: Senin, 16 Maret 2026 malam
  • Malam ke-29 Ramadan 1447 H: Rabu, 18 Maret 2026 malam

Muhammadiyah menetapkan awal puasa Ramadan tahun 1447 H atau 2026 M jatuh pada 18 Februari 2026 lalu. Keputusan ini disampaikan oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang didasarkan pada Maklumat Nomor 2/MLM/I0.E/2025 yang dikeluarkan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid setelah melakukan hisab hakiki berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Berikut perkiraan malam Malam Lailatul Qadar 2026 menurut Muhammadiyah:

  • Malam ke-21 Ramadan 1447 H: Senin, 9 Maret 2026 malam
  • Malam ke-23 Ramadan 1447 H: Rabu, 11 Maret 2026 malam
  • Malam ke-25 Ramadan 1447 H: Jumat, 13 Maret 2026 malam
  • Malam ke-27 Ramadan 1447 H: Minggu, 15 Maret 2026 malam
  • Malam ke-29 Ramadan 1447 H: Selasa, 17 Maret 2026 malam

Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar 2026

Berikut tanda-tanda malam Lailatul Qadar menurut hadits:

1. Perasaan Damai dan Ketenangan Batin

Mereka yang merasakan malam Lailatul Qadar biasanya mengalami perasaan damai dan ketenangan mendalam. Mereka merasa terhubung secara spiritual dengan Tuhan dan merasakan kehadiran-Nya secara nyata. Perasaan ini, menunjukkan bahwa malam tersebut memiliki keistimewaan tersendiri.

2. Suasana Malam yang Damai dan Pagi Tidak Terlalu Terang

Salah satu tanda yang diungkapkan dalam hadist adalah suasana malam yang damai, dengan suhu yang sejuk. Rasulullah SAW bersabda, "Lailatul Qadar adalah malam yang damai dan tenang, tidak panas dan tidak dingin. Pada pagi harinya, Matahari terbit dengan sinar lembut berwarna merah." (Hadis hasan)

هِىَ اللَّيْلَةُ الَّتِى أَمَرَنَا بِهَا رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- بِقِيَامِهَا هِىَ لَيْلَةُ صَبِيحَةِ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ وَأَمَارَتُهَا أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ فِى صَبِيحَةِ يَوْمِهَا بَيْضَاءَ لاَ شُعَاعَ لَهَا.

“Malam itu adalah malam yang cerah yaitu malam kedua puluh tujuh (dari bulan Ramadhan). Dan tanda-tandanya ialah pada pagi harinya Matahari terbit berwarna putih tanpa memancarkan sinar ke segala penjuru” (HR. Muslim no. 762, dari Ubay bin Ka’ab).

Hadist kedua yang dijadikan referensi dalam penjelasan ini diriwayatkan oleh Ath-Thayalisi dan Al-Baihaqi, yang menyatakan:

لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً تُصْبِحُ الشَمْسُ صَبِيْحَتُهَا ضَعِيْفَةٌ حَمْرَاء

"Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kemudahan dan kebaikan, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin. Pada pagi hari, Matahari bersinar tidak begitu cerah dan tampak kemerah-merahan." (HR. Ath Thoyalisi dan Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman, lihat Jaami’ul Ahadits 18: 361).

Hadis dari Watsilah bin al-Asqa' juga menyatakan:

"Lailatul Qadar adalah malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tanpa awan, tanpa hujan, tanpa angin kencang, dan tanpa bintang jatuh." (HR At-Thabrani)

Hadist ini, menggambarkan bahwa Lailatul Qadar merupakan malam yang sarat dengan kedamaian dan suasana sejuk, tidak panas maupun dingin. Di pagi harinya, Matahari akan terbit dengan warna kemerahan, yang menjadi tanda khas bahwa malam itu adalah Lailatul Qadar.

3. Bulan Muncul dalam Bentuk Separuh Nampan

Dalam suatu diskusi dengan para sahabat, Rasulullah SAW pernah menyebutkan tanda Lailatul Qadar yang berkaitan dengan penampilan bulan. Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu menceritakan,

"Kami berdiskusi tentang Lailatul Qadar di hadapan Rasulullah SAW, dan beliau bertanya, “Siapa di antara kalian yang ingat saat bulan muncul dengan ukuran separuh nampan?'" (HR Muslim)

4. Munculnya Tanda-tanda Kebesaran Allah

Beberapa orang yang beruntung mungkin akan mengalami tanda-tanda kebesaran Allah pada malam Lailatul Qadar. Ini bisa berupa mimpi yang bermakna atau pengalaman spiritual yang mendalam.

Tanda-tanda kebesaran ini, menjadi petunjuk yang jelas bahwa malam itu adalah malam yang istimewa.

5. Terbit Matahari Tidak Menyengat

Pada malam Lailatul Qadar, matahari terbit tidak menyengat seperti biasanya. Ubaiy bin Ka'ab menceritakan bahwa Nabi SAW menyatakan pada pagi dan malam Lailatul Qadar, matahari terbit tanpa menyengat seperti biasanya, tidak terasa menyilaukan seperti bejana yang dipanaskan.

Itulah ulasan lengkap mengenai kapan malam Lailatul Qadar 2026 lengkap dengan perkiraan dan tanda-tandanya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan